
Bola.net - Cristiano Ronaldo memiliki sejarah pernah berselisih dengan pelatih lainnya sebelum cekcok dengan bosnya di Juventus, Maurizio Sarri.
Cristiano Ronaldo tak bermain penuh saat Juventus menang 1-0 atas AC Milan dalam lanjutan Serie A 2019-2020, Senin (11/11/2019). Mantan pemain Manchester United itu ditarik keluar pada menit ke-55.
Ia digantikan Paulo Dybala. Pemain asal Argentina ini kemudian mampu mencetak gol pada menit ke-77.
Saat digantikan Pualo Dybala, Ronaldo memperlihatkan gestur bahwa dirinya kecewa berat. Pemain berusia 34 tahun itu terlihat marah saat menuju ke pinggir lapangan.
Ronaldo langsung menuju ke ruang ganti dan menunjukkan muka cemberut di depan Maurizio Sarri. Eks bintang Real Madrid tersebut bahkan dikabarkan meninggalkan stadion tiga menit sebelum pertandingan berakhir.
Insiden tersebut memunculkan spekulasi Ronaldo marah terhadap Maurizo Sarri saat diganti. Apalagi CR7 ditarik keluar dalam dua pertandingan beruntun.
Sebelumnya, Cristiano Ronaldo juga digantikan Paulo Dybala pada menit ke-81 saat Juventus mengahadapi Lokomotiv Moscow di Liga Champions. Kala itu, Ronaldo juga terlihat kesal saat ditarik keluar.
Namun, percekcokan antara Cristiano Ronaldo dengan pelatih bukanlah yang pertama kalinya. Ia beberapa kali merasa tak suka dengan pelatih di timnya.
Siapa saja pelatih yang pernah berselisih dengan Cristiano Ronaldo? Seperti dilansir Bola.com, berikut nama-nama pelatih itu.
Zinedine Zidane

Saat berseragam Real Madrid, Cristiano Ronaldo pernah berseteru dengan pelatihnya kala itu, Zinedine Zidane. Ronaldo marah dengan Zidane beberapa saat setelah timnya ditahan 0-0 Atletico Madrid pada 19 November 2017.
Hasil imbang tersebut membuat poin Real Madrid terpaut 10 angka dari Barcelona yang ada di puncak klasemen. Kondisi itulah yang membuat Ronaldo melampiaskannya di ruang ganti kepada rekan setimnya.
Ronaldo bersitegang dengan Zidane karena tak suka dengan keputusannya dalam memilih pemain. Cristiano Ronaldo menilai Zidane telah membuat banyak kesalahan dengan melepas sejumlah pemain seperti Alvaro Morata, James Rodriguez, dan Pepe di bursa transfer.
Jose Mourinho

Pertengkaran antara Mourinho dan Ronaldo terjadi pada Januari 2013. Kala itu, Madrid menghadapi Valencia di perempat final Copa Del Rey.
Real Madrid sudah unggul 2-0 di babak pertama, namun permainan Los Blancos tidak sesuai dengan yang diinginkan Mourinho.
Pada saat memasuki ruang ganti pemain, Mourinho menyinggung alasan di balik instruksinya dari pinggir lapangan. "Jika mereka sampai membuat gol balasan, ..." ucap Mourinho yang disambut dengan respons kurang sopan oleh Ronaldo.
Cristiano Ronaldo tiba-tiba langsung baranjak dari kursinya dan berteriak. "Setelah semua yang saya lakukan untuk Anda, seperti inikah Anda memperlakukan saya! Berani sekali Anda mengatakan itu kepada saya," kata Ronaldo.
Mendapat respons yang kurang enak dari Ronaldo, Mourinho tetap tenang dan berkata lebih lugas serta tegas.
"Supaya Anda tahu, saya berteriak agar semua pemain di lapangan mendengar. Banyak orang di sini yang memiliki pemikiran sama dengan saya, tapi tidak berani mengatakannya. Mereka tidak punya nyali untuk memberi tahu Anda," kata Mourinho.
Konon setelah kejadian tersebut, hubungan antara Ronaldo dan Jose Mourinho tidak pernah harmonis, meskipun keduanya kerap terlihat akrab saat berada di lapangan.
Rafael Benitez

Selain dengan Zinedine Zidane dan Jose Mourinho, Cristiano Ronaldo pernah kesal dengan pelatih Real Madrid lainnya, yakni Rafael Benitez. Beredar kabar, perseteruan keduanya dimulai oleh ucapan Benitez yang tidak mengenakkan.
Menurut Benitez, Ronaldo harus mengikuti studi biometrik untuk memperbaiki serta meningkatkan akurasi tendangan bebas. Tak disangka, saran yang diberikan Benitez tersebut malah membuat Ronaldo marah.
Alhasil, hubungan keduanya merenggang karena ucapan Benitez yang membuat Ronaldo tersingggung. Kala itu, Ronaldo memang belum bisa mencetak gol melalui sepakan bebas selama kurang lebih enam bulan.
Massimilliano Allegri

Beberapa saat yang lalu, Cristiano Ronaldo mengungkapkan tak takut dengan siapapun lawan yang dihadapinya. Namun, ada pengecualian lawan yang tak disukainya, yakni pemain belakang yang timnya memainkan strategi parkir bus.
Kebencian Ronaldo tersebut pernah terjadi pada timnya saat ini, Juventus. Kala itu, Ronaldo merasa geram dengan pelatih Bianconeri Massimilliano Allegri.
Kemarahan Ronaldo itu pernah ia tunjukkan saat Juventus menghadapi Napoli dalam lanjutan Serie A 2018-2019, Senin 4 Maret 2019. Saat babak kedua berjalan 20 menit, Ronaldo kesal lantaran timnya terus digempur Napoli.
Ronaldo yang tak suka dengan kondisi itu langsung memperlihatkan gelagat tak suka dengan strategi bertahan yang diterapkan Allegri. Ronaldo terlihat mengangkat tangannya sebagai kekecewaan dengan pelatihnya itu.
Dalam pertandingan tersebut Juventus menang dengan skor 2-1. Meski menang dalam skor, Bianconeri kalah dalam urusan penguasaan bola dari Napoli, yakni 35 persen berbanding 65 persen.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Faozan Tri Nugroho/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 11 November 2019
Baca Juga:
- Lagi-lagi Diganti di Tengah Laga, Cristiano Ronaldo Akhirnya Buka Suara
- Eks Pelatih Madrid Ini Dukung Keputusan Sarri Tarik Keluar Ronaldo
- Dua Laga Beruntun Diganti, Apa Apa Dengan Cristiano Ronaldo?
- Ada Satu Catatan Buruk di Balik Kemarahan Cristiano Ronaldo, Apa Itu?
- Ronaldo Ngambek dan 'Hilang' Usai Ditarik Keluar, Ini Reaksi Netizen
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
BERITA LAINNYA
-
italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
-
italia 4 Juni 2026 14:21Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 20:10Krisis Kesehatan di Gaza Makin Parah, Ribuan Nyawa Terancam
-
Liputan6 5 Juni 2026 20:07Melihat Langsung Koleksi Kendaraan Mewah Silmy Karim yang Disita KPK
-
Liputan6 5 Juni 2026 19:45Purbaya Mau Terbang ke China Promosikan Panda Bond
MOST VIEWED
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Mengkritik Rafael Leao, Meragukan Ralf Rangnick
Juventus Lirik Gonzalo Garcia dengan Formula Transfer Mirip Nico Paz di Como
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5630310/original/067752200_1778227999-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4253683/original/066694100_1670473907-edb2e216-5c29-419e-b564-85e68ad4c8b0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7843095/original/001355300_1780664869-IMG_2213.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7772002/original/018659100_1780583504-20260604BL_OT_Timnas_Indonesia_Jelang_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539267/original/091129700_1774595159-IMG-20260327-WA0004.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7839442/original/067088600_1780660765-IMG_2097.jpeg)

