Tembok De Gea Bikin Frustrasi, Pio Esposito Kini Fokus Taruhan Nyawa Bersama Timnas Italia

Tembok De Gea Bikin Frustrasi, Pio Esposito Kini Fokus Taruhan Nyawa Bersama Timnas Italia
Francesco Pio Esposito merayakan golnya ke gawang Fiorentina bersama skuad Inter Milan, Senin (23/3/2026) (c) Marco Bucco/LaPresse via AP

Bola.net - Laga penuh emosi tersaji di Stadio Artemio Franchi saat Inter Milan ditahan imbang 1-1 oleh tuan rumah Fiorentina, Senin (23/3/2026) dini hari WIB. Pertandingan berlangsung sengit, diwarnai jual beli serangan dan beberapa gol yang dianulir karena offside.

Hasil ini memanaskan persaingan Serie A, baik di papan atas maupun zona degradasi. AC Milan kini terpaut enam poin dari puncak dengan delapan laga tersisa. Sementara itu, Fiorentina berada di posisi ke-16, hanya dua poin dari zona degradasi.

Inter membuka keunggulan saat laga baru berjalan 40 detik. Francesco Pio Esposito mencetak gol lewat sundulan, memanfaatkan umpan silang akurat dari Nicolo Barella.

Namun keunggulan itu tidak bertahan hingga akhir. Fiorentina menyamakan kedudukan melalui Cher Ndour, yang memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Yann Sommer atas tembakan Albert Gudmundsson.

Di balik hasil ini, perhatian tertuju pada Esposito. Meski mencetak gol cepat, ia menyimpan kekecewaan setelah gagal memaksimalkan peluang emas di akhir laga.

Frustrasi di Menit Akhir

Frustrasi di Menit Akhir

Yann Bisseck mencoba melewati adangan Albert Gudmundsson di laga Fiorentina vs Inter Milan, Senin (23/3/2026) (c) Inter Milan Official

Esposito hampir menjadi penentu kemenangan andai peluangnya di masa injury time berbuah gol. Namun, aksi gemilang David De Gea menggagalkan upayanya.

"Saya meninggalkan stadion dengan penyesalan, terutama karena peluang terakhir tadi," ujar Esposito.

Ia mengakui kecerdikan De Gea dalam membaca pergerakannya, meski merasa masih bisa melakukan penyelesaian yang lebih baik.

"De Gea sangat cerdas mengantisipasi pergerakan saya. Mungkin saya bisa lebih klinis, tapi begitulah sepak bola," tambahnya.

Senjata Udara Inter

Kendati gagal membawa timnya menang telak, performa gemilang pemain bertubuh jangkung ini menjadi angin segar bagi skuad racikan Gennaro Gattuso.

Karakteristik permainannya sebagai penyerang tengah murni nomor sembilan merupakan komoditas sangat langka di ranah Italia, terlebih dengan menepinya Gianluca Scamacca akibat hantaman cedera parah.

"Mencari ruang kosong di kotak penalti dan mengeksekusi bola lewat sundulan adalah kekuatan utama saya, jadi saya selalu gembira ketika tim memberikan umpan silang matang seperti yang dilakukan Barella," urainya membedah keunggulan teknis yang ia asah selama ini.

Fokus ke Timnas Italia

Persaingan klub kini harus dikesampingkan. Esposito akan segera bergabung dengan Timnas Italia di Coverciano untuk menghadapi play-off Piala Dunia 2026.

Italia akan menghadapi Irlandia Utara dalam laga krusial, dengan peluang melaju ke final play-off melawan Wales atau Bosnia dan Herzegovina.

"Saya berharap semua pihak bisa mengesampingkan fanatisme klub dan bersatu untuk Italia," ujarnya.

"Timnas akan bermain Kamis nanti, dan itu yang paling penting saat ini," tutup Esposito.