
Bola.net - Andrea Stramaccioni menyalahkan wasit Andrea Gervasoni untuk kekalahan 3-4 Internazionale dari Atalanta di giornata 31 Serie A 2012/13. Menurut pelatih Inter itu, wasit sudah salah memberi Atalanta penalti yang menjadi titik balik laga.
Menjamu Atalanta di Giuseppe Meazza, Senin (08/4), Inter sedang unggul 3-1 ketika German Denis menipiskan selisih skor dari titik putih. Penalti itu sendiri awalnya tampak dihadiahkan wasit kepada tim tamu untuk dorongan Andrea Ranocchia, tapi ternyata diberikan akibat handball Walter Samuel.
Setelah itu, Denis mencetak dua gol tambahan, menorehkan hat-trick, dan memastikan Atalanta pulang dengan poin maksimal. Strama pun sangat marah dibuatnya.
"Meragukan? Penalti itu bahkan seharusnya tidak pernah ada," kecam sang pelatih dalam wawancaranya dengan Sky Sport Italia setelah laga.
"Kami sampai harus menghabiskan waktu lima menit bertanya-tanya untuk pelanggaran apa penalti itu diberikan," imbuhnya.
Menurut Strama, tidak ada yang melihat insiden di menit 65 itu sebagai sebuah penalti. Para pemain Atalanta saja mengira mereka mendapatkan tendangan penjuru.
"Saya rasa Gervasoni tidak melakukan kesalahan. Dia hanya harus bertanggung jawab untuk insiden yang bahkan tidak pernah ada," lanjut Strama.
"Kami kira penalti itu diberikan karena perlawanan Ranocchia, tapi ternyata untuk handball Samuel, yang mana bola tak pernah mengenai tangannya. Sungguh tidak masuk akal," pungkasnya.
Dengan hasil ini, selain makin tertinggal dalam perburuan satu tempat di tiga besar, Inter juga harus kehilangan Antonio Cassano akibat cedera. Cassano ditarik keluar sebelum gol pertama dan menyusul Diego Milito serta Rodrigo Palacio masuk daftar cedera timnya. Krisis striker Nerazzurri pun bertambah parah. [initial]
Highlights Serie A: Internazionale 3-4 Atalanta
Menjamu Atalanta di Giuseppe Meazza, Senin (08/4), Inter sedang unggul 3-1 ketika German Denis menipiskan selisih skor dari titik putih. Penalti itu sendiri awalnya tampak dihadiahkan wasit kepada tim tamu untuk dorongan Andrea Ranocchia, tapi ternyata diberikan akibat handball Walter Samuel.
Setelah itu, Denis mencetak dua gol tambahan, menorehkan hat-trick, dan memastikan Atalanta pulang dengan poin maksimal. Strama pun sangat marah dibuatnya.
"Meragukan? Penalti itu bahkan seharusnya tidak pernah ada," kecam sang pelatih dalam wawancaranya dengan Sky Sport Italia setelah laga.
"Kami sampai harus menghabiskan waktu lima menit bertanya-tanya untuk pelanggaran apa penalti itu diberikan," imbuhnya.
Menurut Strama, tidak ada yang melihat insiden di menit 65 itu sebagai sebuah penalti. Para pemain Atalanta saja mengira mereka mendapatkan tendangan penjuru.
"Saya rasa Gervasoni tidak melakukan kesalahan. Dia hanya harus bertanggung jawab untuk insiden yang bahkan tidak pernah ada," lanjut Strama.
"Kami kira penalti itu diberikan karena perlawanan Ranocchia, tapi ternyata untuk handball Samuel, yang mana bola tak pernah mengenai tangannya. Sungguh tidak masuk akal," pungkasnya.
Dengan hasil ini, selain makin tertinggal dalam perburuan satu tempat di tiga besar, Inter juga harus kehilangan Antonio Cassano akibat cedera. Cassano ditarik keluar sebelum gol pertama dan menyusul Diego Milito serta Rodrigo Palacio masuk daftar cedera timnya. Krisis striker Nerazzurri pun bertambah parah. [initial]
Highlights Serie A: Internazionale 3-4 Atalanta
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 3 April 2026 16:10Juventus Incar Bernardo Silva, Gaji Jadi Hambatan Utama Transfer
-
Liga Italia 3 April 2026 09:30Dusan Vlahovic Ingin Bertahan di Juventus, Negosiasi Masih Tersendat
-
Liga Italia 3 April 2026 01:00
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 April 2026 01:26 -
Liga Spanyol 5 April 2026 01:11 -
Liga Spanyol 5 April 2026 01:03 -
Liga Spanyol 5 April 2026 00:54 -
Liga Inggris 5 April 2026 00:46 -
Liga Inggris 5 April 2026 00:37
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546481/original/093900200_1775308550-Persebaya_vs_Persita.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500251/original/094132900_1770847449-000_974E3FU.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546473/original/070798600_1775308121-unnamed__55_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546439/original/023859300_1775300639-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5546425/original/053839400_1775297732-Potret_penggawa_pada_45_menit_pertama.______PSMPERSIS_-__LaskarSambernyawa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546395/original/009180300_1775294144-Breath_of_Fire_IV_Steam_vs_GOG__Mana_yang_Lebih_Layak_Dibeli_.jpg)

