Real Madrid Umumkan Federico Valverde Cedera Otak Traumatis Usai Adu Jotos dengan Aurelien Tchouameni

Real Madrid Umumkan Federico Valverde Cedera Otak Traumatis Usai Adu Jotos dengan Aurelien Tchouameni
Gelandang Real Madrid, Federico Valverde merayakan golnya ke gawang Girona, 11 April 2026. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Situasi ruang ganti Real Madrid semakin memanas jelang akhir musim 2025/2026. Klub raksasa Spanyol itu kini tengah menyelidiki insiden keributan antara dua pemainnya, Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni, yang terjadi saat sesi latihan tim utama.

Keributan tersebut bahkan membuat Valverde harus menjalani pemeriksaan medis setelah mengalami cedera di bagian kepala. Dalam pernyataan resmi klub, Madrid mengonfirmasi gelandang asal Uruguay itu mengalami trauma kranioensefalik atau cedera otak traumatis ringan akibat insiden tersebut.

“Setelah menjalani pemeriksaan oleh tim medis Real Madrid, Fede Valverde didiagnosis mengalami trauma kranioensefalik,” tulis pernyataan klub.

Valverde Jalani Masa Pemulihan

Valverde Jalani Masa Pemulihan

Selebrasi Federico Valverde dalam laga Real Madrid vs Elche di Liga Spanyol, Minggu (15/3/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Madrid juga memastikan kondisi pemain berusia 27 tahun itu stabil dan kini tengah menjalani masa pemulihan di rumah selama 10 hingga 14 hari sesuai protokol medis.

Insiden ini disebut bukan kali pertama terjadi antara Valverde dan Tchouameni. Sehari sebelumnya, keduanya juga dikabarkan terlibat cekcok saat latihan dan harus dipisahkan oleh staf pelatih serta rekan setim.

Perselisihan awal disebut dipicu tekel keras dalam sebuah sesi drill latihan. Ketegangan kemudian berlanjut hingga Valverde dikabarkan menolak berjabat tangan dengan Tchouameni usai latihan.

Real Madrid Gelar Investigasi

Real Madrid Gelar Investigasi

Pemain Real Madrid, Aurelien Tchouameni, merayakan gol pembuka timnya dalam leg kedua play-off Liga Champions kontra Benfica, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Situasi memanas lagi pada Kamis pagi waktu setempat dan berujung pada investigasi internal yang kini dibuka oleh klub.

“Real Madrid C.F. mengumumkan bahwa setelah insiden yang terjadi dalam sesi latihan pagi ini, klub memutuskan membuka proses disipliner terhadap Federico Valverde dan Aurélien Tchouameni,” lanjut pernyataan resmi Los Blancos.

Meski demikian, Valverde membantah kabar dirinya dipukul oleh Tchouameni. Dalam pernyataan panjang yang ia unggah, mantan pemain Penarol itu menyebut insiden tersebut dibesar-besarkan.

“Keletihan dan frustrasi membuat semuanya terlihat lebih besar dari yang sebenarnya. Dalam ruang ganti normal, hal seperti ini bisa saja terjadi dan biasanya diselesaikan secara internal,” tulis Valverde.

Ia juga menjelaskan luka di dahinya terjadi karena dirinya secara tidak sengaja membentur meja saat adu argumen berlangsung.

“Rekan setim saya tidak memukul saya, dan saya juga tidak memukulnya. Tapi saya mengerti banyak orang lebih mudah percaya kami berkelahi,” tambahnya.

Ruang Ganti Real Madrid Retak

Ruang Ganti Real Madrid Retak

Bek Real Madrid Antonio Rudiger merayakan golnya ke gawang Elche bersama Federico Valverde. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Kekacauan ini semakin memperlihatkan retaknya situasi internal Madrid musim ini. Sebelumnya, muncul laporan bahwa Antonio Rudiger juga sempat berselisih dengan bek kiri Alvaro Carreras dalam insiden terpisah di tempat latihan.

Musim buruk Madrid memang terus menghadirkan tekanan besar. Setelah pemecatan Xabi Alonso pada Januari lalu, pelatih interim Alvaro Arbeloa belum mampu mengangkat performa tim.

Los Blancos kini tertinggal 11 poin dari rival abadinya, Barcelona, di klasemen La Liga dan terancam menutup musim tanpa gelar untuk dua tahun beruntun.

Arbeloa Dimusuhi Pemain

Arbeloa Dimusuhi Pemain

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa. (c) AP Photo/Lennart Preiss

Tak hanya itu, hubungan Arbeloa dengan sejumlah pemain juga disebut mulai memburuk. Sedikitnya enam pemain dikabarkan tidak lagi berkomunikasi dengan pelatih interim tersebut.

Di tengah situasi panas itu, Kylian Mbappe juga ikut menjadi sorotan fans Madrid setelah tertangkap kamera tengah berlibur ke Sardinia bersama kekasihnya saat masih dibekap cedera.

Kabar tersebut memicu kemarahan suporter hingga muncul petisi online yang menuntut sang bintang dijual pada bursa transfer mendatang.