FOLLOW US:


Tingkatkan Kualitas, PJSI Rekrut 2 Pelatih Jepang

29-01-2020 01:44

 | Ari Prayoga

Tingkatkan Kualitas, PJSI Rekrut 2 Pelatih Jepang
© Fitri Apriani

Bola.net - Pengurus PB Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) terus berkomitmen meningkatkan prestasi judo di Tanah Air. Hal itu dilakukan agar judoka Indonesia bisa kembali berjaya di Kawasan Asia Tenggara.

Salah satu caranya adalah dengan mengintesifkan program pelatihan dan pembinaan baik dari tingkat atlet, pelatih, dan pengurus. Untuk itu, PJSI merekrut dua pelatih asal Jepang yaitu Hirofumi Otsuji dan Harukuni Shimoyama.

“Sesuai dengan program kerja yang ada, PJSI mendatangkan sejumlah pelatih utama dari Jepang untuk memberikan masukan strategis dalam hal pembinaan dan peningkatan teknik bagi para judoka yang tergabung dalam pelatnas. Sehingga kedepannya atlet judo Indonesia akan mampu bertanding di level dunia,” ujar Sekjen PJSI, Bachtiar Utomo di Gedung Bulog, Jakarta Selatan, Selasa (28/1/2020).

"Saya senang bisa mendapat kesempatan dari PJSI. Harapan kami satu dua atlet Indonesia bisa lolos ke olimpiade. Kami akan bantu," timpal Hirofumi.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters

1 dari 1

Gelar Seminar

Sementara itu, PJSI akan menggelar seminar dan pelatihan yang bekerjasama dengan Kodokan Institute lewat program Seminar ASEAN Jita Kyoei di Padepokan Judo yang berada di Ciloto Puncak, Jawa Barat. Kodokan Institute, Jepang adalah tempat lahirnya beladiri Judo yang kemudian menyebar ke seluruh dunia.

Seminar nantinya terdiri dari seminar waza dan kata yang kemudian diikuti dengan ujian Penyetaraan DAN dari Kodokan serta pendaftaran sebagai anggota dari Kodokan yang berlaku seumur hidup, dimana sebagai anggota pejudo Indonesia dapat berlatih di Kodokan secara gratis. Selain atlet pelatnas, seminar tersebut juga bakal diikuti oleh judoka dari pengurus provinsi.

"Kami undang mulai dari tingkat provinsi dan tingkat klub, untuk dapat ikut serta dalam seminar dengan harapan pengetahuan dasar dan ilmu kepelatihan judo dapat tersebar dengan merata di seluruh pengurus provinsi,” imbuh Bachtiar.

(Bola.net/Fitri Apriani)