
Bola.net - - Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti mengatakan bahwa timnya mengalami kesulitan melawan Pordenone karena bermain di bawah potensi terbaik mereka.
Inter Milan mendapatkan perlawanan sengit dari tim Serie C, Pordenone pada babak 16 besar Coppa Italia di San Siro, Rabu dini hari tadi. Pada pertandingan itu, Inter Milan hanya bermain 0-0 selama 120 menit, sebelum akhirnya menang dengan skor 5-4 melalui drama adu penalti.
"Para pemain yang bermain merasa kesulitan, karena memang Pordenone memiliki kualitas. Perbedaan kualitas memang jelas terlihat di atas lapangan, dan mungkin saya gagal melakukan pekerjaan saya dengan baik. Karena pada pertandingan itu kami bermain di bawah performa, dan itu menjadi peringatan yang serius," ujarnya.
"Namun di babak kedua kami bisa bermain lebih baik, di perpanjangan waktu mereka parkir bus dan bertahan dengan sangat baik. Dalam beberapa situasi kami memang tidak beruntung, saya kehilangan kepercayaan diri!" tambahnya.
Dan diakui juga oleh Spalletti bahwa Pordenone memberikan perlawanan luar biasa kepada timnya, bahkan dia mengaku lawannya itu bisa jadi layak untuk lolos ke babak selanjutnya.
"Pordenone pantas mendapatkannya jika memang mereka berhasil lolos [ke babak perempat final]. Daniele Padelli sudah melakukan tugasnya dengan baik,” pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 6 Juni 2026 07:47Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
BERITA LAINNYA
-
italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
-
italia 4 Juni 2026 14:21Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 08:21Polisi Ungkap Sosok Terduga Pembakar 3 Santri di Lombok Tengah
-
Liputan6 6 Juni 2026 06:48Sony Sonjaya Mengaku Siap Buka-bukaan
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Mengapa Kenan Yildiz Mau Tinggalkan Bayern Munchen dan Memilih Juventus?
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7881098/original/029250500_1780708861-1005447955.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7709284/original/062279400_1780509884-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_18.47.12__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307544/original/024849800_1754469684-IMG_0583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7872833/original/053916500_1780699553-470c634f-3f89-4780-a027-04aca0019580.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
