
Bola.net - Wabah virus Corona sedang melanda hampir seluruh negara dan juga berdampak kepada industri sepak bola. Direktur Juventus, Fabio Paratici, meyakini bahwa akan ada habit NBA yang bakalan ditiru oleh sejumlah klub besar.
Virus Corona sukses membuat sejumlah kompetisi besar di berbagai belahan negara Eropa lumpuh. Langkah menunda keberlangsungan kompetisi dimulai oleh penyelenggara Serie A pada awal bulan Maret ini.
Kompetisi lain seperti Premier League, La Liga, dan juga Bundesliga menyusul satu persatu. Praktis, tidak ada pentas yang bisa disaksikan penikmat sepak bola kecuali Liga Bulgaria.
Namun masalah lainnya tidak sampai di situ. Klub-klub juga dilanda problematika besar karena alur keluar-masuk uang bisa mematikan finansial klub.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pertukaran Pemain Lebih Sering Terjadi
Masalah lainnya adalah bursa transfer musim panas yang akan segera dibuka. Direktur Inter Milan, Giuseppe Marotta, memprediksi bahwa harga para pasaran pemain bisa jatuh secara masif karena permasalahan ini.
"Di luar dari tanggal yang belum ditentukan, saya pikir ini akan menjadi bursa transfer yang buruk sehingga proses pertukaran pemain bakalan jadi lebih sering terjadi," ujar Marotta kepada Tuttosport.
"Kami akan meihat penurunan harga yang cukup drastis karena masalah ini terjadi secara global. Akan menjadi hal yang penting bagi klub untuk bisa memanfaatkan sumber daya dari tim akademi," lanjutnya.
Bisa Menjiplak NBA
Hal serupa juga dikatakan oleh direktur Juventus yang merupakan mantan rekan Marotta, Fabio Paratici. Ia meyakini kalau proses pertukaran seperti yang terjadi di kompetisi NBA bakalan menjadi lumrah di sepak bola.
"Akan ada banyak kesepakatan pertukaan, sebuah situasi yang akan membawa sepak bola menjadi lebih mirip dengan NBA," ungkapnya, juga kepada Tuttosport.
"Sepertinya beberapa klub, contohnya di Jerman, bisa mendapatkan keuntungan dari situasi krisis ini meski [Jerman] memiliki dasar ekonomi yang lebih stabil ketimbang lainnya," pungkasnya.
Seperti yang diketahui, pentas NBA tidak melibatkan biaya transfer antar pebasket dari satu klub ke klub lainnya. Mereka hanya bertukar pemain atau melalui skema bebas transfer.
(Football Italia)
Baca juga:
- Masih Ingat Patung Wajah Ronaldo yang Tidak Mirip Itu? Begini Nasibnya Sekarang
- Sempat Kesulitan Bernapas, Bagaimana Kondisi Paulo Dybala Saat Ini?
- Juventus Hidupkan Minat untuk Marcelo
- Menteri Olahraga Italia Pesimistis Serie A Bisa Digulirkan di Bulan Mei
- Gabriel Jesus Tinggalkan Man City untuk Gabung Juventus? Begini Jawaban Agennya
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 01:59Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Mengapa Kenan Yildiz Mau Tinggalkan Bayern Munchen dan Memilih Juventus?
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

