
Bola.net - - Gelar individual bisa dibilang sudah cukup akrab dengan bintang Juventus, Cristiano Ronaldo. Namun, pemain asal Portugal tersebut mengaku tidak begitu terobsesi akan hal itu dan lebih memilih mementingkan tim.
Dalam karirnya bersama Manchester United dan Real Madrid, Ronaldo sudah mengoleksi lima gelar bergengsi tingkat individu, Ballon d'Or. Dua di antaranya ia raih secara berturut-turut pada tahun 2016 dan 2017 usai mengantar Madrid juara Liga Champions.
Di tahun 2018 ini, ia harus berlapang dada memberikan gelar individu tersebut kepada mantan rekan setimnya, Luka Modric. Pemain yang berposisi sebagai gelandang itu dinobatkan sebagai pemenang usai membawa Timnas Kroasia mencapai final Piala Dunia 2018.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tak Terobsesi Gelar Individual
Meski gagal menjadi juara, namun Ronaldo masih bisa bertengger di posisi dua dan mengalahkan bintang Prancis sekaligus Atletico Madrid, Antoine Griezmann. Namun hal tersebut tidak membuatnya bersedia hadir di malam penganugerahaan Ballon d'Or 2018.
Banyak yang mengklaim bahwa pemain berumur 33 tahun tersebut tak senang karena gagal menjadi juara. Namun jika mendengar perkataannya kepada Record belum lama ini, sepertinya kegagalan meraih trofi itu bukanlah alasan utamanya.
"Saya tidak terobsesi dengan gelar individual," kata Ronaldo.
Utamakan Bantu Tim
Lebih lanjut, Ronaldo berkata bahwa dirinya lebih mengutamakan membantu tim ketimbang meraih gelar individual. Meskipun ia tidak menampik akan merasa senang jika memang berhasil mendapatkannya.
"Hal yang terpenting adalah membantu tim, selalu itu, dan sisanya akan datang secara alamiah," tambahnya.
"Saya tidak menyangkal akan merasa senang saat menang, tetapi bukan sebuah akhir dunia jika itu tidak terjadi," tandasnya.
Banyak yang meyakini bahwa gelar Ballon d'Or akan kembali jatuh ke pelukannya pada tahun 2019 mendatang. Asalkan ia bisa membawa Juventus mengakhiri musim dengan gelar Liga Champions serta Serie A di tangannya.
Saksikan Juga Video Ini
Sektor pertahanan masih menjadi masalah utama Manchester United pada musim ini. Siapa saja yang harus mereka boyong untuk menutupi kelemahan tersebut? Cari tahu nama-namanya pada tautan video di bawah ini.
Baca Juga:
- Terungkap, Begini Detail Kontrak Aaron Ramsey di Juventus
- Hengkang ke Juve, Ronaldo Ternyata Masih Jadi Top Scorer Real Madrid pada 2018
- Kaleidoskop Serie A 2018: Cristiano Ronaldo Tiba di Italia, Juventus Kian Perkasa
- Isco: Saya Sangat Bahagia di Madrid
- Wacana Duet Dybala - Icardi Pernah Terpikirkan oleh Inter Milan
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Klasemen Pembalap MotoGP 2026
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Mengapa Kenan Yildiz Mau Tinggalkan Bayern Munchen dan Memilih Juventus?
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
