FOLLOW US:


Bagaimana Perasaan Ajax Usai Dinyatakan Gagal Juara Eredivisie 2019/20?

25-04-2020 06:49

 | Yaumil Azis

Bagaimana Perasaan Ajax Usai Dinyatakan Gagal Juara Eredivisie 2019/20?
Ajax Amsterdam gagal di babak 32 Besar Liga Europa 2019/2020 © AP Photo

Bola.net - Keputusan KNVB yang meniadakan musim 2019/20 Eredivisie tentu terasa menyakitkan bagi Ajax Amsterdam. Lantas, bagaimana sang juara bertahan tersebut menunjukkan sikapnya?

Saat ini Ajax sedang berada di puncak klasemen dengan koleksi 56 angka. Mereka memiliki perolehan poin yang sama dengan penghuni posisi kedua, AZ Alkmaar.

Pertandingan terakhir mereka sebelum pandemi virus Corona menghasilkan kemenangan 3-1 atas Heerenven. Kalau mampu mempertahankannya performa apik tersebut sampai akhir musim, sudah pasti Ajax menjadi juaranya.

Sayangnya itu hanya menjadi angan-angan semata. Sebab keputusan Perdana Menteri Belanda yang menunda semua pentas olahraga sampai bulan September membuat KNVB meniadakan Eredivisie musim 2019/20.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2

Perasaan Ajax Amsterdam

Imbas dari keputusan itu adalah Ajax jadi gagal meraih trofi juara Eredivisie musim ini. Tentu saja, keputusan ini terasa menyakitkan bagi klub asuhan Erik Ten Hag tersebut.

Namun Ajax tidak berkecil hati, seperti yang terbesit dari perkataan Edwin van der Sar selaku pentinggi tim. Ia mengatakan bahwa pilihan yang diambil KNVB bisa dipahami.

"Sebagai seorang pemain anda ingin menjadi juara dan anda ingin menjadi juara di lapangan. Kami menjadi No. 1 di klasemen sepanjang musim jadi sangat disayangkan bila tidak ada yang juara," ujar Van der Sar dalam kanal Youtube resmi Ajax.

"Namun, mengingat situasinya, ini sangat bisa dipahami. Ada banyak masalah yang lebih penting ketimbang sepak bola, tapi sebagai seorang pemain anda selalu memiliki ambisi untuk menjadi juara," lanjutnya.

2 dari 2

Soal Donasi untuk Klub Lain

Direktur Williem II, Martin van Geel, memberikan saran yang menjadi sorotan setelah keputusan meniadakan ajang Eredivisie 2019/20 keluar. Ia menyarankan semua klub yang bermain di pentas Eropa menyumbangkan 25 persen uang hadiahnya untuk tim lain.

Van der Sar sepakat dengan usulan tersebut. Hanya saja, ia mengakui bahwa Ajax Amsterdam mungkin takkan berada di situasi finansial yang memungkinkan untuk melakukan hal tersebut.

"[Direktur Ajax] Marc Overmars sudah berbicara soal dana darurat dan saya merasakan hal yang sama. Kami adalah klub terbesar di Belanda dan seharusnya bisa membantu tim lain untuk bertahan hidup," tambahnya.

"Tapi sayangnya kami juga mendapatkan pukulan. Sebagian besar dari pemasukan kami berasal dari partai kandang dan semuanya dibatalkan. Kami berbicara soal jutaan uang di sini," pungkasnya.

(Goal International)