FOLLOW US:


Neymar Bertahan di PSG, Kesalahan Besar Bunuh Karier?

09-05-2021 00:00

 | Richard Andreas

Neymar Bertahan di PSG, Kesalahan Besar Bunuh Karier?
Superstar PSG, Neymar. © AP Photo

Bola.net - Neymar akhirnya mengakhiri spekulasi soal masa depannya. Sabtu (8/5/2021), Neymar meneken perpanjangan kontrak bersama PSG hingga 2025.

Kontrak baru ini langsung mengakhiri gosip-gosip yang beredar. Neynar sempat dikabarkan akan pulang ke Barcelona, tapi sepertinya situasi terlalu sulit.

Karena akhir masa kontrak yang semakin dekat, Neymar diduga mau tak mau meneken kontrak baru. Namun, dia menegaskan bahwa kontrak baru ini sudah lama dia tunggu.

Bertahan di PSG empat tahun lagi membuat Neymar sangat bahagia, tapi apakah bertahan keputusan tepat?

1 dari 3

Seharusnya jadi terbaik

Bertahun-tahun Neymar digadang-gadang sebagai penerus Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, dianggap bisa menjadi pemain terbaik di dunia berikutnya. Namun, Neymar tak pernah memenuhi predikat tersebut.

Kariernya berbelok ke arah lain begitu dia memutuskan bergabung dengan PSG pada tahun 2017 lalu. Gagasannya, Neymar ingin menjauh dari bayang-bayang Messi dan membantu PSG jadi klub terbaik di dunia.

Sayangnya keputusan ini justru jadi senjata makan tuan bagi Neymar. Dia belum berhasil membantu PSG mencapai level top, dan kariernya pribadi terhambat cedera kambuhan.

2 dari 3

PSG tim top, tapi ...

Superstar PSG, Neymar. (c) AP Photo
Superstar PSG, Neymar. (c) AP Photo

Pemain berbakat seperti Neymar seharusnya bermain untuk tim terbaik di dunia. Terlebih saat ini dia sudah 29 tahun, usia puncak seorang pesepak bola.

Bukan berarti PSG tim buruk. Bagaimanapun PSG adalah juara Prancis yang berhasil mencapai final Liga Champions musim lalu dan semifinal musim ini.

Namun, PSG diyakini tidak akan pernah mencapai level Barcelona, Real Madrid, Liverpool, Manchester City, bahkan Manchester United.

Karena berasal dari Liga Prancis yang tidak terlalu kompetitif, PSG akan selalu dipandang sebelah mata di Eropa.

3 dari 3

Hanya Liga Champions

Alhasil, dapat dipahami bahwa keputusan bertahan Neymar ini lebih besar daripada keputusannya hengkang ke PSG beberapa tahun lalu.

Dengan bertahan artinya Neymar harus melakukan sesuatu yang luar biasa untuk diakui sebagai pemain top, misalnya dengan membawa PSG juara Liga Champions.

Sumber: Bola