
Bola.net - Target menjadi Norma Grand Master (WGM) untuk ketiga kalinya, kembali diapungkan pecatur muda Medina Warda Aulia dalam Kejuaraan Indonesia Open Chase Champions (IOCC), di Hotel Sahid, Jakarta, pada 10-17 Oktober 2012.
Pelajar SMP Negeri 1 Bekasi tersebut berharap, bisa meraih prestasi di usia yang baru menginjak 15 tahun. Anak ketiga dari enam bersaudara tersebut mengaku, terus fokus dalam setiap pertandingan agar memperoleh hasil yang dibanggakan.
Hal tersebutlah yang menjadi bekal Medina dalam menghadapi setiap lawan. Misalnya, ketika harus bertemu dengan tiga lawan dari negara yang berbeda, dan mengumpulkan poin antara 6,5 sampai 7, atau 6 poin bila bertemu lawan dengan rating performa 2400-an.
"Semakin tinggi rating performa, tentunya semakin berat kualitas lawannya. Namun, itulah yang membuat saya terpacu untuk selalu berhasil dalam memenangkan pertandingan," ujar peraih Norma WGM pertama di akhir 2011 ketika menjuarai kejuaraan catur wanita ASEAN ke-2 di Singapura dan WGM kedua dalam kejuaraan catur internasional 2012 di Satka, Rusia tersebut.
Tidak mengejutkan bila pada 5 Oktober lalu, Medina mendapatkan hadiah besar dari Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi), Hashim Djojohadikusumo setelah tampil di ajang bergengsi Kejuaraan Dunia Catur Junior U-20, di Athena, Agustus lalu. Medina meraih hadiah bersama Chelsie Monica Sihite, Susanto Megaranto dan beberapa pecatur lainnya.
"Awalnya, saya ingin menguji idealisme dan patriotisme mereka serta melihat apakah atlet kita berjuang tanpa pamrih. Hasilnya, saya bangga mereka telah menunjukan kecintaan, tanpa dorongan uang," tutur Hashim Djojohadikusumo.
Putra kedua begawan ekonomi Indonesia Sumitro Djojohadikusumo tersebut menambahkan, Medina, Chelsie, Chitra beserta pecatur cilik lainnya menjadi harapan baru munculnya pahlawan olahraga yang kembali mengharumkan nama bangsa.
Pujian bagi Medina, ternyata tidak hanya datang dari Hashim Djojohadikusumo, melainkan seorang Grandmaster Wanita dan mantan juara Dunia, Susan Polgar, menaruh perhatian khusus dalam blog pribadinya.
"Apabila Medina berhasil meraih norma ketiganya, maka akan menorehkan sejarah baru sebagai pecatur termuda di Indonesia yang meraih Grand Master Wanita," sambung Kristianus Liem, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB Percasi. (esa/dzi)
Pelajar SMP Negeri 1 Bekasi tersebut berharap, bisa meraih prestasi di usia yang baru menginjak 15 tahun. Anak ketiga dari enam bersaudara tersebut mengaku, terus fokus dalam setiap pertandingan agar memperoleh hasil yang dibanggakan.
Hal tersebutlah yang menjadi bekal Medina dalam menghadapi setiap lawan. Misalnya, ketika harus bertemu dengan tiga lawan dari negara yang berbeda, dan mengumpulkan poin antara 6,5 sampai 7, atau 6 poin bila bertemu lawan dengan rating performa 2400-an.
"Semakin tinggi rating performa, tentunya semakin berat kualitas lawannya. Namun, itulah yang membuat saya terpacu untuk selalu berhasil dalam memenangkan pertandingan," ujar peraih Norma WGM pertama di akhir 2011 ketika menjuarai kejuaraan catur wanita ASEAN ke-2 di Singapura dan WGM kedua dalam kejuaraan catur internasional 2012 di Satka, Rusia tersebut.
Tidak mengejutkan bila pada 5 Oktober lalu, Medina mendapatkan hadiah besar dari Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi), Hashim Djojohadikusumo setelah tampil di ajang bergengsi Kejuaraan Dunia Catur Junior U-20, di Athena, Agustus lalu. Medina meraih hadiah bersama Chelsie Monica Sihite, Susanto Megaranto dan beberapa pecatur lainnya.
"Awalnya, saya ingin menguji idealisme dan patriotisme mereka serta melihat apakah atlet kita berjuang tanpa pamrih. Hasilnya, saya bangga mereka telah menunjukan kecintaan, tanpa dorongan uang," tutur Hashim Djojohadikusumo.
Putra kedua begawan ekonomi Indonesia Sumitro Djojohadikusumo tersebut menambahkan, Medina, Chelsie, Chitra beserta pecatur cilik lainnya menjadi harapan baru munculnya pahlawan olahraga yang kembali mengharumkan nama bangsa.
Pujian bagi Medina, ternyata tidak hanya datang dari Hashim Djojohadikusumo, melainkan seorang Grandmaster Wanita dan mantan juara Dunia, Susan Polgar, menaruh perhatian khusus dalam blog pribadinya.
"Apabila Medina berhasil meraih norma ketiganya, maka akan menorehkan sejarah baru sebagai pecatur termuda di Indonesia yang meraih Grand Master Wanita," sambung Kristianus Liem, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB Percasi. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 12 Oktober 2012 19:22
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 11 Mei 2026 21:15 -
Bola Indonesia 11 Mei 2026 21:02 -
Bola Indonesia 11 Mei 2026 20:58 -
Liga Inggris 11 Mei 2026 20:45 -
Liga Italia 11 Mei 2026 20:45 -
Liga Spanyol 11 Mei 2026 20:15
BERITA LAINNYA
-
olahraga lain lain 11 Mei 2026 13:15 -
olahraga lain lain 11 Mei 2026 08:32 -
olahraga lain lain 11 Mei 2026 08:20 -
olahraga lain lain 10 Mei 2026 06:50 -
olahraga lain lain 8 Mei 2026 15:15 -
olahraga lain lain 6 Mei 2026 09:46
HIGHLIGHT
- 5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas...
- Jose Mourinho ke Real Madrid Lagi? 7 Pelatih yang ...
- 10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
- 7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
- Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
- 9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
- Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...













:strip_icc()/kly-media-production/medias/5574908/original/045407300_1777993198-InShot_20260505_200115982.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5672869/original/084113200_1778507208-Masih_Ada_Waktu__Maksimalkan_Setiap_Sentuhan____BorneoFC__Samarinda__Manyala__SuperLeague.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5511131/original/019970700_1771892083-1000777547.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567586/original/033632700_1777289445-InShot_20260427_164554505.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467278/original/076680700_1767869290-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5672832/original/012907100_1778500056-IMG_3476.jpeg)
