
Bola.net - Seorang tokoh kunci dalam kasus pengaturan skor di Italia tertangkap di bandara Malpensa, kota Milan. Pihak kepolisian telah mengkonfirmasikannya.
Dilansir The Independent, warga Slovenia bernama Admir Suljic, 31, diamankan polisi setelah turun dari penerbangan asal Singapura pada hari Jumat (22/2). Itu merupakan tindak lanjut atas temuan terbaru para penyidik di Cremona terkait investigasi skandal 'Last Bet'.
Polizia di Stato mengkonfirmasikan via situs resmi mereka bahwa Suljic dihadapkan pada tuntutan atas tindak kejahatan terorganisir dan penipuan dalam olahraga.
Surat perintah penangkapan Suljic sendiri sudah dikeluarkan sejak Desember 2011. Ada informasi dari Interpol bahwa baru-baru ini Suljic terlihat berada di Singapura, di mana dia diduga menjalin kerja sama dengan pengusaha Tan Seet Eng atau dikenal juga sebagai Dan Tan. Sama seperti Suljic, juga ada surat penangkapan untuk Seet Eng.
Namun, baik Suljic maupun Seet Eng, tidak bisa diekstradisi ke Italia karena surat perintah penangkapan mereka tak berlaku di Asia. Kepolisian Singapura kemudian menginformasikan kepada polisi Italia di hari penangkapan bahwa ada buronan pengaturan skor yang naik penerbangan menuju Milan. Kedatangannya pun 'ditunggu', tapi polisi tidak yakin mana dari kedua orang itu yang akan mendarat.
Ternyata, Suljic lah orangnya. Menurut polisi, Suljic tidak terkejut ketika kedatangannya 'disambut' pihak berwajib karena dia pergi ke Italia untuk bekerja sama dengan pihak penyidik Cremona.
Sindikat ini diduga menghasilkan jutaan lewat judi dalam sejumlah pertandingan profesional di Italia sepanjang musim 2009/10 dan 2010/11. Kerja sama antara kepolisian Italia dan Singapura ini pun mendapat pujian dari pihak Interpol. (ind/gia)
Dilansir The Independent, warga Slovenia bernama Admir Suljic, 31, diamankan polisi setelah turun dari penerbangan asal Singapura pada hari Jumat (22/2). Itu merupakan tindak lanjut atas temuan terbaru para penyidik di Cremona terkait investigasi skandal 'Last Bet'.
Polizia di Stato mengkonfirmasikan via situs resmi mereka bahwa Suljic dihadapkan pada tuntutan atas tindak kejahatan terorganisir dan penipuan dalam olahraga.
Surat perintah penangkapan Suljic sendiri sudah dikeluarkan sejak Desember 2011. Ada informasi dari Interpol bahwa baru-baru ini Suljic terlihat berada di Singapura, di mana dia diduga menjalin kerja sama dengan pengusaha Tan Seet Eng atau dikenal juga sebagai Dan Tan. Sama seperti Suljic, juga ada surat penangkapan untuk Seet Eng.
Namun, baik Suljic maupun Seet Eng, tidak bisa diekstradisi ke Italia karena surat perintah penangkapan mereka tak berlaku di Asia. Kepolisian Singapura kemudian menginformasikan kepada polisi Italia di hari penangkapan bahwa ada buronan pengaturan skor yang naik penerbangan menuju Milan. Kedatangannya pun 'ditunggu', tapi polisi tidak yakin mana dari kedua orang itu yang akan mendarat.
Ternyata, Suljic lah orangnya. Menurut polisi, Suljic tidak terkejut ketika kedatangannya 'disambut' pihak berwajib karena dia pergi ke Italia untuk bekerja sama dengan pihak penyidik Cremona.
Sindikat ini diduga menghasilkan jutaan lewat judi dalam sejumlah pertandingan profesional di Italia sepanjang musim 2009/10 dan 2010/11. Kerja sama antara kepolisian Italia dan Singapura ini pun mendapat pujian dari pihak Interpol. (ind/gia)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 7 Juni 2026 20:03Klasemen Pembalap MotoGP 2026
-
Otomotif 7 Juni 2026 20:03Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 19:39Orang Tua Siswi Sekolah Rakyat Menangis di Hadapan Prabowo
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:00Prabowo: Banyak Orang Berhasil Berasal dari Keluarga Miskin
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7997408/original/031230300_1780835969-IMG-20260607-WA0121.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7995288/original/048154000_1780833479-IMG-20260607-WA0119.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7969192/original/061629100_1780806063-Prabowo_Sekolah_Bali.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980275/original/000029900_1780817477-Prabowo_Tabanan.jpeg)

