
Bola.net - Penyelenggaraan Asian Games (AG) 2014, di Incheon, Korea Selatan (Korsel), dikeluhkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo. Hal tersebut di antaranya tercermin dalam cabang olahraga Equestrian, Sabtu (20/9).
"Saya lihat sendiri ketidaksiapan panitia. Banyak penonton yang masih diperbolehkan masuk padahal atlet kuda Indonesia sudah akan mulai bertanding. Hasilnya, Indonesia hanya meraih 63 poin. Padahal, di SEA Games mampu meraih 71 poin," katanya. "Bahkan, persoalan manajer berkuda yang harusnya Prasetiono Sumiskum, diganti oleh KOI secara sepihak. Ini lantaran dia pernah jadi saksi di persidangan gugatan KONI terhadap KOI. Karena itu, Prasetyono tidak diberikan ID card."
Dengan kondisi demikian, Roy meminta agar tidak menyalahkan atlet karena gagal penuhi target. Selain merasa dicurangi pihak panitia, Roy juga menyebut bahwa konflik masalah berkelanjutan dari KONI-KOI juga dapat memberatkan langkah para atlet Indonesia untuk berusaha mendulang medali di Incheon.
"Masih banyak sekali yang saya temukan saat di lapangan. Jadi, jangan kaget dengan hasil prestasi di Incheon nanti. Saya melihat buruknya koordinasi. Bahkan ofisial berkuda harus menyediakan makanannya sendiri. Kami dari Kemenpora sudah mencairkan semua anggaran dan itu semua dikelola KOI. Tapi yang terjadi di lapangan, mereka harus mencari makan sendiri," tutupnya. (esa/kny)
"Saya lihat sendiri ketidaksiapan panitia. Banyak penonton yang masih diperbolehkan masuk padahal atlet kuda Indonesia sudah akan mulai bertanding. Hasilnya, Indonesia hanya meraih 63 poin. Padahal, di SEA Games mampu meraih 71 poin," katanya. "Bahkan, persoalan manajer berkuda yang harusnya Prasetiono Sumiskum, diganti oleh KOI secara sepihak. Ini lantaran dia pernah jadi saksi di persidangan gugatan KONI terhadap KOI. Karena itu, Prasetyono tidak diberikan ID card."
Dengan kondisi demikian, Roy meminta agar tidak menyalahkan atlet karena gagal penuhi target. Selain merasa dicurangi pihak panitia, Roy juga menyebut bahwa konflik masalah berkelanjutan dari KONI-KOI juga dapat memberatkan langkah para atlet Indonesia untuk berusaha mendulang medali di Incheon.
"Masih banyak sekali yang saya temukan saat di lapangan. Jadi, jangan kaget dengan hasil prestasi di Incheon nanti. Saya melihat buruknya koordinasi. Bahkan ofisial berkuda harus menyediakan makanannya sendiri. Kami dari Kemenpora sudah mencairkan semua anggaran dan itu semua dikelola KOI. Tapi yang terjadi di lapangan, mereka harus mencari makan sendiri," tutupnya. (esa/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 21 November 2014 21:16 -
Bola Indonesia 29 Oktober 2014 01:30 -
Olahraga Lain-Lain 9 Oktober 2014 16:45 -
Olahraga Lain-Lain 6 Oktober 2014 21:15 -
Olahraga Lain-Lain 6 Oktober 2014 21:05
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 11 Maret 2026 00:05 -
Bola Indonesia 10 Maret 2026 23:05 -
Liga Champions 10 Maret 2026 23:05 -
Bola Dunia Lainnya 10 Maret 2026 23:01 -
Liga Champions 10 Maret 2026 22:58 -
Liga Inggris 10 Maret 2026 22:44
BERITA LAINNYA
-
olahraga lain lain 4 Maret 2026 20:54 -
olahraga lain lain 3 Maret 2026 14:09 -
olahraga lain lain 1 Maret 2026 00:28 -
olahraga lain lain 28 Februari 2026 14:33 -
olahraga lain lain 28 Februari 2026 12:26 -
olahraga lain lain 27 Februari 2026 12:13
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5527031/original/096301600_1773160324-IMG-20260310-WA0057.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5527027/original/093684900_1773159141-IMG-20260310-WA0036.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5527010/original/076265600_1773156322-Potret_babak_pertama___1_.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5527011/original/007828600_1773156429-IMG_0523.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3073545/original/015260600_1583901805-20200311-Corona-Menyebar_-Bandara-di-Thailand-Jadi-Lengang-AFP-2.jpg)
