
Bola.net - Kabar gembira datang dari Tokyo, venue tuan rumah Olimpiade 2020 untuk masyarakat Indonesia. Lifter putri Indonesia, Windy Cantika Aisah berhasil meraih medali pertama untuk kontingen Indonesia di Olimpiade tahun ini.
Windy Cantika Aisah menjadi atlet pertama Indonesia yang berhasil menyumbangkan medali di Olimpiade Tokyo 2020. Turun di cabang olahraga angkat besi kelas 49 kg putri, Windy Cantika Aisah membuat total angkatan 194 kg.
Peraih medali emas SEA Games 2018 ini hanya kalah dari wakil China, Zhihui Hou yang berhasil meraih medali emas, dan wakil India, Chanu Saikhom Mirabai yang berhasil meraih medali perak.
Atlet kelahiran Bandung, 19 tahun lalu tersebut sebelumnya menghadapi berbagai kejuaraan yang dilaluinya untuk dapat lolos ke Olimpiade.
Ia berhasil lolos kualifikasi Olimpiade 2020 setelah memenangkan medali perunggu di ajang IWF Junior World Championship di Uzbekistan pada Mei 2021 kemarin.
Lalu apa saja kejuaraan-kejuaraan yang Windy Cantika Aisah ikuti dalam proses perjuangannya mendapatkan tiket Olimpiade 2020? Berikut ulasannya.
Kejuaraan Asia 2019 di China

Laga pertama yang Windy lakoni dalam perjalanannya merebut tiket Olimpiade Tokyo adalah Kejuaraan Asia, yang diselenggarakan pada 2019 kemarin di China. Laga itu diselenggarakan di Ningbo, China pada 18 sampai 28 April 2019 dan diikuti oleh 214 atlet dari 27 negara.
Saat itu, ia tampil dalam pertandingan snatch dan clean and jerk. Ia berhasil menorehkan total angkatan sebesar 177 kg di mana 80 kg berasal dari snatch dan 97 kg berasal dari clean and jerk. Seperti diketahui, Kejuaraan Asia termasuk ke dalam salah satu perhitungan poin kualifikasi Olimpiade.
Kejuaraan Angkat Berat Dunia Junior 2019 di Fiji

Laga selanjutnya yang diikuti Windy adalah Kejuaraan Angkat Berat Dunia Junior pada 2019. Dalam kejuaraan yang digelar di ibukota Fiji, Suva itu, ia berhasil memecahkan youth world record dalam kategori snatch serta clean and jerk.
Saat itu, ia mencatat snatch sebesar 81 kg, clean and jerk sebesar 98 kg, dan total angkatan sebesar 179 kg. Ia memecahkan rekor dunia junior atas namanya sendiri, usai sebelumnya menorehkan catatan sebesar 177 kg pada ajang Kejuaraan Asia di China. Di ajang itu, ia jadi runner up, hanya terpaut 12 kg dari Zhao Jinhong, lifter asal China.
Kejuaraan Angkat Berat Dunia 2019 di Thailand

Tak puas dengan hasilnya di Kejuaraan Angkat Berat Dunia Junior 2019 di Fiji, Windy lantas membuktikan dirinya dengan catatan total angkatan sebesar 182 kg. Total angkatan tersebut terdiri dari 82 kg snatch dan 100 kg clean and jerk.
Saat itu, ia memang tidak memenangkan medali. Namun ajang tersebut berhasil memecahkan rekor atas dirinya sendiri dari ajang-ajang sebelumnya. Seperti diketahui, saat itu medali yang diperoleh oleh Indonesia diraih oleh Lisa Setiawati dan Eko Yuli Irawan.
Kejuaraan Asia Junior 2019 di Korea Utara
Pada ajang Kejuaraan Asia Junior yang dilaksanakan di ibukota Korea Utara, Pyongyang, Windy kembali berhasil memecahkan rekornya. Ia memperoleh total angkatan sebesar 186 kg di mana snatch sebesar 84 kg dan clean and jerk sebesar 102 kg.
Pada ajang tersebut, ia memperoleh satu medali emas dan dua perak di kelas 49 kg. Tidak hanya itu, ia berhasil mencetak rekor kategori youth dari rekor sebelumnya saat di China.
SEA Games 2019 di Filipina

Puncak prestasi yang diraih Windy adalah medali emas SEA Games 2019 di kelas 49 kg putri. Ia mendapatkan medali emas usai berhasil mendapatkan total angkatan sebesar 190 kg di mana 86 kg berasal dari snatch dan dan 104 kg berasal dari clean and jerk.
Windy berhasil mengalahkan Pyae Pyae Phyo dari Myanmar dan Ngo Thi Quyen dari Vietnam. Hal tersebut juga berhasil memecahkan rekor dunia di kelas 49 kg junior.
Kejuaraan Angkat Berat Dunia di Uzbekistan
Windy dinyatakan lolos tiket Olimpiade usai mengikuti Ajang Kejuaraan Angkat Berat yang diselenggarakan di Tashkent, Uzbekistan. Lifter putri ini berhasil mendapatkan medali emas pada ajang junior dan medali perunggu pada level senior.
Di kelas junior, ia menorehkan catatan 191 kg secara total, di mana 86 kg berasal dari snatch dan 105 kg berasal dari clean and jerk. Sedangkan pada kelas senior, ia mencatat angkatan total sebesar 189 kg secara total, di mana 87 kg berasal dari snatch dan 102 berasal dari clean and jerk.
Itulah perjalanan panjang Windy Cantika Aisah dalam mendapatkan tiket Olimpiade Tokyo. Dukung Windy bertanding dengan menyaksikan live streaming Olimpiade Tokyo 2020 gratis melalui aplikasi Vidio.
Disadur dari: Bolacom (Andrya Nabil/Rizki Hidayat) | Dipublikasi: 13 Juli 2021
Jangan Lewatkan Ini Bolaneters
- Momen Windy Cantika Aisah Pastikan Indonesia Meraih Medali Pertama Olimpiade 2020
- Olimpiade Tokyo 2020: Medali Pertama Indonesia, Windy Cantika Raih Perunggu di Angkat Besi
- Highlights Bulutangkis Olimpiade 2020: Awal Manis Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi
- Highlights Bulutangkis Olimpiade 2020: Lewat Rubber Game, Praveen/Melati Kalahkan Simon Leung/Gronya
- Highlights Bulutangkis Olimpiade 2020: Greysia Polii/Apriyani Kalahkan Pasangan Malaysia
- Hasil Bulu Tangkis Olimpiade 2020: Awal Manis Kevin/Marcus di Grup Neraka
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 September 2026 00:53Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
-
Liga Inggris 7 September 2026 00:27Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
-
Liga Italia 6 September 2026 23:59Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
-
Liga Italia 6 September 2026 23:45Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
-
Liga Spanyol 6 September 2026 23:30Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 7 September 2026 04:25Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
-
Liga Inggris 7 September 2026 00:53Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
-
Liga Inggris 7 September 2026 00:27Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
-
Liga Italia 6 September 2026 23:59Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
-
Liga Italia 6 September 2026 23:45Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
-
Liga Spanyol 6 September 2026 23:30Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
BERITA LAINNYA
-
olahraga lain lain 28 Agustus 2026 20:54Mulai Rp 69 Ribu! Pay Per View Byon Combat Showbiz 8 Saksikan di Vidio
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)
