
Bola.net - Inter Milan harus menelan malu setelah ditundukkan Udinese dengan skor 2-1 di Giuseppe Meazza pada giornata 14 Serie A, Senin (08/12) dini hari WIB.
Nerazzuri sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu lewat Mauro Icardi. Namun Udinese berhasil bangkit dan membalikkan keadaan melalui Bruno Fernandes dan Cyril Thereau.
Inter mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu sejak awal pertandingan. Inter nampak bermain ngotot untuk mengejar gol cepat sementara Udinese bermain lebih sabar dalam membangun serangan.
Meski Inter lebih banyak menciptakan peluang, namun penyelesaian akhir kedua tim sama-sama buruk. Nerazzuri silih berganti mengancam melalui Mateo Kovacic, Rodrigo Palacio, Gary Medel, Fredy Guarin dan Juan Jesus namun masih belum berhasil mengubah papan skor.
Sementara itu Udinese yang bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik sempat beberapa kali merepotkan lini belakang Inter. Peluang dari Silvan Widmer, Thomas Heurtaux, Antonio Di Natale dan Emmanuel Badu juga masih gagal berbuah gol.
Di penghujung babak pertama atau lebih tepatnya di menit 44 Inter baru berhasil memecah kebuntuan. Mendapatkan umpan terobosan dari Guarin, sepakan Mauro Icardi merobek gawang kiper Orestis Karneziz. Gol dari Icardi itu sekaligus menutup babak pertama dengan kedudukan 1-0 untuk tuan rumah.
Keluar dari kamar ganti Inter masih tetap mengendalikan permainan. Serangan demi serangan mereka lancarkan ke jantung pertahanan Udinese.
Namun justru tim tamu yang berhasil menyamakan kedudukan di menit ke 60. Sepakan melengkung Bruno Fernandes dari luar kotak penalti masuk ke gawang Inter dan hanya membuat kiper Samir Handanovic tertegun.
Setelah kedudukan kembali imbang semakin bernafsu mencari gol tambahan. Namun rapatnya barisan pertahanan Udinese membuat barisan depan Inter frustrasi menciptakan peluang.
Justru Inter membuat blunder di menit 71. Backpass Palacio yang buruk berhasil dicuri Cyril Thereau dan kemudian pemain yang bersangkutan mendribel bola melewati Handanovic dan menceploskan bola ke gawang yang kosong. Udinese seketika berbalik unggul 2-1.
Dalam keadaan tertinggal Inter kembali melancarkan serangan. Namun mereka selalu kesulitan membongkar pertahanan Udinese. Serangan demi serangan selalu berhasil dipatahkan lini belakang Udinese yang bermain disiplin.
Inter akhirnya tak mampu mengejar ketertinggalan mereka. Saat wasit membunyikan peluit panjang tanda berakhirnya laga skor 2-1 untuk keunggulan Udinese masih tetap bertahan dan pasukan Andrea Stramaccioni membawa pulang tiga poin.
Hasil ini merupakan kekalahan pertama yang diraih Roberto Mancini di kandang sendiri dan Inter semakin terbenam di posisi 12 dengan torehan 17 poin dari 14 laga. Sedangkan Udinese berada di posisi delapan dengan 21 poin.
Statistik Inter Milan - Udinese:
Nerazzuri sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu lewat Mauro Icardi. Namun Udinese berhasil bangkit dan membalikkan keadaan melalui Bruno Fernandes dan Cyril Thereau.
Inter mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu sejak awal pertandingan. Inter nampak bermain ngotot untuk mengejar gol cepat sementara Udinese bermain lebih sabar dalam membangun serangan.
Meski Inter lebih banyak menciptakan peluang, namun penyelesaian akhir kedua tim sama-sama buruk. Nerazzuri silih berganti mengancam melalui Mateo Kovacic, Rodrigo Palacio, Gary Medel, Fredy Guarin dan Juan Jesus namun masih belum berhasil mengubah papan skor.
Sementara itu Udinese yang bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik sempat beberapa kali merepotkan lini belakang Inter. Peluang dari Silvan Widmer, Thomas Heurtaux, Antonio Di Natale dan Emmanuel Badu juga masih gagal berbuah gol.
Di penghujung babak pertama atau lebih tepatnya di menit 44 Inter baru berhasil memecah kebuntuan. Mendapatkan umpan terobosan dari Guarin, sepakan Mauro Icardi merobek gawang kiper Orestis Karneziz. Gol dari Icardi itu sekaligus menutup babak pertama dengan kedudukan 1-0 untuk tuan rumah.
Keluar dari kamar ganti Inter masih tetap mengendalikan permainan. Serangan demi serangan mereka lancarkan ke jantung pertahanan Udinese.
Namun justru tim tamu yang berhasil menyamakan kedudukan di menit ke 60. Sepakan melengkung Bruno Fernandes dari luar kotak penalti masuk ke gawang Inter dan hanya membuat kiper Samir Handanovic tertegun.
Setelah kedudukan kembali imbang semakin bernafsu mencari gol tambahan. Namun rapatnya barisan pertahanan Udinese membuat barisan depan Inter frustrasi menciptakan peluang.
Justru Inter membuat blunder di menit 71. Backpass Palacio yang buruk berhasil dicuri Cyril Thereau dan kemudian pemain yang bersangkutan mendribel bola melewati Handanovic dan menceploskan bola ke gawang yang kosong. Udinese seketika berbalik unggul 2-1.
Dalam keadaan tertinggal Inter kembali melancarkan serangan. Namun mereka selalu kesulitan membongkar pertahanan Udinese. Serangan demi serangan selalu berhasil dipatahkan lini belakang Udinese yang bermain disiplin.
Inter akhirnya tak mampu mengejar ketertinggalan mereka. Saat wasit membunyikan peluit panjang tanda berakhirnya laga skor 2-1 untuk keunggulan Udinese masih tetap bertahan dan pasukan Andrea Stramaccioni membawa pulang tiga poin.
Hasil ini merupakan kekalahan pertama yang diraih Roberto Mancini di kandang sendiri dan Inter semakin terbenam di posisi 12 dengan torehan 17 poin dari 14 laga. Sedangkan Udinese berada di posisi delapan dengan 21 poin.
Statistik Inter Milan - Udinese:
Penguasaan bola: 65% - 35%
Shot (on goal): 16 (2) - 16 (6)
Corner: 9 - 4
Pelanggaran: 11 - 8
Kartu kuning: 2 - 1
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
Inter Milan (4-3-1-2): Handanovic; Nagatomo, Ranocchia, Juan Jesus, Dodo (Bonazzoli 89'); Guarin, Medel (D'Ambrosio 90'), Kuzmanovic; Kovacic; Icardi (Osvaldo 67'), Palacio.
Udinese (4-2-3-1): Karnezis; Widmer, Heurtaux, Danilo, Pasquale; Agyemang-Badu, Allan (Pinzi 81'); Guilherme, Bruno Fernandes, Piris; Di Natale (Thereau 64'). (bola/ada)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 7 Maret 2026 22:35Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 04:11 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 04:02 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 03:48 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 03:33 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 02:47 -
Tim Nasional 8 Maret 2026 02:16
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524166/original/052134800_1772905097-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_00.08.49.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456394/original/065148700_1766853723-ryan-gravenberch-liverpool-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3301784/original/052407700_1605844535-20201120-Apel-gelar-pasukan-wilayah-Kodam-jaya-IMAM-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524127/original/019643400_1772893551-000_A2CE73W.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524105/original/094063400_1772892527-___Spa_day____sebelum_terima_rapot_bulan_depan._____________-Cukup_anxious_dengan_immunotherapy_bulan_ini_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5251070/original/032715900_1749782838-ClipDown.App_505430092_18506754997022238_8252221408962488816_n.jpg)

