
Bola.net - AC Milan tengah mencari penawar luka akibat tersingkir dari Liga Champions. Kebetulan Palermo datang ke San Siro pada Minggu (17/03) dalam lanjutan Serie A.
Milan mengambil kesempatan itu dengan maksimal. Mario Balotelli yang segar karena tak bermain dalam pertandingan melawan Barca tampil gemilang dengan mencetak dua gol kemenangan Rossoneri.
Pertandingan baru berjalan delapan menit, Milan sudah mendapat hadiah penalti. Salvatore Aronica melakukan pelanggaran dengan menarik kaos Balotelli tepat di depan wasit. Tanpa ragu, wasit Sebastiano Peruzzo menunjuk titik putih Palermo. Balotelli mengambil sendiri penalti itu dan berhasil membawa Milan unggul.
Sayangnya kedua tim kesulitan membuat peluang gol setelah gol Milan itu. Baik Milan dan Palermo kesulitan mendekati kotak penalti lawan lewat permainan terbuka. Tetapi secara umum, Milan masih lebih dominan dalam penguasaan bola.
Kontroversi terjadi ketika Cristian Zapata terlihat sengaja menghentikan laju bola dengan tangannya. Bola itu terarah kepada Paulo Dybala yang sudah bergerak bebas di kotak penalti. Wasit hanya memberikan kartu kuning dan keputusan ini diprotes keras oleh para pemain Palermo yang menganggap Zapata sebagai orang terakhir pertahanan Milan.
Hingga babak pertama berakhir, kedudukan 1-0 untuk keunggulan Milan masih bertahan.
Palermo akhirnya memutuskan untuk bermain lebih terbuka dan keluar menyerang untuk mengejar ketertinggalan. Beberapa kali keberanian palermo nyaris berbuah hasil, namun sayang penyelesaian akhir yang buruk membuat peluang mereka selalu berakhir dengan kegagalan.
Milan justru mampu menggandakan kedudukan pada menit ke 66, lagi-lagi lewat Balotelli. Crossing M'Baye Niang mengenai kaki pemain Palermo dan nyaris menjadi gol bunuh diri. Sorrentino mampu menghalau bola tetapi Balo segera menyambar bola muntah untuk membuat kedudukan 2-0 untuk Milan.
Skor tidak berubah hingga pertandingan berakhir. Kemenangan ini membuat Milan semakin nyaman bercokol di zona Liga Champions. Mereka memang tetap berada di peringkat tiga, namun posisi mereka semakin menjauh dari tim-tim di bawahnya.
Di sisi lain, kekalahan ini membuat Palermo semakin terpuruk di dasar klasemen sementara Serie A. Badai cedera dan pergantian pelatih setiap beberapa pekan sudah menunjukkan dampak besarnya bagi Palermo. Butuh usaha besar jika Palermo ingin bertahan di Serie A musim depan.
Statistik AC Milan - Palermo
Milan mengambil kesempatan itu dengan maksimal. Mario Balotelli yang segar karena tak bermain dalam pertandingan melawan Barca tampil gemilang dengan mencetak dua gol kemenangan Rossoneri.
Pertandingan baru berjalan delapan menit, Milan sudah mendapat hadiah penalti. Salvatore Aronica melakukan pelanggaran dengan menarik kaos Balotelli tepat di depan wasit. Tanpa ragu, wasit Sebastiano Peruzzo menunjuk titik putih Palermo. Balotelli mengambil sendiri penalti itu dan berhasil membawa Milan unggul.
Sayangnya kedua tim kesulitan membuat peluang gol setelah gol Milan itu. Baik Milan dan Palermo kesulitan mendekati kotak penalti lawan lewat permainan terbuka. Tetapi secara umum, Milan masih lebih dominan dalam penguasaan bola.
Kontroversi terjadi ketika Cristian Zapata terlihat sengaja menghentikan laju bola dengan tangannya. Bola itu terarah kepada Paulo Dybala yang sudah bergerak bebas di kotak penalti. Wasit hanya memberikan kartu kuning dan keputusan ini diprotes keras oleh para pemain Palermo yang menganggap Zapata sebagai orang terakhir pertahanan Milan.
Hingga babak pertama berakhir, kedudukan 1-0 untuk keunggulan Milan masih bertahan.
Palermo akhirnya memutuskan untuk bermain lebih terbuka dan keluar menyerang untuk mengejar ketertinggalan. Beberapa kali keberanian palermo nyaris berbuah hasil, namun sayang penyelesaian akhir yang buruk membuat peluang mereka selalu berakhir dengan kegagalan.
Milan justru mampu menggandakan kedudukan pada menit ke 66, lagi-lagi lewat Balotelli. Crossing M'Baye Niang mengenai kaki pemain Palermo dan nyaris menjadi gol bunuh diri. Sorrentino mampu menghalau bola tetapi Balo segera menyambar bola muntah untuk membuat kedudukan 2-0 untuk Milan.
Skor tidak berubah hingga pertandingan berakhir. Kemenangan ini membuat Milan semakin nyaman bercokol di zona Liga Champions. Mereka memang tetap berada di peringkat tiga, namun posisi mereka semakin menjauh dari tim-tim di bawahnya.
Di sisi lain, kekalahan ini membuat Palermo semakin terpuruk di dasar klasemen sementara Serie A. Badai cedera dan pergantian pelatih setiap beberapa pekan sudah menunjukkan dampak besarnya bagi Palermo. Butuh usaha besar jika Palermo ingin bertahan di Serie A musim depan.
Statistik AC Milan - Palermo
Penguasaan bola: 61% - 39%
Shot (on goal): 12 (4) - 9 (3)
Corner: 6 - 5
Pelanggaran: 16 - 15
Offside: 1 - 2
Kartu kuning: 1 - 1
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 3 - 2
Susunan pemain AC Milan: Abbiati: Abate, Zapata, Bonera, De Sciglio; Flamini, Montolivo, Muntari; Boateng (Traore, 81'), Balotelli, El Shaarawy (Niang, 58').
Susunan pemain Palermo: Sorrentino; Munoz, von Bergen, Aronica; Morganella, Rios, Donati (Viola, 82'), Kurtic (Fabbrini, 72'), Garcia (Nelson, 46'); Ilicic, Dybala. [initial]
Data dan Fakta Serie A Giornata 29: Milan vs Palermo
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
BERITA LAINNYA
-
italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
-
italia 4 Juni 2026 14:21Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:22
Serapan Kuota Haji Khusus 2026 Capai Rekor, Tersisa 69 Kuota
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Mengapa Kenan Yildiz Mau Tinggalkan Bayern Munchen dan Memilih Juventus?
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)
