
Bola.net - Jagung merupakan bahan makanan pokok yang sudah tak asing di Indonesia. Salah satu olahan jagung yang sangat populer adalah nasi jagung. Nasi jagung biasanya terbuat dari biji jagung tua yang ditumbuk dan ditanak seperti nasi putih. Di beberapa daerah nasi jagung juga dicampur dengan nasi putih atau nasi merah.
Nasi jagung menjadi makanan pokok di sejumlah daerah seperti Jawa Timur dan Nusa Tenggara. Tak cuma sebagai makanan pokok, nasi jagung juga memiliki nilai gizi yang lebih tinggi dibanding nasi putih. Nasi jagung lebih kaya akan vitamin, mineral, dan serat.
Nasi jagung juga menjadi alternatif sehat untuk diet dan penderita diabetes. Jagung juga merupakan makanan bebas gluten alami dan dapat dimakan oleh mereka yang menghindari gluten. Jagung mengandung vitamin C, vitamin B, magnesium, dan kalium.
Berikut manfaat nasi jagung untuk kesehatan, dirangkum dari berbagai sumber.
Mengandung antioksidan
Beberapa varietas jagung kaya akan antioksidan, khususnya dalam kelompok antioksidan yang disebut karoten. Jagung mengandung antioksidan kuat termasuk lutein, zeaxanthin, asam caffeic, asam benzoat 4-OH, dan asam syringic. Jenis antioksidan ini telah dikaitkan dengan manfaat kesehatan yang kuat.
Sebagai contoh, penelitian pada manusia menunjukkan bahwa antioksidan lutein dan zeaxanthin dapat melindungi terhadap gangguan mata degeneratif seperti katarak dan dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.
Kaya Serat
Jagung, mirip dengan banyak biji-bijian, kacang-kacangan, dan sayuran yang mengandung serat makanan. Serat dapat membantu pencernaan dan mengurangi risiko sembelit. Sebuah studi besar 2011 menemukan korelasi antara asupan serat makanan dan risiko penyakit kardiovaskular, infeksi, dan pernapasan.
Bebas Gluten Secara Alami
Gluten adalah keluarga protein yang ditemukan dalam biji-bijian seperti gandum dan nasi putih. Kebanyakan orang bisa makan makanan berbasis gluten tanpa efek samping.
Namun, orang dengan penyakit celiac atau sensitivitas gluten non-celiac mungkin mengalami efek samping, seperti kembung, diare, sembelit, sakit perut, dan kelelahan. Nasi jagung secara alami bebas gluten. Ini berarti mereka adalah alternatif karbohidrat yang cocok untuk orang yang harus menghindari gluten.
Sehatkan mata
Nasi jagung mengandung lutein dan zeaxanthin, antioksidan penting untuk kesehatan mata. Keduanya ditemukan dalam konsentrasi tinggi di dalam retina, bagian mata yang mengubah cahaya menjadi sinyal yang dapat dipahami otak.
Asupan lutein dan zeaxanthin yang lebih tinggi dengan risiko gangguan mata degeneratif yang lebih rendah, seperti katarak dan degenerasi makula terkait usia.
Cegah Anemia
Penyebab umum anemia adalah kekurangan zat besi. Nasi jagung adalah sumber zat besi nabati yang hebat. Nasi jagung dapat membantu melindungi terhadap anemia defisiensi besi.
Anemia adalah suatu kondisi di mana otot dan jaringan tidak menerima cukup oksigen untuk bekerja secara efektif. Gejala anemia termasuk kelelahan, kulit pucat, dan sesak napas.
Nasi jagung juga kaya akan folat. Kekurangan folat juga dapat menyebabkan anemia, karena folat membantu tubuh membuat sel darah merah.
Mengontrol Diabetes
Jagung merupakan makanan tinggi serat dan bebas gluten. Makanan ini sangat cocok untuk penderita diabetes. Mengonsumsi jagung secara teratur mampu mengontrol kadar gula darah.
Jagung mengontrol aliran darah, menurunkan penyerapan kolesterol dan mengatur insulin. Seratnya yang tinggi membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh dengan mengurangi kadar gula darah pada penderita diabetes.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Food Science and Human Wellness pada tahun 2018 telah menunjukkan bahwa konsumsi biji-bijian seperti jagung berkaitan dengan penurunan risiko dalam pengembangan diabetes tipe 2.
Cegah Peradangan
Protein dan fitokimia yang ada di berbagai bagian jagung menawarkan perlindungan bagi tubuh Anda dari agen proinflamasi tersebut. mengonsumsi jagung dapat mengurangi sembelit, asma, radang sendi, penyakit usus, GERD, dan dermatitis.
Sehatkan Kulit
Jagung mengandung Vitamin C dan likopen (antioksidan) yang meningkatkan produksi kolagen dan mencegah UV yang dihasilkan dari radikal bebas merusak kulit. Antioksidan dalam jagung juga mencegah penuaan dini dan menghasilkan kulit yang sehat.
Baik untuk Pencernaan
Jagung mengandung serat tidak larut. Mendapatkan dosis serat yang tidak larut, yang tidak dipecah dan diserap ke dalam aliran darah. Serat yang tidak larut tetap berada dalam saluran pencernaan, meningkatkan curah tinja, dan membantu mendorong limbah melewati sistem pencernaan.
Ini mencegah sembelit, mengurangi risiko wasir, dan dapat membantu menurunkan risiko kanker usus besar. Serat jagung juga dapat membantu mendukung manajemen berat badan dengan meningkatkan perasaan kenyang pascamakan.
Mengandung Protein
Jagung lebih tinggi protein daripada banyak sayuran lain, menjadikannya pilihan yang baik untuk vegetarian dan vegan, atau bagi orang yang berharap untuk makan lebih banyak protein dari sumber nabati.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa diet kaya protein dapat mendukung penurunan berat badan yang sehat dengan mengurangi rasa lapar atau membantu tubuh membakar kalori ekstra.
Disadur dari: Liputan 6/Penulis: Anugerah Ayu Sendari/Editor: Rizki Mandasari/Dipublikasi: 2 Februari 2020
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 September 2026 16:47Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
-
Liga Spanyol 6 September 2026 16:12Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
-
Liga Inggris 6 September 2026 15:37Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
-
Bola Indonesia 6 September 2026 14:30Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
BERITA LAINNYA
-
lain lain 4 September 2026 12:38KapanLagi Book Club Gelar Silent Reading di Tengah Karya Seni Museum MACAN
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
-
Liputan6 6 September 2026 10:50Bandara Halim Ditutup hingga Pukul 14.00 Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3090832/original/076119700_1585724040-20200401-Bandara-Corona-2.jpg)
