
Bola.net - Indonesia akhirnya mendulang medali pertama di OIimpiade 2012. Lifter Eko Yuli Irawan mempersembahkan medali perunggu dari cabang angkat berat kelas 62kg.
Eko membukukan total angkatan 317kg dengan angkatan snatch 145kg dan clean and jerk 172kg yang membuahkan medali perunggu bagi kontingen Indonesia. Itu adalah medali Olimpiade kedua Eko setelah empat tahun lalu di Beijing ia juga menyumbang medali perunggu bagi Merah Putih.
Medali emas diraih lifter Korea Utara Kim Un Guk yang membukukan total angkatan 327kg dengan angkatan snatch 153kg dan clean and jerk 174kg.
Sedangkan medali perak diperoleh lifter Kolombia Oscar Albeiro Figueroa yang menghasilkan total angkatan 317kg dengan snatch 140kg dan clean and jerk 177kg. Meski total angkatannya sama dengan Eko, Oscar memperoleh perak karena berat badannya lebih ringan 13gram.
"Ini prestasi terbaik yang bisa saya peroleh, mungkin memang rejekinya masih perunggu," ujar Eko yang ditemui usai pertandingan di Excel London, Senin malam (Selasa dinihari WIB).
Eko mengaku bersyukur dalam kondisinya yang masih merasakan sakit pada cedera tulang kering kaki kanannya, ia masih mampu menyumbang medali bagi Merah Putih.
Semula ia sudah pasrah ketika lifter Kolombia mampu membuat angkatan clean and jerk 177kg, sementara ia sudah tidak punya kesempatan lagi untuk memperbaiki hasil angkatannya, dan masih ada lifter China Zhang Jie.
"Rekornya dia 179kg," kata Eko mengenai lifter China yang gagal mengangkat beban 178kg.
Sementara itu pelatih Eko, Lukman mengaku bangga dengan prestasi atlet asuhannya itu karena meskipun ia meraih perunggu, sama seperti yang diperolehnya empat tahun lalu di Beijing, prestasinya menyamai peraih medali perak.
Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng yang menyaksikan langsung Eko beraksi, mengucap syukur akhirnya kontingen Indonesia berhasil meraih medali pertama di London.
"Mudah-mudahan ini menjadi pembuka dan pemacu bagi atlet-atlet lain untuk meraih medali perunggu, perah bahkan emas untuk Indonesia," katanya yang seperti dilansir di Antara.
Sementara itu lifter Indonesia lainnya Muhammad Hasbi menempati urutan ketujuh. (ant/opw)
Eko membukukan total angkatan 317kg dengan angkatan snatch 145kg dan clean and jerk 172kg yang membuahkan medali perunggu bagi kontingen Indonesia. Itu adalah medali Olimpiade kedua Eko setelah empat tahun lalu di Beijing ia juga menyumbang medali perunggu bagi Merah Putih.
Medali emas diraih lifter Korea Utara Kim Un Guk yang membukukan total angkatan 327kg dengan angkatan snatch 153kg dan clean and jerk 174kg.
Sedangkan medali perak diperoleh lifter Kolombia Oscar Albeiro Figueroa yang menghasilkan total angkatan 317kg dengan snatch 140kg dan clean and jerk 177kg. Meski total angkatannya sama dengan Eko, Oscar memperoleh perak karena berat badannya lebih ringan 13gram.
"Ini prestasi terbaik yang bisa saya peroleh, mungkin memang rejekinya masih perunggu," ujar Eko yang ditemui usai pertandingan di Excel London, Senin malam (Selasa dinihari WIB).
Eko mengaku bersyukur dalam kondisinya yang masih merasakan sakit pada cedera tulang kering kaki kanannya, ia masih mampu menyumbang medali bagi Merah Putih.
Semula ia sudah pasrah ketika lifter Kolombia mampu membuat angkatan clean and jerk 177kg, sementara ia sudah tidak punya kesempatan lagi untuk memperbaiki hasil angkatannya, dan masih ada lifter China Zhang Jie.
"Rekornya dia 179kg," kata Eko mengenai lifter China yang gagal mengangkat beban 178kg.
Sementara itu pelatih Eko, Lukman mengaku bangga dengan prestasi atlet asuhannya itu karena meskipun ia meraih perunggu, sama seperti yang diperolehnya empat tahun lalu di Beijing, prestasinya menyamai peraih medali perak.
Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng yang menyaksikan langsung Eko beraksi, mengucap syukur akhirnya kontingen Indonesia berhasil meraih medali pertama di London.
"Mudah-mudahan ini menjadi pembuka dan pemacu bagi atlet-atlet lain untuk meraih medali perunggu, perah bahkan emas untuk Indonesia," katanya yang seperti dilansir di Antara.
Sementara itu lifter Indonesia lainnya Muhammad Hasbi menempati urutan ketujuh. (ant/opw)
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 23 September 2025 08:05Eko Yuli Irawan dan Kejayaan Angkat Besi Indonesia di Kancah Dunia
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 22:03Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 22:10Prabowo Sebut Koalisi Pemerintah Senapas, Yakin PDIP Akan Bersama
-
Liputan6 23 Juli 2026 21:37Prabowo Guyon Pengakuan Dosa di Harlah PKB
-
Liputan6 23 Juli 2026 21:15IFG Pangkas 12 Entitas, Bos Danantara Soroti Misinvestment
-
Liputan6 23 Juli 2026 20:30Basarnas: Korban KM Nurul Salsa Jadi 76, Ada Penumpang Batal Berangkat
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305972/original/066888600_1784815774-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_20.52.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305976/original/078346800_1784817430-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_21.30.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305961/original/021053100_1784813706-Foto_Ilustrasi_-_Gedung_IFG__Dok._IFG_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305959/original/066248100_1784813469-906809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305955/original/074292300_1784813114-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_20.15.14.jpeg)
