
Bola.net - Masuknya Track Team Astana menjadi daya tarik tersendiri bagi penyelenggara Jawa Pos-Polygon Tour de East Java (TdEJ). Setidaknya tim elite asal Kazakhstan itu telah mengirimkan enrollment ke meja penyelenggara.
Dari nama-nama yang disertakan dalam keikutsertaan tahun ini adalah Alexey Lyalko, Artyom Zakharov, Ivan Tsissaruk, Nikita Panassenko dan Dmitry Lukyanov. Sementara tiga ofisial yang disertakan adalah Vadim Kravchenko, Valery Karchin, dan Alexandr Kassilov.
Ketua Yayasan TdEJ, Harijanto Tjondrokusumo mengaku bangga balapan tahun ini diikuti tim elite asal Eropa. "Ini suatu kebanggaan bagi kami, ada peserta elite asal Eropa yang mengikuti ajang ini. Mudah-mudahan kualitas balapan bisa terangkat dengan kehadiran Track Team Astana,” paparnya, Jumat (10/8).
Dia mengaku belum mengetahui kualitas individu dari lima pebalap yang disertakan. Tetapi ia bisa menggambarkan kekuatan tim asal Kazakhstan tersebut. ”Tim kelas non Continental saja kerap merepotkan tim asal Indonesia,” sambungnya.
Berdasarkan data yang diterima pihak penyelenggara, usia rata-rata pebalap Track Team Astana ini baru berusia di bawah 21 tahun. Sementara pebalap tertua adalah Alexey Lyalko, baru berusia 26 tahun.
Masuknya Track Team Astana ini menambah panjang jumlah tim asing yang ambil bagian pada ajang tahun ini. Sebelumnya sudah ada OCBC Singapore Continental Cycling Team, 7 Eleven Racing Team RoadBike Philippines, Team LBC Cycling Philippina, Team Polygon Australia, Terengganu Pro-Asia Cycling Team, Hong Kong-China Team dan Kazakhstan Team.
LPGMA/ American Vynl Philippines, Kuala Lumpur Cycling, CCN Cycling Team dan CTCA Chinese Taipei National Team sudah ambil bagian terlebih dahulu. Saat ini pihak penyelenggara tengah menunggu juara bertahan Tabriz Petrochemical Iran, MNCF Malaysia dan Plan B Racing Team Australia. (psn/kny)
Dari nama-nama yang disertakan dalam keikutsertaan tahun ini adalah Alexey Lyalko, Artyom Zakharov, Ivan Tsissaruk, Nikita Panassenko dan Dmitry Lukyanov. Sementara tiga ofisial yang disertakan adalah Vadim Kravchenko, Valery Karchin, dan Alexandr Kassilov.
Ketua Yayasan TdEJ, Harijanto Tjondrokusumo mengaku bangga balapan tahun ini diikuti tim elite asal Eropa. "Ini suatu kebanggaan bagi kami, ada peserta elite asal Eropa yang mengikuti ajang ini. Mudah-mudahan kualitas balapan bisa terangkat dengan kehadiran Track Team Astana,” paparnya, Jumat (10/8).
Dia mengaku belum mengetahui kualitas individu dari lima pebalap yang disertakan. Tetapi ia bisa menggambarkan kekuatan tim asal Kazakhstan tersebut. ”Tim kelas non Continental saja kerap merepotkan tim asal Indonesia,” sambungnya.
Berdasarkan data yang diterima pihak penyelenggara, usia rata-rata pebalap Track Team Astana ini baru berusia di bawah 21 tahun. Sementara pebalap tertua adalah Alexey Lyalko, baru berusia 26 tahun.
Masuknya Track Team Astana ini menambah panjang jumlah tim asing yang ambil bagian pada ajang tahun ini. Sebelumnya sudah ada OCBC Singapore Continental Cycling Team, 7 Eleven Racing Team RoadBike Philippines, Team LBC Cycling Philippina, Team Polygon Australia, Terengganu Pro-Asia Cycling Team, Hong Kong-China Team dan Kazakhstan Team.
LPGMA/ American Vynl Philippines, Kuala Lumpur Cycling, CCN Cycling Team dan CTCA Chinese Taipei National Team sudah ambil bagian terlebih dahulu. Saat ini pihak penyelenggara tengah menunggu juara bertahan Tabriz Petrochemical Iran, MNCF Malaysia dan Plan B Racing Team Australia. (psn/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 1 Oktober 2023 16:45Emas Keempat Indonesia di Asian Games 2023 Datang dari Balap Sepeda
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 8 Juni 2026 09:33Prabowo Tunjuk Ketum Partai Buruh Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus
-
Liputan6 8 Juni 2026 05:36Fakta Baru Perilaku Koruptor di Indonesia, Makin Mengkhawatirkan
-
Liputan6 7 Juni 2026 19:39Orang Tua Siswi Sekolah Rakyat Menangis di Hadapan Prabowo
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
MOST VIEWED
Indonesia Jadi Tuan Rumah 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026, Bali Siap Sambut Ratusan Atlet Asia
Saksikan NEX Road to Champion Vol. 3 Live Streaming Hanya di Vidio
Rekor Nasional Tercipta di Indonesia Short Course Emerging Series 2026
Indonesia Short Course Emerging Series 2026 Resmi Bergulir, Perkuat Regenerasi Atlet Renang Nasional
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4411433/original/029651100_1682935761-IMG20230501112847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7763718/original/042993600_1780573631-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7997408/original/031230300_1780835969-IMG-20260607-WA0121.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7995288/original/048154000_1780833479-IMG-20260607-WA0119.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)
