FOLLOW US:


Realisasi Anggaran Tahun 2020 Lewati Target, Kemenpora Dapat Apresiasi Komisi X DPR

15-01-2021 06:45

 | Ari Prayoga

Realisasi Anggaran Tahun 2020 Lewati Target, Kemenpora Dapat Apresiasi Komisi X DPR
Menpora RI, Zainudin Amali © Kemenpora

Bola.net - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menggelar rapat kerja (raker) dengan Komisi X DPR secara virtual, Kamis (14/1/2021). Dalam raker tersebut, menteri asal Gorontalo ini menyampaikan realisasi anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Tahun 2020.

Dari total pagu sebesar Rp 1.175.868.688.000, telah terealisasi sebesar Rp 1.118.698.066.160, atau 95,14 persen. Pencapaian tersebut merupakan yang tertinggi bagi Kemenpora dalam lima tahun terakhir, di mana sebelumnya hanya berkisar 80-89 persen.

“Sesuai kesimpulan rapat kerja dengan Komisi X DPR pada 2 Desember 2020, Kemenpora menyampaikan target realisasi anggaran Kemenpora Tahun 2020 adalah 95 persen. Kami mampu menepati janji kami dengan capaian realisasi anggaran dimaksud mencapai 95,14 persen,” ujar Menpora, dalam rilis yang diterima Bola.net, Jumat (15/1).

Dalam pelaksanaan kegiatan, Menpora menegaskan bahwa pihaknya menerapkan kehati-hatian. Mengingat, banyak agenda yang ditunda atau direvisi karena pandemi COVID-19 yang masih melanda Indonesia.

Beberapa kegiatan prioritas pada 2020 juga ditunda pelaksanaannya ke tahun ini. Seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) di Papua, hingga Olimpiade dan Paralimpiade di Jepang.

“Sehingga dilakukan revisi untuk efisiensi dan elektifitas pelaksanaan anggarannya. Lalu, ada juga catatan atas realisasi tersebut yaitu capaian realisasi Tahun 2020 dimaksud, akan menjadi pemacu kami dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kami peroleh pada tahun 2019 lalu,” ucap Menpora.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters

1 dari 2

Dapat Apresiasi

Realisasi daya serap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2020 Kemenpora mendapat apresiasi dari Komisi X DPR. Dua di antaranya dari Wakil Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian dan Agustina Wilujeng Pramestuti.

“Terima kasih Pak Menpora. Ini sungguh luar biasa. Kami sangat mengapresiasi capaian tersebut. Semoga tahun ini bisa lebih baik lagi,” tutur Hetifah.

“Komisi X DPR tentunya mengapresiasi realisasi daya serap Kemenpora tahun 2020. Semoga ini bisa dipertahankan, dan kami juga mendorong Kemenpora untuk mempertahankan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)," timpal Agustina.

2 dari 2

Kantongi Opini WTP Setelah 10 Tahun Menunggu

Opini WTP dari BPK didapat Kemenpora pada 22 Juli 2020 atas laporan keuangan tahun 2019. Pencapaian itu cukup prestisius lantaran didapat setelah 10 tahun menunggu.

Predikat tersebut terakhir kali dikantungi Kemenpora pada 2009. Setelah itu, berturut-turut hanya menerima opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), bahkan pada 2015 dan 2016 mengalami keterpurukan dengan menyandang opini Tidak Menyatakan Pendapat (TMP) atau Disclaimer.

Adapun, opini WTP akan diterbitkan BPK jika perusahaan atau pemerintah dianggap telah menyelenggarakan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik. Kalau ada kekeliruan, kesalahannya dianggap tidak material dan tak berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan.

(Bola.net/Fitri Apriani)