
Bola.net - Luciano Spalletti memulai kiprahnya sebagai pelatih Juventus dengan catatan positif. Tim barunya meraih kemenangan 2-1 atas Cremonese dalam laga Serie A yang berlangsung tadi malam berkat gol cepat Filip Kostic dan penutup dari Andrea Cambiaso. Kemenangan ini membawa Juventus naik ke posisi kelima klasemen, hanya berselisih empat poin dari Napoli yang memimpin.
Kemenangan ini terasa manis bagi Spalletti, yang baru saja diperkenalkan sebagai pelatih Juve pada Kamis lalu menggantikan Igor Tudor. Mantan pelatih Timnas Italia itu, yang sempat mengalami masa sulit di Euro 2024 dan awal Kualifikasi Piala Dunia 2026, menunjukkan sentuhan taktisnya dengan menempatkan Teun Koopmeiners sebagai bek tengah. Strategi ini berjalan efektif meski beberapa pemain inti absen.
Sementara itu, pemimpin klasemen Napoli hanya mampu bermain imbang 0-0 saat menjamu Como. Hasil ini membuka peluang bagi rival-rivalnya, termasuk AS Roma, untuk menyalip di puncak klasemen. Penampilan Napoli yang cenderung berhati-hati juga membuat pertandingan berjalan sengit, dengan momen krusial berupa penalti yang digagalkan oleh kiper Vanja Milinkovic-Savic.
Juventus Awali Era Spalletti dengan Kejutan Cepat

Hanya dalam 84 detik, Filip Kostic menorehkan gol pertama era Spalletti di Juventus. Kecepatan serangan ini langsung menegaskan dominasi tim tamu, lalu Andrea Cambiaso menutup kemenangan 2-1 pada menit ke-68. Cremonese sempat membalas lewat Jamie Vardy pada menit ke-83 setelah melewati Federico Gatti dan menceploskan bola dengan tenang, menandai gol keduanya di Serie A.
Spalletti menilai masih banyak yang harus diperbaiki. "Kami bermain cukup baik di sebagian besar babak pertama, kemudian mulai kebobolan terlalu banyak, dan hal yang sama terjadi di awal babak kedua... masih banyak yang harus dikerjakan," katanya kepada Sky Sport. "Kami perlu berkembang, dan cepat. Saya percaya pada pemain, tapi tekanan bermain untuk Juventus memang bisa membebani mereka."
Dengan kemenangan ini, Juventus menempel ketat Napoli di puncak klasemen dan kini bersiap menghadapi Sporting Lisbon, berusaha meraih kemenangan pertama di Liga Champions musim ini.
Napoli Ditahan Como

Napoli hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Como di kandang sendiri. Kiper Vanja Milinkovic-Savic menjadi penyelamat Napoli setelah menggagalkan penalti Alvaro Morata di babak pertama. Pelatih Napoli, Antonio Conte, menilai pertandingan berlangsung seimbang dan intens. "Ini pertandingan bergaya Eropa, di mana kedua tim tidak hanya menunggu serangan balik. Kedua tim bermain berani," ujarnya.
Hasil imbang ini memberikan tekanan tambahan bagi Napoli dalam perebutan Scudetto, dengan Roma berpeluang memimpin klasemen jika menang melawan AC Milan nanti malam. Sementara itu, Como, yang kini menempati posisi keenam, memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka di liga menjadi delapan pertandingan. Cesc Fabregas, pelatih Como, mengapresiasi penampilan timnya. "Saya senang sampai batas tertentu, ketika bermain baik seperti ini seharusnya menang. Namun, kami telah melangkah maju menghadapi juara dan tim yang sangat baik," katanya.
Di laga lain, Atalanta harus menelan kekalahan 0-1 dari tuan rumah Udinese. Gol Nicolo Zaniolo lima menit sebelum turun minum memutus rekor tak terkalahkan mereka.
Sumber: AFP
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 4 Februari 2026 15:59Rekor Arsenal di Final Carabao Cup Bisa Jadi Tantangan untuk Mikel Arteta
-
Editorial 4 Februari 2026 14:5710 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
-
Liga Italia 4 Februari 2026 14:22Diikat Hingga 2030, Kenan Yildiz Segera jadi Pemain Bergaji Tertinggi Juventus?
-
Liga Italia 4 Februari 2026 14:13
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 4 Februari 2026 16:32 -
Liga Spanyol 4 Februari 2026 16:29 -
Liga Inggris 4 Februari 2026 16:13 -
Liga Inggris 4 Februari 2026 15:59 -
Liga Inggris 4 Februari 2026 15:46 -
Asia 4 Februari 2026 15:35
MOST VIEWED
- Emil Audero Kena Lemparan Flare di Laga Cremonese vs Inter Milan: Luka Bakar di Kaki, Beppe Marotta Minta Maaf
- Ini Alasan Jean-Philippe Mateta Gagal Gabung AC Milan
- Pierre Kalulu Disulap Jadi 'Di Lorenzo Baru', Taktik Jenius Spalletti Bikin Juventus Menggila
- Spalletti Blak-blakan Tolak Mauro Icardi ke Juventus: Dia Striker Fantastis, Tapi Maaf Kami Tak Butuh!
HIGHLIGHT
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
- 7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Cham...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493212/original/088990000_1770197465-1001594904.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493185/original/058208500_1770196898-IMG_4644.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5465955/original/025587600_1767782294-tcc.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2848338/original/058999900_1562657854-IMG_20190709_141553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493119/original/033806100_1770194619-Dino_Patti_Djalal.jpg)

