
Bola.net - Pengurus Besar Federasi Karate-Do Indonesia (PB FORKI) menjanjikan bonus bagi para atlet yang mampu meraih medali dalam kejuaraan dunia karate WKF Premier League, di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu-Minggu (23-24/6).
Sekertaris Jenderal (Sekjen) PB FORKI Lumban Sianipar mengatakan, sejauh ini masih belum menentukan nilai bonus yang akan digelontorkan kepada karateka terbaik di kejuaraan tersebut.
"Mengenai jumlahnya, kami masih belum bisa menentukan. Tapi yang pasti, nilainya cukup besar dan membahagiakan," kata Lumban kepada Bola.net.
Dilanjutkannya, pembagian bonus di setiap event bergengsi, wajib diprogramkan PB FORKI. Sebab, dikatakannya, harus diakui jika pemberian bonus dapat dijadikan cambuk bagi atlet untuk tampil maksimal kala bertanding.
"Adanya bonus, tentunya membuat daya juang dan semangat bertanding para atlet menjadi berlipat. Kami berharap, para atlet tidak perlu khawatir soal besaran bonus. Sebab, sudah menjadi komitmen dari PB FORKI," ungkapnya.
Sementara itu, pihaknya berharap cabang karate dapat dipertandingkan di ajang multi-event olahraga terbesar dunia, yakni Olimpiade. Karena itu, setiap kejuaraan dunia layaknya WKF Premier League, harus dijalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab.
"Karate seharusnya bisa mendunia. Kami sangat berharap, hal tersebut dapat segera terwujud," terangnya.
Terpisah, jelang pertandingan digelar, para wasit dari berbagai negara juga mendapat pembekalan mengenai aturan baru dalam kejuaraan karate.
Sekertaris Jenderal (Sekjen) PB FORKI Lumban Sianipar mengatakan, sejauh ini masih belum menentukan nilai bonus yang akan digelontorkan kepada karateka terbaik di kejuaraan tersebut.
"Mengenai jumlahnya, kami masih belum bisa menentukan. Tapi yang pasti, nilainya cukup besar dan membahagiakan," kata Lumban kepada Bola.net.
Dilanjutkannya, pembagian bonus di setiap event bergengsi, wajib diprogramkan PB FORKI. Sebab, dikatakannya, harus diakui jika pemberian bonus dapat dijadikan cambuk bagi atlet untuk tampil maksimal kala bertanding.
"Adanya bonus, tentunya membuat daya juang dan semangat bertanding para atlet menjadi berlipat. Kami berharap, para atlet tidak perlu khawatir soal besaran bonus. Sebab, sudah menjadi komitmen dari PB FORKI," ungkapnya.
Sementara itu, pihaknya berharap cabang karate dapat dipertandingkan di ajang multi-event olahraga terbesar dunia, yakni Olimpiade. Karena itu, setiap kejuaraan dunia layaknya WKF Premier League, harus dijalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab.
"Karate seharusnya bisa mendunia. Kami sangat berharap, hal tersebut dapat segera terwujud," terangnya.
Terpisah, jelang pertandingan digelar, para wasit dari berbagai negara juga mendapat pembekalan mengenai aturan baru dalam kejuaraan karate.
Berdasar aturan yang dikeluarkan mulai awal tahun 2012, sekitar 60 persen telah berubah.
Misalnya, wasit yang sebelumnya boleh mengambil poin, sekarang tidak diperbolehkan. Hal tersebut boleh dilakukan oleh minimal dua orang juri. Adapun, wasit hanya boleh menghukum saja (esa/end)
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 23 Juni 2012 16:23 -
Olahraga Lain-Lain 19 Juni 2012 09:35 -
Olahraga Lain-Lain 13 Juni 2012 10:03
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Maret 2026 20:00 -
Liga Spanyol 6 Maret 2026 20:00 -
Bola Indonesia 6 Maret 2026 19:50 -
Tim Nasional 6 Maret 2026 19:47 -
Liga Italia 6 Maret 2026 19:45 -
Liga Inggris 6 Maret 2026 19:44
BERITA LAINNYA
-
olahraga lain lain 4 Maret 2026 20:54 -
olahraga lain lain 3 Maret 2026 14:09 -
olahraga lain lain 1 Maret 2026 00:28 -
olahraga lain lain 28 Februari 2026 14:33 -
olahraga lain lain 28 Februari 2026 12:26 -
olahraga lain lain 27 Februari 2026 12:13
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523330/original/003419800_1772801651-WhatsApp_Image_2026-03-06_at_19.42.27.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523303/original/014091800_1772801020-260588.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523289/original/085319700_1772799874-IMG_2126.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523266/original/008018700_1772798368-IMG_8865.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523084/original/092448800_1772788632-Jepretan_Layar_2026-03-04_pukul_16.12.24.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3053460/original/085562800_1582011008-20200218-Layanan-Lansia-dan-Disabilitas-di-Perpustakaan-Nasional-ANGGA-9.jpg)
