
Bola.net - Indonesia Sports Summit (ISS) 2025 menjadi panggung penting bagi upaya pemerintah mempercepat transformasi ekosistem olahraga. Dalam konferensi pers di Indonesia Arena, Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyampaikan harapan besar bahwa agenda perdana ini mampu menghadirkan ekosistem olahraga yang lebih sehat dan berkelanjutan. Melalui forum ini, kolaborasi lintas sektor diharapkan mengalir lebih kuat dan terarah.
Sejak awal, Erick menegaskan bahwa pembenahan ekosistem olahraga tidak bisa dilakukan secara parsial. Kebijakan publik yang jelas dan didukung sinergi antarlembaga menjadi fondasi utama. Indonesia Sports Summit 2025 hadir untuk mempertemukan para pemangku kebijakan, pelaku industri, hingga stakeholder ekonomi dalam satu ruang diskusi yang konstruktif. Momentum ini dipandang sebagai landasan untuk membangun masa depan olahraga nasional yang lebih terstruktur.
Erick menjelaskan bahwa transformasi di Kementerian Pemuda dan Olahraga harus dimulai dari internal. “Jadi, nomor satu, kami introspeksi diri, di mana kami bukan memimpin tapi mengayomi. Karena itu, ketika bicara perubahan transformasi yang ada di Kemenpora, yang terpenting kan mindset dari tim saya di Kemenpora. Nah, inilah salah satu summit ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan kementerian lain menjadi kebutuhan mutlak agar berbagai program, termasuk pengembangan student-athlete, bisa berjalan efektif.
Indonesia Sports Summit 2025: Kolaborasi Lintas Sektor dan Peluang Ekonomi Baru

Erick Thohir juga menekankan bahwa dukungan dari para pengambil kebijakan lintas kementerian adalah elemen strategis dalam membangun stabilitas dan pertumbuhan olahraga nasional. “Yang kedua, tidak mungkin juga kami bertransformasi tanpa dukungan pengambil kebijakan. Dari kementerian lain apa, mengenai misalnya student-athlete, kami enggak punya. Kami harus bekerja sama dengan menteri terkait,” kata Erick, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI.
Indonesia Sports Summit 2025 digelar selama dua hari, menghadirkan beragam aktivitas seperti diskusi panel, pameran industri, dan job fair. Seluruh rangkaian acara dirancang untuk membuka peluang baru, memperluas jejaring, sekaligus memperkuat rantai ekonomi dalam industri olahraga. Forum ini tidak hanya menstimulasi dialog, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk merumuskan langkah konkret menuju ekosistem olahraga yang progresif.
Partisipasi berbagai entitas olahraga tingkat nasional dan internasional memberi warna tersendiri pada penyelenggaraan ISS 2025. Kehadiran organisasi besar seperti FIFA, Garena, hingga PT GSI menunjukkan komitmen industri untuk terlibat dalam pengembangan olahraga Indonesia. Forum komunikasi yang tercipta diharapkan mampu menghasilkan kolaborasi yang berkelanjutan dan berdampak nyata.
Dengan keterlibatan multipihak dan energi baru dalam tata kelola olahraga, ISS 2025 diharapkan menjadi titik awal transformasi besar. Kolaborasi yang sehat, kebijakan yang solid, dan mindset yang diperbarui diyakini dapat membawa ekosistem olahraga Indonesia ke level yang lebih kompetitif dan berdaya saing tinggi.
Sumber: Antara
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 07:26Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 13:00Prabowo Ungkap Tujuan Bangun Sekolah Rakyat
-
Liputan6 7 Juni 2026 12:55Momen Prabowo Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat Bali
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
MOST VIEWED
Indonesia Jadi Tuan Rumah 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026, Bali Siap Sambut Ratusan Atlet Asia
Saksikan NEX Road to Champion Vol. 3 Live Streaming Hanya di Vidio
Rekor Nasional Tercipta di Indonesia Short Course Emerging Series 2026
Indonesia Short Course Emerging Series 2026 Resmi Bergulir, Perkuat Regenerasi Atlet Renang Nasional
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974396/original/058528600_1780811156-Prabowo_Makan_SIang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974337/original/065800100_1780811112-Prabowo_Makan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
