
Bola.net - Juventus menghadapi lawan klasiknya Internazionale di Juventus Stadium pada Senin (03/02). Laga giornata 22 Serie A bertajuk Derby d'Italia tidak berlangsung full power dalam arti ada beberapa pemain penting kedua klub yang tidak tampil.
Dalam laga panas ini, Juve berhasil mengalahkan Inter dengan skor 3-1. Juve melanjutkan tren selalu menang di kandang sementara Inter belum bisa mendapatkan kemenangan pada 2014 ini.
Juve mengambil inisiatif menyerang sejak awal pertandingan. Laga baru memasuki menit ketiga, Juve sudah memaksa Samir Handanovic melakukan penyelamatan gemilang. Inter seperti tersentak dan bereaksi dengan melakukan serangan balasan ke arah gawang Juve.
Gol pertama akhirnya lahir pada menit ke-16, yang ini untuk Juve. Andrea Pirlo mengirim umpan brilian yang melewati lini pertahanan Inter. Umpan itu disambut dengan diving header oleh Stephan Lichtsteiner yang bersarang di pojok gawang Handanovic.
Juve secara umum mampu menguasai jalannya pertandingan meski juga kesulitan menembus pertahanan Inter. Sementara itu, La Beneamata lebih banyak membalas lewat serangan balik cepat.
Salah satu serangan balik Inter nyaris saja berbuah gol. Menguasai bola dan tinggal berhadapan dengan Storari, Rodrigo Palacio menghajar bola sekuat tenaga dan bola justru melambung di atas gawang Juve. Babak pertama diakhiri dengan keunggulan satu gol Juve.
Juventus tak perlu menunggu lama untuk menggandakan keunggulan pada babak kedua. Dua menit babak kedua berjalan, kemelut di depan gawang Inter dimanfaatkan Giorgio Chiellini untuk menjebol gawang Handanovic untuk kali kedua.
Sembilan menit berselang, Juve kembali mencetak gol. Tendangan jarak dekat Paul Pogba masih bisa diblok Handanovic. Namun bola muntah kemudian disambar Arturo Vidal untuk membawa Juve unggul tiga gol.
Inter kemudian membalas lewat Rolando. Berawal dari tendangan pojok, kemelut tercipta di depan gawang Marco Storari. Rolando cukup jitu memanfaatkan peluang dengan menghujamkan bola melewati beberapa pemain. Skor 3-1.
Inter menjadi lebih aktif menyerang setelah mendapatkan gol. Sayangnya bagi Inter, penyelesaian akhir mereka kurang sempurna dan tak mampu menembus pertahanan Juve untuk kali kedua.
Hingga laga berakhir, Juve tetap unggul 3-1. Hasil itu membuat Juve unggul sembilan poin dari AS Roma di papan klasemen sementara. Seperti diketahui, laga AS Roma kontra Parma ditunda karena lapangan yang tergenang air.
Sementara itu, Inter tak beranjak dari posisi enam klasemen dengan 33 poin. Mereka gagal meloncati Verona yang cukup nyaman di posisi lima dengan 35 poin.
Statistik Juventus - Internazionale
Dalam laga panas ini, Juve berhasil mengalahkan Inter dengan skor 3-1. Juve melanjutkan tren selalu menang di kandang sementara Inter belum bisa mendapatkan kemenangan pada 2014 ini.
Juve mengambil inisiatif menyerang sejak awal pertandingan. Laga baru memasuki menit ketiga, Juve sudah memaksa Samir Handanovic melakukan penyelamatan gemilang. Inter seperti tersentak dan bereaksi dengan melakukan serangan balasan ke arah gawang Juve.
Gol pertama akhirnya lahir pada menit ke-16, yang ini untuk Juve. Andrea Pirlo mengirim umpan brilian yang melewati lini pertahanan Inter. Umpan itu disambut dengan diving header oleh Stephan Lichtsteiner yang bersarang di pojok gawang Handanovic.
Juve secara umum mampu menguasai jalannya pertandingan meski juga kesulitan menembus pertahanan Inter. Sementara itu, La Beneamata lebih banyak membalas lewat serangan balik cepat.
Salah satu serangan balik Inter nyaris saja berbuah gol. Menguasai bola dan tinggal berhadapan dengan Storari, Rodrigo Palacio menghajar bola sekuat tenaga dan bola justru melambung di atas gawang Juve. Babak pertama diakhiri dengan keunggulan satu gol Juve.
Juventus tak perlu menunggu lama untuk menggandakan keunggulan pada babak kedua. Dua menit babak kedua berjalan, kemelut di depan gawang Inter dimanfaatkan Giorgio Chiellini untuk menjebol gawang Handanovic untuk kali kedua.
Sembilan menit berselang, Juve kembali mencetak gol. Tendangan jarak dekat Paul Pogba masih bisa diblok Handanovic. Namun bola muntah kemudian disambar Arturo Vidal untuk membawa Juve unggul tiga gol.
Inter kemudian membalas lewat Rolando. Berawal dari tendangan pojok, kemelut tercipta di depan gawang Marco Storari. Rolando cukup jitu memanfaatkan peluang dengan menghujamkan bola melewati beberapa pemain. Skor 3-1.
Inter menjadi lebih aktif menyerang setelah mendapatkan gol. Sayangnya bagi Inter, penyelesaian akhir mereka kurang sempurna dan tak mampu menembus pertahanan Juve untuk kali kedua.
Hingga laga berakhir, Juve tetap unggul 3-1. Hasil itu membuat Juve unggul sembilan poin dari AS Roma di papan klasemen sementara. Seperti diketahui, laga AS Roma kontra Parma ditunda karena lapangan yang tergenang air.
Sementara itu, Inter tak beranjak dari posisi enam klasemen dengan 33 poin. Mereka gagal meloncati Verona yang cukup nyaman di posisi lima dengan 35 poin.
Statistik Juventus - Internazionale
Penguasaan bola: 53% - 47%
Shot (on goal): 20 (9) - 7 (2)
Corner: 8 - 4
Pelanggaran: 11 - 13
Offside: 1 - 1
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Juventus: Storari; Barzagli (Caceres, 63'), Bonucci, Chiellini, Lichtsteiner (Isla, 82'); Vidal, Pirlo, Pogba, Asamoah; Tevez, Llorente (Vucinic, 86').
Susunan pemain Internazionale: Handanovic; Campagnaro, Rolando, Juan Jesus; Jonathan (D'Ambrosio, 58'), Kovacic Botta, 66'), Kuzmanovic (Milito, 55'), Taider, Nagatomo; Alvarez; Palacio. (bola/hsw)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 21 April 2026 22:22Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
-
Liga Italia 21 April 2026 13:44
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 22 April 2026 05:29 -
Liga Italia 22 April 2026 05:07 -
Bola Indonesia 22 April 2026 05:03 -
Liga Inggris 22 April 2026 05:00 -
Bola Indonesia 22 April 2026 04:48 -
Liga Italia 22 April 2026 04:19
MOST VIEWED
- Bukan Uang, Ini Hal yang Diminta Luka Modric Pada AC Milan Sebelum Perpanjang Kontrak di San Siro
- Juventus Pertimbangkan Ulang Rencana Transfer Striker Timnas Italia
- Agen Robert Lewandowski Terbang ke Italia, Bertemu Juventus atau AC Milan?
- Kritik Ruud Gullit pada Sepak Bola Italia: DNA Italia Itu Bertahan, Bukan Tiki Taka!
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562099/original/048442100_1776779773-IMG-20260421-WA0055.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562151/original/092484300_1776790649-Prabowo_Dudung.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562150/original/098720600_1776790025-IMG-20260421-WA0051.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562149/original/007015300_1776789972-Brian.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5044531/original/048356800_1733875805-20241211-Atalanta_vs_Real_Madrid-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562081/original/041820300_1776778145-Untitled.jpg)

