
Bola.net - Anjas Rivai resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) masa bakti 2013-2017. Mantan pengurus pusat Karang Taruna Nasional dan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut, terpilih secara aklamas pada Munas ke-8 PB PSTI di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Kamis (27/12) malam.
Alhasil, Rivai kini menggantikan Marsekal Muda Muhammad Basri Sidehabi. Selain masa jabatannya berakhir, Basri pun menolak kembali memimpin PB PSTI, karena menduduki jabatan sebagai Vice President di federasi sepak takraw seluruh dunia (ISTAF).
Usai terpilih, Anjas mengatakan segera melakukan konsolidasi organisasi. "Sebagai orang baru tentunya saya akan melakukan komunikasi dan konsolidasi internal terlebih dahulu. Saya akan meminta masukan dari banyak pihak agar bisa membentuk kabinet yang memiliki komitmen yang sama untuk memajukan takraw," ujar Anjas yang sempat memegang jabatan Sekjen PB PSTI (periode 2008-2012) selama enam bulan.
Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai pengacara tersebut mengatakan, sesuai amanat Munas langkah selanjutnya yang akan dilakukannya adalah membentuk kepengurusan.
"Sebulan dari sekarang saya sudah harus membentuk kepengurusan. Saya harus menyiapkan pengurus yang mengerti bagaimana mengurus sepak takraw dengan baik. Ini akan menjadi PR buat saya karena tidak mudah mencari figur. Karena kalau salah, akan sulit memperbaikinya," tuturnya.
Dalam membentuk kepengurusan PB PSTI periode 2013-2017, Anjas selaku Ketua Formatur akan dibantu oleh enam anggota formatur lainnya, yakni Safrisal (Sumatera Barat), Nasrudin (Kalimantan Tengah), Hj Farida (Jawa Tengah), Saleh Gotang (Sulawesi Selatan), Muhammad Saber (prerogatif Ketua Umum terpilih), Isnanta (dari unsur PB demisioner).
Terkait program pembinaan atlet, Anjas berjanji dalam kurun masa baktinya memimpin PB PSTI. Selain itu, akan membuat langkah-langkah terobosan untuk bisa mencetak atlet handal. Termasuk, gencar mempopulerkan olahraga sepak takraw ke seluruh Indonesia, serta mencari kiat untuk bisa 'menjual' takraw kepada perusahaan-perusahaan yang diharapkan bisa menjadi sponsor.
Menyoal proses pencairan dana dari pemerintah yang selama ini sering kali menjadi kendala bagi PB PSTI dalam mempersiapkan atletnya menuju even internasional, menurut Anjas, dirinya akan berkoordinasi dengan PB dari cabang lain demi mencari solusi yang diharapkan bisa menjawab persoalan.
"Kadang saya tidak mengerti kenapa proses pencairan dana bantuan dari pemerintah itu menjadi sangat sulit, padahal sudah dianggarkan dan sifatnya untuk mengharumkan nama bangsa. Nantinya, saya akan koordinasi dengan PB lain, untuk berbagi pengalaman," terangnya. (esa/kny)
Alhasil, Rivai kini menggantikan Marsekal Muda Muhammad Basri Sidehabi. Selain masa jabatannya berakhir, Basri pun menolak kembali memimpin PB PSTI, karena menduduki jabatan sebagai Vice President di federasi sepak takraw seluruh dunia (ISTAF).
Usai terpilih, Anjas mengatakan segera melakukan konsolidasi organisasi. "Sebagai orang baru tentunya saya akan melakukan komunikasi dan konsolidasi internal terlebih dahulu. Saya akan meminta masukan dari banyak pihak agar bisa membentuk kabinet yang memiliki komitmen yang sama untuk memajukan takraw," ujar Anjas yang sempat memegang jabatan Sekjen PB PSTI (periode 2008-2012) selama enam bulan.
Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai pengacara tersebut mengatakan, sesuai amanat Munas langkah selanjutnya yang akan dilakukannya adalah membentuk kepengurusan.
"Sebulan dari sekarang saya sudah harus membentuk kepengurusan. Saya harus menyiapkan pengurus yang mengerti bagaimana mengurus sepak takraw dengan baik. Ini akan menjadi PR buat saya karena tidak mudah mencari figur. Karena kalau salah, akan sulit memperbaikinya," tuturnya.
Dalam membentuk kepengurusan PB PSTI periode 2013-2017, Anjas selaku Ketua Formatur akan dibantu oleh enam anggota formatur lainnya, yakni Safrisal (Sumatera Barat), Nasrudin (Kalimantan Tengah), Hj Farida (Jawa Tengah), Saleh Gotang (Sulawesi Selatan), Muhammad Saber (prerogatif Ketua Umum terpilih), Isnanta (dari unsur PB demisioner).
Terkait program pembinaan atlet, Anjas berjanji dalam kurun masa baktinya memimpin PB PSTI. Selain itu, akan membuat langkah-langkah terobosan untuk bisa mencetak atlet handal. Termasuk, gencar mempopulerkan olahraga sepak takraw ke seluruh Indonesia, serta mencari kiat untuk bisa 'menjual' takraw kepada perusahaan-perusahaan yang diharapkan bisa menjadi sponsor.
Menyoal proses pencairan dana dari pemerintah yang selama ini sering kali menjadi kendala bagi PB PSTI dalam mempersiapkan atletnya menuju even internasional, menurut Anjas, dirinya akan berkoordinasi dengan PB dari cabang lain demi mencari solusi yang diharapkan bisa menjawab persoalan.
"Kadang saya tidak mengerti kenapa proses pencairan dana bantuan dari pemerintah itu menjadi sangat sulit, padahal sudah dianggarkan dan sifatnya untuk mengharumkan nama bangsa. Nantinya, saya akan koordinasi dengan PB lain, untuk berbagi pengalaman," terangnya. (esa/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Lain Lain 22 Mei 2024 12:46Pengertian Permainan Olahraga Bola Besar, Contoh, dan Manfaatnya
-
Lain Lain 16 Mei 2024 12:295 Teknik Dasar Sepak Takraw dan Cara Melakukannya
-
Lain Lain 28 Maret 2024 12:14Sepak Takraw: Sejarah Asal, Ukuran Bola, dan Aturan Mainnya
-
Lain Lain 21 Maret 2024 12:275 Olahraga Tradisional Indonesia: Sehat, Asyik, dan Seru!
-
Olahraga Lain-Lain 4 Oktober 2023 12:31Asian Games 2023: Sepak Takraw Quadrant Putri Sabet Perak
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 17:30Prediksi Argentina vs Honduras 7 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 17:15Canda Purbaya Soal Isu Mundur Jadi Menkeu: Saya Sukanya Maju
-
Liputan6 5 Juni 2026 17:00
IHSG Bergejolak, Dana Kelolaan Reksa Dana Sentuh Rp 685,78 Triliun
-
Liputan6 5 Juni 2026 16:20
IHSG Ditutup di 5.594, 626 Saham Tertekan
-
Liputan6 5 Juni 2026 16:10Richard Lee Segera Disidangkan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4878682/original/015534800_1719648934-260529_opini_Laksamana_Sukardi___.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523351/original/063455500_1772803904-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Maret_2026c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7832366/original/040684500_1780652601-1000001883.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7830423/original/021594800_1780650626-525d950c-b503-4f69-9100-66705ef8a6b0.jpeg)
