Roma vs Milan: Meski Seri, Ada Alasan Bagi Allegri untuk Tersenyum

Roma vs Milan: Meski Seri, Ada Alasan Bagi Allegri untuk Tersenyum
Massimiliano Allegri memberikan instruksi pada skuad AC Milan di laga kontra AS Roma, Senin (26/1/2026). (c) Alfredo Falcone/LaPresse via AP

Bola.net - AC Milan harus puas membawa pulang satu poin dari lawatan ke Stadion Olimpico, markas AS Roma, pada pekan ke-22 Liga Italia 2025/2026. Duel sengit itu berakhir imbang 1-1 pada Senin (26/01/2026) dini hari WIB.

Rossoneri sempat unggul lebih dulu lewat gol Koni De Winter di babak kedua. Namun, keunggulan tersebut sirna setelah Lorenzo Pellegrini sukses mengeksekusi penalti untuk Roma.

Hasil ini membuat Milan tetap bertahan di posisi kedua klasemen sementara Serie A dengan koleksi 47 poin dari 22 laga. Di sisi lain, Roma terus membuntuti di peringkat ketiga dengan 43 poin.

Meski gagal meraih kemenangan, hasil ini tetap disambut positif oleh kubu Milan. Pelatih Massimiliano Allegri menilai satu poin dari Olimpico sebagai hasil yang berharga.

1 dari 3 halaman

Babak Pertama Sulit, Maignan Jadi Penyelamat

Babak Pertama Sulit, Maignan Jadi Penyelamat

Kiper AC Milan, Mike Maignan, melakukan penyelamatan dalam pertandingan Serie A melawan AS Roma, Senin (26/1/2026). (c) AP Photo/Gregorio Borgia

AC Milan mengalami kesulitan besar di babak pertama akibat tekanan intens dari AS Roma. Sepanjang 45 menit awal, Milan lebih banyak bertahan di area sendiri.

Pressing agresif Roma membuat Milan kesulitan mengembangkan permainan dan memanfaatkan peluang. Situasi tersebut memaksa lini belakang Rossoneri bekerja ekstra keras.

Beruntung bagi Milan, performa gemilang Mike Maignan di bawah mistar menjadi pembeda. Kiper asal Prancis itu melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap aman.

Allegri mengakui peran krusial Maignan dalam menjaga Milan tetap bertahan di pertandingan. “Kami bermain bagus selama tujuh atau delapan menit pertama, dengan permainan yang baik, meskipun ada beberapa situasi yang seharusnya bisa kami perbaiki," tuturnya pada DAZN, dilansir oleh SempreMilan.

"Kemudian Roma tampil lebih agresif dan kami melewatkan beberapa peluang vertikal, yang merupakan keunggulan mereka; mereka lebih dulu mendapatkan bola-bola kedua. Maignan bermain bagus untuk menjaga kami tetap dalam permainan," pujinya.

Pertandingan Selanjutnya
Serie A Serie A | 4 Februari 2026
Bologna Bologna
02:45 WIB
AC Milan AC Milan
Serie A Serie A | 3 Februari 2026
Udinese Udinese
02:45 WIB
AS Roma AS Roma
2 dari 3 halaman

Allegri Cukup Puas, Satu Poin Dinilai Sangat Penting

Allegri Cukup Puas, Satu Poin Dinilai Sangat Penting

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Memasuki babak kedua, Milan tampil lebih berani dan efektif dalam menguasai bola. Perubahan pendekatan ini berbuah gol pembuka melalui sundulan Koni De Winter dari situasi sepak pojok.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah Davide Bartesaghi melakukan handball di kotak penalti. Lorenzo Pellegrini kemudian menyamakan kedudukan dari titik putih pada menit ke-74.

Hasil imbang ini membuat Milan memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di Serie A. Rossoneri kini tak terkalahkan dalam 21 pertandingan, dengan catatan 13 kemenangan dan delapan hasil imbang.

Allegri menilai hasil ini sangat berarti dalam persaingan papan atas. “Babak kedua berbeda, kami meningkatkan kemampuan teknis kami, tetapi mereka menurun. Kami pulang dengan hasil yang baik, hasil imbang 1-1 di Roma pada tahap musim ini sangat penting: mendapatkan satu poin dari Napoli dan menjaga jarak dengan Roma dalam empat poin.”