
Bola.net - Victor Osimhen menikmati periode yang luar biasa bersama Napoli pada musim 2022/2023 dengan performa apik dan scudetto Serie A. Osimhen akan berterima kasih selamanya pada liga yang juga membuatnya berkembang pesat ini.
Pada Jumat (5/5/2023), Napoli menghadapi Udinese di Dacia Arena. Pertandingan berakhir seri 1-1 lewat gol tunggal dari penyerang tengah Napoli yang juga mengincar gelar capocannoniere itu pada menit ke-52'. Hasil ini cukup untuk mengamankan gelar Serie A.
“Saya kewalahan sekarang. Ini perasaan yang luar biasa. Kami telah menunggu bertahun-tahun untuk momen ini dan untuk dapat mengantarkan Scudetto ke Napoli adalah sesuatu yang tidak akan kami lupakan dan akan terus hidup di hati kami selama sisa hidup kami,” jelas Osimhen kepada DAZN.
"Saya senang untuk skuat, untuk semua warga Neapolitan, sekarang kami bisa merayakannya di stadion kami dan kami akan menikmatinya seumur hidup."
Dia terlalu merayakan gol dan akhirnya memecahkan topeng pelindung wajah khasnya, meskipun untungnya mereka memiliki cadangan di pinggir lapangan. Osimhen menambahkan, “Topeng saya rusak! Saya harus mengubahnya."
Napoli Pantas Mendapatkan Scudetto

Gli Azzurri sudah hampir mengamankan gelar pada hari Minggu lalu, tetapi harus ditahan imbang 1-1 oleh Salernitana. Hal ini memaksa Napoli untuk menundanya hingga laga malam ini di markas Udinese.
“Saya tidak tahu kata-kata yang digunakan untuk mengukur perasaan ini. Ini luar biasa. Kami menunggu selama 33 tahun, dukungan yang kami dapatkan dari para penggemar kami sejak awal musim sangat luar biasa. Tidak ada yang pantas mendapatkan Scudetto lebih dari Neapolitan dan lebih dari Napoli."
Menurut Osimhen, skuad nya memang underdog musim ini, meskipun tidak banyak yang percaya pada mereka. Namun ia percaya Partenopei tetap bersatu sebagai sebuah tim, ada pelatih yang luar biasa, staf ruang belakang, fisioterapis, dokter yang memastikan skuad dalam kondisi prima.
"Kami percaya sejak awal musim bahwa kami memiliki skuat hebat yang dapat memberikan Scudetto dan sekarang kami mencapai mimpi ini dan akan terus percaya pada diri sendiri dan menikmati momen ini.”
Menyadari Gelar Dalam Genggaman Sejak Menang di Roma

Osimhen mulai menyadari gelar Scudetto tersebut dalam genggaman tim sejak menang di markas AS Roma.
“Saya pikir saat mulai menjadi kenyataan adalah saat kami menang di Roma. Rasa hormat yang besar untuk Roma, mereka memiliki skuat yang hebat, tetapi cara kami berjuang di pertandingan itu sampai akhir, saat itulah kami menyadari bahwa kami memiliki kualitas untuk memenangkan Scudetto."
Pemain 24 tahun tersebut menganggap mereka harus menikmati momen yang sudah lama tertunda itu. Sejak Gli Azzurri naik ke puncak klasemen, skuadnya belum pernah turun. Menurutnya itu menunjukkan mentalitas yang hebat.
Selamanya Berterima Kasih pada Serie A

Kini nama Osimhen telah menjadi striker terkenal di dunia sekarang yang menarik perhatian dari klub-klub top, jadi dia ditanya aspek apa dari permainannya yang paling meningkat berkat bermain di Serie A.
“Saya akan selamanya berterima kasih kepada liga ini dan kompetisi ini, karena mereka lebih memperkenalkan saya kepada dunia. Saya selalu menjadi striker yang sedang berkembang, karena saya harus banyak berkembang."
"Sungguh luar biasa dalam hal permainan bertahan saya, kehebatan mencetak gol saya dan pujian besar untuk Spalletti dan staf ruang belakangnya, mereka benar-benar telah meningkatkan saya," tambahnya.
Sumber: Football Italia
Penulis: Etza Niki Thalita (Peserta Magang Merdeka 2023)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 22 April 2026 17:00 -
Liga Italia 22 April 2026 15:01
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 23 April 2026 00:24 -
Liga Inggris 23 April 2026 00:17 -
Liga Inggris 22 April 2026 23:49 -
Liga Italia 22 April 2026 23:23 -
Piala Dunia 22 April 2026 23:08 -
Piala Dunia 22 April 2026 22:27
MOST VIEWED
- Bukan Uang, Ini Hal yang Diminta Luka Modric Pada AC Milan Sebelum Perpanjang Kontrak di San Siro
- Juventus Pertimbangkan Ulang Rencana Transfer Striker Timnas Italia
- Agen Robert Lewandowski Terbang ke Italia, Bertemu Juventus atau AC Milan?
- Kritik Ruud Gullit pada Sepak Bola Italia: DNA Italia Itu Bertahan, Bukan Tiki Taka!
HIGHLIGHT
- 9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Mele...
- 5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Ma...
- Beban Finansial Menggunung! 6 Kontrak Terburuk Man...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562099/original/048442100_1776779773-IMG-20260421-WA0055.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563384/original/019024800_1776860945-Screenshot_20260422_185216_Instagram.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563234/original/075044000_1776851119-Persis_Solo_vs_Bhayangkara_FC.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506518/original/000454300_1771470864-WhatsApp_Image_2026-02-19_at_10.12.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563151/original/015398300_1776848815-d31552b2-ccbe-44e0-9b3e-6741b552ed09.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5097733/original/080924200_1737101764-b7ca8f33-51db-44de-9286-cb9d453ea223.jpg)

