FOLLOW US:


Tanpa Conte dan Hakimi, Apakah Inter Bisa Difavoritkan Dalam Perebutan Scudetto?

21-07-2021 10:47

 | Aga Deta

Tanpa Conte dan Hakimi, Apakah Inter Bisa Difavoritkan Dalam Perebutan Scudetto?
Inter Milan mengalahkan Lugano dalam laga pramusim bertajuk Lugano Region Cup. © FCIM

Bola.net - Eks penyerang Italia Gianfranco Zola berbicara tentang Inter Milan. Menurutnya, Nerazzurri masih tetap favorit juara Serie A 2021/2022.

Inter berhasil merengkuh gelar Serie A musim lalu bersama Antonio Conte. Romelu Lukaku dkk pun sukses mengakhiri penantian selama 11 tahun.

Namun, Inter mengalami perubahan besar setelah meraih juara. Mereka sudah tidak ditangani Conte yang memilih mundur pada akhir musim.

Selain itu Inter juga kehilangan Achraf Hakimi. Pemain asal Maroko itu dijual ke PSG untuk menyeimbangkan neraca keuangan.

1 dari 4

Masih Favorit

Kendati mengalami perubahan, Zola tidak mengesampingkan Inter dalam perebutan gelar Serie A pada musim 2021/2022. Menurutnya, Nerazzurri masih tetap dianggap favorit.

"Inter masih terdepan karena juara bertahan selalu menjadi favorit, kemudian saya melihat Milan, Juventus, Napoli, dan Atalanta," kata Zola kepada La Gazzetta dello Sport.

2 dari 4

Simone Inzaghi

Simone Inzaghi menggantikan posisi Antonio Conte di Giuseppe Meazza. Mantan pelatih Lazio itu diikat dengan kontrak dua tahun.

"Inzaghi sudah bekerja dengan sangat baik di Lazio sehingga dia bisa melanjutkan di jalurnya Conte," lanjutnya.

3 dari 4

Romelu Lukaku

Zola juga berbicara tentang Romelu Lukaku. Menurutnya, pemain asal Belgia itu sudah menjadi striker yang lengkap.

"Romelu Lukaku telah meningkat pesat dengan Conte. Dia dulu dianggap memiliki sentuhan pertama yang buruk dan tidak cukup efisien," imbuhnya.

"Sekarang dia itu striker yang lengkap yang bisa membuat seluruh tim bermain dengan baik."

4 dari 4

Hakan Calhanoglu

Inter berhasil merekrut Hakan Calhanoglu dari AC Milan. Pemain asal Turki itu bakal punya peran sebagai pengganti Christian Eriksen.

"Hakan Calhanoglu punya kualitas hebat, tapi memang tidak mudah untuk menggantikan Christian Eriksen yang memainkan perang krusial di paruh kedua musim," sambungnya.

"Jangan lupa juga Inter punya Barella yang jitu mengirimkan bola-bola terakhir."

Sumber: Football Italia