
Bola.net - Giovanni Trapattoni meminta agar para Interisti melupakan era-era keemasan Inter Milan bersama Jose Mourinho dan Helenio Herrera. Eks pelatih Inter itu berharap para tifosi setia Nerazzurri memberikan kepercayaan serta dukungan penuh kepada Roberto Mancini.
Mancini, pelatih Inter 2004-2008, ditunjuk menggantikan Walter Mazzarri di tengah musim 2014/15. Sejauh ini, Mancini belum menunjukkan hasil kerja yang impresif dan Inter tertahan di papan tengah serta baru saja disingkirkan Wolfsburg dari Liga Europa.
Tak sedikit pendukung Inter yang mengecam pencapaian buruk Mancini. Bahkan, sempat beredar kabar bahwa Mancini akan hengkang pada musim panas mendatang.
"Para tifosi harus melupakan masa lalu yang indah bersama Helenio Herrera dan Jose Mourinho serta mulai memberikan kepercayaan total kepada Mancini," kata Trapattoni seperti dilansir Football Italia.
Herrera adalah salah satu pelatih legendaris yang pernah membawa Inter meraih tiga Scudetto Serie A (1962/63, 1964/65, 1965/66), dua gelar European Cup/Liga Champions (1963/64, 1964/65) dan dua titel Piala Interkontinental (1964, 1965). Sementara itu, Mourinho sukses membimbing Nerazzurri meraih treble Serie A, Coppa Italia dan Liga Champions pada musim 2009/10 silam.
Mancini sendiri bukan pelatih sembarangan. Pada periode pertamanya di Giuseppe Meazza, dia memberi Inter tiga Scudetto serta masing-masing dua gelar Coppa Italia dan Supercoppa Italiana. Namun, siapa pun pelatih Inter, pasti dibanding-bandingkan dengan Mourinho atau Herrera.
Trapattoni menilai ini tidak seharusnya dilakukan oleh para Interisti. Menurutnya, mereka harus memberikan kepercayaan total. Kali ini, Mancini adalah pelatih yang jadi topik pembicaraan. Trapattoni percaya, jika mereka mau bersabar, Mancini pasti bisa memberikan timbal balik (prestasi) yang setimpal. [initial]
(foti/gia)
Mancini, pelatih Inter 2004-2008, ditunjuk menggantikan Walter Mazzarri di tengah musim 2014/15. Sejauh ini, Mancini belum menunjukkan hasil kerja yang impresif dan Inter tertahan di papan tengah serta baru saja disingkirkan Wolfsburg dari Liga Europa.
Tak sedikit pendukung Inter yang mengecam pencapaian buruk Mancini. Bahkan, sempat beredar kabar bahwa Mancini akan hengkang pada musim panas mendatang.
"Para tifosi harus melupakan masa lalu yang indah bersama Helenio Herrera dan Jose Mourinho serta mulai memberikan kepercayaan total kepada Mancini," kata Trapattoni seperti dilansir Football Italia.
Herrera adalah salah satu pelatih legendaris yang pernah membawa Inter meraih tiga Scudetto Serie A (1962/63, 1964/65, 1965/66), dua gelar European Cup/Liga Champions (1963/64, 1964/65) dan dua titel Piala Interkontinental (1964, 1965). Sementara itu, Mourinho sukses membimbing Nerazzurri meraih treble Serie A, Coppa Italia dan Liga Champions pada musim 2009/10 silam.
Mancini sendiri bukan pelatih sembarangan. Pada periode pertamanya di Giuseppe Meazza, dia memberi Inter tiga Scudetto serta masing-masing dua gelar Coppa Italia dan Supercoppa Italiana. Namun, siapa pun pelatih Inter, pasti dibanding-bandingkan dengan Mourinho atau Herrera.
Trapattoni menilai ini tidak seharusnya dilakukan oleh para Interisti. Menurutnya, mereka harus memberikan kepercayaan total. Kali ini, Mancini adalah pelatih yang jadi topik pembicaraan. Trapattoni percaya, jika mereka mau bersabar, Mancini pasti bisa memberikan timbal balik (prestasi) yang setimpal. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
BERITA LAINNYA
-
italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
-
italia 4 Juni 2026 14:21Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:22
Serapan Kuota Haji Khusus 2026 Capai Rekor, Tersisa 69 Kuota
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Mengapa Kenan Yildiz Mau Tinggalkan Bayern Munchen dan Memilih Juventus?
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)
