FOLLOW US:


Astori Meninggal, Alves: Tiap Hari Ribuan Anak di Dunia Mati

06-03-2018 20:08

 | Dani Alves

Astori Meninggal, Alves: Tiap Hari Ribuan Anak di Dunia Mati
Dani Alves © AFP

Bola.net - Bek PSG Dani Alves mengaku ikut berduka atas kematian Davide Astori namun ia juga mengingatkan bahwa di dunia ini setiap hari ada ribuan anak yang juga menemui ajalnya dan tak mendapat perhatian yang besar dari banyak orang.

Astori meninggal dunia pada hari Minggu kemarin. Pria berusia 31 tahun itu menemui ajalnya saat tengah tidur jelang digelarnya pertandingan antara Udinese kontra Fiorentina.

Meninggalnya kapten La Viola itu pun memantik kesedihan luar biasa dari kalangan pelaku sepakbola di dunia, khususnya di Italia. Ucapan bela sungkawa mengalir deras bagi Astori dan juga bagi keluarganya.

Bahkan, otoritas Serie A akhirnya menunda semua pertandingan yang sedianya akan digelar pada hari Minggu itu.

Davide Astori.

Alves kemudian juga ikut mengucapkan rasa bela sungkawanya atas meninggalnya eks bek Cagliari, AS Roma dan AC Milan itu. Ia menyebut Astori kini sudah berada di tempat yang lebih baik. Namun ia juga menyebut di tempat lain di dunia ini ada banyak anak kecil yang meninggal namun tak mendapat sorotan yang layak.

"Dari sini, saya ingin mengirimkan semua dukungan saya kepada keluarga (Astori) atas kehilangan mereka. Saya selalu memikirkan kehidupan dan saya pikir kita ada di sini dengan sebuah misi, dan begitu kita melakukan misi kita, kita pergi ke tempat lain. Mungkin ia menyelesaikan tugasnya di dunia yang kacau ini dan ia pergi ke dunia yang lebih baik daripada yang satu ini. Mungkin, ia meninggalkan beberapa hal penting," ucapnya seperti dilansir Goal International.

"Seseorang yang mengagumkan telah meninggalkan kita. Setiap hari di dunia ini, ribuan anak meninggal dan mereka mungkin tidak memiliki reaksi yang begitu besar. Kita berada di sini sebentar, dan jika sudah saatnya (untuk pergi), maka kita akan pergi," seru Alves.

"Saya ikut bersedih untuk keluarganya, karena mereka kehilangan orang yang dicintai. Kami jauh dari mereka, tapi kami juga sangat menyesalkan kehilangan rekan kerja dalam profesi kami," pungkasnya.