
Bola.net - Andre Onana datang ke Manchester United dengan ekspektasi besar pada musim panas 2023. Namun perjalanan kiper asal Kamerun itu justru berakhir dengan status pinjaman ke Trabzonspor pada September lalu.
Didatangkan dari Inter Milan sebagai solusi jangka panjang di bawah mistar, Onana tak pernah benar-benar lepas dari sorotan. Ia sempat tampil gemilang di beberapa laga, tetapi blunder fatal membuat namanya terus menuai kritik.
Situasi semakin rumit ketika ia dianggap tak lagi dibutuhkan di Old Trafford. Kehadiran Senne Lammens yang kini mapan sebagai kiper utama membuat masa depan Onana kian abu-abu.
Di tengah sorotan tersebut, legenda Manchester United, Edwin van der Sar, akhirnya angkat bicara. Ia membeberkan alasan mengapa Onana gagal bersinar di klub yang dulu juga ia bela.
Van der Sar: Onana Punya Kualitas Luar Biasa
Edwin van der Sar mengenal Andre Onana dengan sangat baik. Ia menjabat sebagai direktur teknik di Ajax saat Onana menjadi andalan di bawah mistar klub Belanda tersebut.
Menurut Van der Sar, kualitas individu Onana sebenarnya tidak perlu diragukan lagi. Ia menilai sang kiper memiliki atribut yang jarang dimiliki penjaga gawang lain.
Van der Sar menegaskan bahwa kemampuan refleks dan olah bola Onana berada di level tertinggi. Namun ia juga mengakui adanya momen-momen yang sulit dijelaskan secara logis.
"Saya pikir, dan saya masih berpikir, bahwa ia memiliki kualitas yang luar biasa - refleksi dan kemampuan mengolah bola," kata Van der Sar pada siniar The Overlap, via Sportbible. "Tapi entah bagaimana, ia melakukan beberapa kesalahan yang membuat Anda berpikir, 'Itu gila, bagaimana ia bisa melakukan itu'."
Kurangnya Stabilitas di Manchester United Jadi Biang Masalah
Van der Sar menilai masalah Onana bukan semata-mata soal kemampuan teknis. Ia melihat ada faktor lingkungan yang turut memengaruhi performa sang kiper di Manchester United.
Menurutnya, sebuah tim membutuhkan stabilitas agar kiper bisa tampil konsisten dan membangun chemistry dengan lini belakang. Hal itu, menurutnya, belum benar-benar dimiliki Setan Merah dalam beberapa tahun terakhir.
Perubahan pemain di lini belakang hingga pergantian pelatih membuat situasi di klub tidak ideal bagi pemain baru. Dalam kondisi seperti itu, tekanan dan ekspektasi tinggi menjadi beban tambahan.
"Sebuah tim menginginkan stabilitas, untuk mengetahui apa yang dilakukan kiper Anda sehingga lini belakang dapat saling memahami, dan saya pikir itulah yang terjadi pada Andre.”
"Manchester United belum memiliki stabilitas selama enam atau tujuh tahun terakhir - lini belakang berubah, bek tengah dan gelandang berubah, pelatih berubah. Jadi, sulit bagi pemain baru untuk masuk ke lingkungan di mana ekspektasinya tinggi, tidak hanya untuk kiper tetapi juga untuk pemain sayap atau gelandang," tandas Van der Sar.
Klasemen Liga Inggris
(Sportbible)
Baca Juga:
- Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
- Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
- Moyes Sampai Angkat Topi! Sosok Ini Jadi Mimpi Buruk Everton Saat Dtekuk Manchester United
- Everton vs Man Utd: Ini Keistimewaan Senne Lammens yang Dipuji Carrick
- Sihir Trio Mematikan MU: Bagaimana Cunha, Mbeumo, dan Sesko Menghidupkan Kembali Manchester United
- Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 11 April 2026 02:45Ketika Pep Guardiola 'Marah' Kepada Bernardo Silva, Ada Apa?
-
Liga Inggris 11 April 2026 00:08Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
-
Liga Spanyol 10 April 2026 23:38Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 11 April 2026 02:45 -
Liga Inggris 11 April 2026 00:38 -
Liga Inggris 11 April 2026 00:08 -
Liga Spanyol 10 April 2026 23:38 -
Liga Spanyol 10 April 2026 23:08 -
Bola Indonesia 10 April 2026 23:07
MOST VIEWED
- Scholes Minta Man United Bersih-bersih Besar: 9 Pemain Harus Pergi, Siapa Saja yang Masuk Daftar?
- Manchester United Dapat Berkah Kemenangan Arsenal atas Sporting CP: Tiket Liga Champions Makin Dekat dari Genggaman
- Pengorbanan Besar Harry Maguire untuk Setan Merah: Rela Potong Gaji demi Bertahan di Manchester United
- Jangan Panik, Arsenal!
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5439441/original/022095800_1765357409-Screenshot_2025-12-10_160317.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552806/original/041351300_1775830478-IMG-20260410-WA0021.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552734/original/049867500_1775823825-1000375972.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2779426/original/051600000_1555328039-IMG-20190208-WA0037.jpg)

