Daud Yordan Target Menang Atas Caballero

Daud Yordan Target Menang Atas Caballero
- Petinju asal Kalimantan Barat Daud "Cino" Yordan membidik kemenangan atas petinju asal Panama Celestino Caballero pada perebutan gelar juara dunia WBA interim di Sunrise City Miami, Florida, Amerika Serikat, 11 April mendatang.

Untuk meraih gelar juara dunia itu, katanya, diperlukan kerja keras serta persiapan yang matang karena lawan yang akan dihadapi adalah juara super WBO kelas 55 kg, meski saat ini harus naik kelas menjadi 57 kg.

"Saya telah mempelajari beberapa rekaman pertandingan Caballero dan telah mengetahui beberapa kelemahan dia. Saya yakin mampu menang tanpa harus menunggu 12 ronde," katanya di sela kunjungannya ke Kantor Menpora Jakarta, Senin.

Menurut dia, Caballero adalah petinju yang memiliki tipikal pekerja keras dan pukulannya juga keras. Untuk mengalahkan petinju asal Panama itu, menurutnya, dia memerlukan persiapan khusus agar mampu mengimbanginya.

Selain mempersiapkan fisik dan mental, katanya, untuk memenangkan pertandingan tersebut perlu dukungan semua pihak termasuk pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia. Apalagi perebutan gelar juara dunia itu dilaksanakan di Amerika Serikat.

"Ada kebanggaan khusus jika saya mampu menang. Saya akan menjadi petinju pertama Indonesia yang mampu merebut juara di negara kiblat tinju dunia itu," katanya dengan serius.

Bertanding di Amerika Serikat bagi Daud "Cino" Yordan bukan masalah lagi. Selama karirnya di tinju profesional, dia sudah bertanding di Negeri Paman Sam itu sebanyak dua kali yakni di Las Vegas dan Kalifornia.

Ia menambahkan, dengan persiapan yang telah dijalankannya, pihaknya optimistis mampu meraih gelar juara dunia WBA interim dan akan mempersembahkan juara ini bagi bangsa dan negara.

Selama karirnya, Daud "Cino" Yordan (22) yang merupakan petinju muda kebanggaan Indonesia, telah menjalani 26 pertandingan dengan 19 kali menang KO, 5 menang angka dan satu kali draw.

Sedangkan calon lawannya yaitu Celestino Caballero (33) memiliki rekor 34 kali bertanding, 22 menang KO, 10 menang angka dan dua kali kalah.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Andi Mallarangeng menyatakan sangat mendukung upaya petinju Daud "Cino" Yordan untuk merebut juara dunia WBA interim.

"Pemerintah jelas mendukung kegiatan ini. Jika menjadi juara, bukan hanya petinjunya yang bangga. Tetapi bangsa dan negara Indonesia juga," katanya.

Menurut dia, dengan menjadi juara dunia bukan hanya popularitas yang akan diperoleh, namun akan berdampak pula terhadap honor yang akan diperoleh oleh sang petinju.

Pada perebutan gelar juara dunia WBA interim melawan petinju asal Panama Celestino Caballero, Daud "Cino" Yordan akan mendapatkan bayaran sebesar 50 ribu dolar Amerika. (ant/cax)

Berita Terkait