Terbaik dan Terburuk dari Laga Napoli vs Juventus: Cambiaso Gak Fokus, Lukaku Istimewa, Locatelli? Ah Sudahlah!

Bola.net - Laga grande partita yang mempertemukan Napoli dan Juventus telah berakhir. Siapakah pemain terbaik dan terburuk di laga ini?
Giornata ke-22 Serie A 2024/2025 menghadirkan sebuah laga seru. Sang pemuncak klasemen, Napoli dihadapkan dengan tim yang belum terkalahkan di Liga Italia musim ini, Juventus.
Pertandingan ini berjalan dengan seru sejak awal. Namun Napoli selaku tuan rumah berhasil mengalahkan sang tamu, Juventus dengan skor 2-1.
Dari laga ini, ada beberapa pemain yang tampil menonjol dan ada beberapa pemain yang tampil mengecewakan. Siapa saja pemain terbaik dan terburuk di laga ini?
Simak ulasannya di bawah ini.
Terbaik - Randal Kolo Muani

Salah satu pemain yang layak dapat gelar pemain terbaik di laga ini adalah striker anyar Juventus, Randal Kolo Muani.
Sang striker baru bergabung beberapa hari yang lalu. Ia secara mengejutkan dipasang langsung menjadi starter oleh Motta di laga ini.
Sang striker menjawab kepercayaan sang pelatih dengan baik, di mana ia sukses mencetak gol di laga debutnya.
Terburuk - Juan Jesus

Bek Napoli, Juan Jesus menjadi salah satu pemain yang tampil buruk di laga ini.
Sepanjang laga, ia minim berkontribusi bagi Napoli. Dosa besarnya adalah ia telat maju saat proses terjadinya gol Randal Kolo Muani, sehingga jebakan offside yang disiapkan timnya jadi sia-sia di laga ini.
Terbaik - Andre-Frank Zambo Anguissa

Gelandang Napoli, Andre-Frank Zambo Anguissa bisa dikatakan tampil istimewa di pertandingan ini.
Sang gelandang menjadi motor serangan Napoli. Ia tercatat melepaskan lima tembakan, di mana salah satunya menjadi gol penyama kedudukan Napoli di awal babak kedua.
Terburuk - Teun Koopmeiners

Playmaker Juventus, Teun Koopmeiners bisa dikatakan tampil mengecewakan di pertandingan grande partita di laga ini.
Sebagai playmaker, ia gagal menghadirkan kreativitas di lini tengah Napoli. Ia juga gagal memanfaatkan sejumlah peluang untuk membawa Juventus menambah pundi-pundi gol mereka di laga ini.
Terbaik - Matteo Politano

Selain Anguissa, Politano bisa dikatakan jadi salah satu pemain Napoli yang bersinar di partai ini.
Beroperasi di sayap kanan, ia sukses membuat lini pertahanan Juventus keteteran dengan pergerakannya. Umpan silangnya berhasil menjadi assist untuk gol Anguissa di laga ini.
Terburuk - Kenan Yildiz

Di sisi Juventus, winger muda mereka Kenan Yildiz tampil mengecewakan di pertandingan ini.
Sepanjang laga, ia minim berkontribusi bagi Juventus. Ia gagal mengonversi peluang emas di awal babak pertama, di mana jika itu jadi gol maka jalannya pertandingan bakal berubah.
Terbaik - Michele Di Gregorio

Selain Kolo Muani, ada satu pemain Juventus yang layak mendapatkan apresiasi di laga ini. Ia adalah sang kiper, Michele Di Gregorio.
Sang kiper benar-benar bekerja keras di babak kedua. Tanpa penyelamatan-penyelamatan spektakulernya, Juventus bisa kalah dengan margin yang lebih besar di laga ini.
Terburuk - Andrea Cambiaso

Salah satu pemain terburuk di laga ini tidak lain adalah Andrea Cambiaso.
Bek kiri Juventus ini sukses dibuat keteteran oleh Politano di laga ini. Karena kesalahan yang ia perbuat, Anguissa akhirnya bisa merebut bola lalu menciptakan gol penyama kedudukan Napoli di awal babak kedua.
Terbaik - Romelu Lukaku

Nama Romelu Lukaku menjadi salah satu pemain yang tampil istimewa di laga ini.
Dengan kekuatan fisiknya, ia benar-benar merepotkan lini pertahanan Juventus. Ia mampu menahan bola dan membuka ruang agar para penyerang Napoli lainnya bisa masuk ke kotak penalti Juventus.
Kontribusi terbesarnya adalah ia mampu mengeksekusi penalti yang membawa Napoli menang atas Juventus di laga ini.
Terburuk - Manuel Locatelli

Pemain terburuk di laga ini rasa-rasanya layak dinobatkan ke Manuel Locatelli.
Penampilannya terutama di babak kedua sangat mengecewakan. Ia gagal menjaga tempo permainan dan kerap melakukan backpass yang tidak perlu.
Kesalahan terbesarnya adalah melakukan tekel sembrono ke Scott McTominay yang menghasilkan penalti untuk Napoli. Sehingga Romelu Lukaku mampu mengonversi penalti itu menjadi tiga poin bagi I Partenopei.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 14 Maret 2026 19:41 -
Bola Indonesia 14 Maret 2026 19:11 -
Bola Indonesia 14 Maret 2026 18:42 -
Tim Nasional 14 Maret 2026 18:12 -
Tim Nasional 14 Maret 2026 17:32 -
Liga Inggris 14 Maret 2026 16:59
MOST VIEWED
- Eks Striker Milan Bongkar Penyebab Inter Tumbang Dua Kali di Derby: Allegri Sempurna
- Juventus Siapkan Langkah Besar untuk Datangkan Robert Lewandowski
- Arrigo Sacchi Ungkap 4 Pemain Penentu Scudetto: Dua dari Inter, Dua dari Milan
- Inter Milan Siapkan Revolusi Transfer, Manu Kone Jadi Target Utama Musim Panas
HIGHLIGHT
- Cristiano Ronaldo Jadi Co-Owner Almeria, Ini 6 Bin...
- Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Di...
- Chelsea Terancam Jual Superstar, 5 Nama Besar yang...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Si...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520713/original/012678600_1772630967-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530833/original/031815600_1773489439-1001768682.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529848/original/056324600_1773384684-aktivis_kontras_Andrie_Yunus.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530828/original/088396700_1773486900-IMG_0735.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530348/original/069835600_1773409382-69b3d1bc1f75b.jpg)

