Rapor Merah Serie A: Hina dan Dorong Wasit, Pemain Cremonese Dijatuhi Hukuman Berat

Rapor Merah Serie A: Hina dan Dorong Wasit, Pemain Cremonese Dijatuhi Hukuman Berat
Selebrasi pemain Cremonese merayakan gol Jamie Vardy saat melawan Udinese, 18 Mei 2026. (c) Andrea Bressanutti/LaPresse via AP

Bola.net - Gelandang Cremonese, Alberto Grassi, resmi menerima hukuman larangan bermain empat pertandingan dari Lega Serie A pada Senin waktu setempat. Sanksi itu dijatuhkan setelah ia terbukti menghina dan mendorong wasit Fabio Maresca dalam laga terakhir musim ini.

Insiden panas tersebut terjadi saat Cremonese bermain imbang 1-1 melawan Como. Situasi memanas setelah tim tuan rumah memprotes penalti kontroversial yang diberikan wasit untuk lawan.

Hasil itu sekaligus memastikan Cremonese terdegradasi dari Serie A. Ketegangan di lapangan kemudian melebar dan memicu beberapa kartu merah tambahan untuk pemain lain.

Komite disiplin liga akhirnya mengumumkan rangkaian hukuman setelah meninjau laporan pertandingan secara menyeluruh. Selain skorsing pemain, sejumlah klub juga dikenai denda administratif.

Kronologi Insiden Kartu Merah dan Amukan Penggawa Cremonese

Laga berjalan dalam tensi tinggi sejak awal. Puncaknya terjadi pada menit ke-73 ketika para pemain Cremonese mulai kehilangan kendali emosi di pinggir lapangan.

Grassi melayangkan protes keras dengan ucapan yang dianggap menghina wasit, lalu mendekat sambil melakukan dorongan ringan. Milan Djuric dan David Okereke, yang saat itu berada di bangku cadangan, juga ikut dikartu merah setelah memprotes asisten wasit.

"Untuk tindakan pada menit ke-28 babak kedua, mengucapkan kalimat penistaan, mendekati wasit dengan cara mengancam dan mendorongnya secara ringan," bunyi rilis resmi Il giudice sportivo Serie A terkait pelanggaran Alberto Grassi.

Rentetan Sanksi Pemain Lain dan Denda Klub

Komite disiplin turut menjatuhkan hukuman dua pertandingan kepada Milan Djuric karena tindakan ofensif dari bangku cadangan. Sementara David Okereke dan Jamie Vardy masing-masing menerima larangan bermain satu laga.

Di luar Cremonese, bek Udinese Christian Kabasele juga mendapat hukuman dua pertandingan usai kedapatan menendang Rasmus Hojlund. Henrikh Mkhitaryan dari Inter Milan ikut masuk daftar pemain yang terkena skorsing satu laga.

"Untuk tindakan pada menit ke-28 babak kedua, sebagai pemain di bangku cadangan, memasuki area permainan dan mengarahkan kalimat menghina kepada asisten wasit," tulis perwakilan liga mengenai hukuman Milan Djuric.

Seluruh hukuman ini tetap berlaku pada awal musim depan. Cremonese juga diwajibkan membayar denda sebesar 12 ribu euro sebagai bagian dari sanksi disiplin yang dijatuhkan liga.