
Bola.net - Pemerintah terus memacu langkah percepatan operasional Klinik Desa dan Apotek Desa yang akan dikelola Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Targetnya, layanan ini dapat beroperasi secara masif mulai akhir Agustus 2025 demi meningkatkan akses kesehatan di wilayah pedesaan.
Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono, yang juga bertindak sebagai Koordinator Ketua Pelaksana Harian Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih, menegaskan pentingnya dukungan teknis dan regulasi dari pemerintah untuk memperlancar operasional klinik dan apotek desa. Relaksasi aturan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun disiapkan agar layanan kesehatan ini bisa lebih optimal menjangkau masyarakat.
Menurut Ferry, keberadaan Klinik Desa dan Apotek Desa tidak hanya fokus pada layanan kesehatan, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi melalui koperasi. Dengan model bisnis yang tepat dan dukungan regulasi, program ini diharapkan mampu menjadi tonggak baru pelayanan publik berbasis koperasi.
Relaksasi Aturan dan Percepatan Izin
Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Operasionalisasi Kopdes Merah Putih yang digelar di Jakarta, Rabu (13/8/2025), Ferry menyampaikan kesepakatan bersama untuk membuat beberapa relaksasi peraturan dan teknis pengelolaan apotek serta klinik desa.
"Kita telah bersepakat untuk membuat beberapa relaksasi dari peraturan-peraturan yang ada dan juga teknis operasionalisasi pengelolaan apotek desa dan klinik desa yang ada di setiap koperasi desa (Kopdes Merah Putih)," kata Wamenkop Ferry Juliantono.
Ia optimistis regulasi baru yang segera dirilis Kemenkes akan menyempurnakan model bisnis Kopdes Merah Putih. Proses perizinan pun akan dipermudah dengan skema kolektif, sehingga Kemenkes tidak perlu mengeluarkan izin satu per satu.
Ferry menegaskan percepatan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan seluruh layanan dapat segera dirasakan masyarakat desa.
Layanan Terjangkau dan Peran Strategis Koperasi
Ke depan, Kemenkop akan melakukan sosialisasi masif terkait aturan baru Kemenkes yang mengatur panduan operasional apotek dan klinik desa. Diharapkan, harga obat dan tarif layanan kesehatan di bawah pengelolaan Kopdes akan lebih terjangkau dibandingkan tarif di luar koperasi.
"Harapannya di akhir bulan ini akan keluar peraturan Menteri Kesehatan yang baru yang nanti akan diikuti oleh Kementerian Investasi untuk perizinan dalam pengelolaan apotek dan klinik desa serta yang lain-lainnya," kata Wamenkop Ferry.
Klinik desa akan menjadi perpanjangan tangan puskesmas dalam memberikan layanan seperti pemeriksaan umum, imunisasi, pengobatan terbatas, hingga kunjungan rumah. Sementara apotek desa akan menjamin ketersediaan obat generik dan bermerek dengan harga lebih murah.
“Dengan model bisnis yang kuat, dukungan regulasi, dan kemitraan strategis, klinik dan apotek desa akan menjadi bukti nyata bahwa koperasi bisa menjadi solusi layanan publik yang efektif,” pungkas Ferry.
Disadur dari Liputan6.com: Tira Santia, 13 Agustus 2025
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 02:55Lamine Yamal, Kualitas Langka yang Mengingatkan pada Lionel Messi
-
Otomotif 12 Juni 2026 09:19Jadwal Lengkap ARRC Asia Road Racing Championship 2026
-
Piala Dunia 11 Juni 2026 23:55Link Live Streaming Meksiko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 12:04Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 10:09Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 09:50Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
-
Liga Champions 4 November 2026 08:20Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
-
Liga Champions 4 November 2026 08:14Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
BERITA LAINNYA
-
news 31 Oktober 2026 17:13BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
-
news 27 Oktober 2026 17:27BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
-
news 26 Oktober 2026 05:39BRI Tegaskan Komitmen Zero Tolerance terhadap Fraud dalam Kasus KUR Fiktif BRI Kepanjen
SOROT
-
Liputan6 4 November 2026 13:00Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Bakal Batasi Media Sosial
-
Liputan6 4 November 2026 12:18Jenderal Listyo Tersangka Penyadapan Presiden, Istana: Mengarah ke Makar
-
Liputan6 4 November 2026 12:043 Pati Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Polri Pastikan Tetap Solid
-
Liputan6 4 November 2026 11:52Fakta-fakta Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
-
Liputan6 4 November 2026 11:45Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Bisa Tekan IHSG, Ini Kata Analis
-
Liputan6 4 November 2026 10:41Geger Temuan Granat dan 41 Amunisi Aktif di Lamongan
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428980/original/030072900_1764569990-Presiden_dan_Kapolri_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383805/original/006884000_1793099058-147653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389393/original/091576400_1793712915-c78527e7-754a-4d24-807e-5ed68e31d421.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389619/original/071817600_1793763682-site_1_image_870x_6aea90c8d9120.jpg)
