FOLLOW US:

Ketika Asian Games 2018 Satukan Korea Utara dan Korea Selatan

Rabu, 01-08-2018 10:55
Ketika Asian Games 2018 Satukan Korea Utara dan Korea Selatan
Menteri Olahraga dan Kebudayaan Korsel, Do Jong-hwa (dua dari kanan) berbicara di depan atlet Korea bersatu. © AFP

Bola.net - Korea Selatan dan Korea Utara akan berjuang dalam satu bendera di beberapa cabang olahraga Asian Games 2018. Atlet dari kedua negara sendiri saat ini sudah berlatih bersama dan akan membela bendera unifikasi Korea.

Sebagai informasi, Korea Selatan dan Korea Utara dipastikan akan bergabung dalam satu tim di tiga cabang olahraga dan enam kegiatan pada Asian Games 2018.

Tiga cabang yang akan diisi oleh kedua negara itu adalah di olahraga basket, perahu naga dan dayung. Adapun perinciannya, di cabang basket tim gabungan adalah di Basket Putri. Di Perahu Dayung, tim gabungan ada di nomor Pria dan Wanita, pada disiplin Kano dan Kayak. Sedangkan di Dayung Pria ada di disiplin LM4- , LM8+, dan Dayung Wanita LW2X.

Dan berikut adalah beberapa rekaman lensa bagaimana beberapa atlet dari dua negara itu berlatih bersama di Tangeum Lake International Rowing Center, Chungju, Korea Selatan, Selasa (31/7).di bawah satu bendera unifikasi.

Keakraban atlet Korea Selatan dan Korean Utara di sesi latihan bersama di Tangeum Lake International Rowing Center, Chungju, Korea Selatan, Selasa (31/7).

Keakraban atlet Korea Selatan dan Korean Utara di sesi latihan bersama di Tangeum Lake International Rowing Center, Chungju, Korea Selatan, Selasa (31/7).

Atlet Korea Selatan dan Korea Utara latihan kano bersama jelang Asian Games 2018.

Atlet Korea Selatan dan Korea Utara latihan kano bersama jelang Asian Games 2018.

Atlet Korea Selatan dan Korea Utara menjalani latihan bersama jelang Asian Games 2018 di Tangeum Lake International Rowing Center, Chungju, Korea Selatan, Selasa (31/7).

Untuk diketahui, Asian Games ke-18 tahun ini akan digelar mulai tanggal 18 Agustus hingga 2 September di Jakarta dan Palembang dengan memperlombakan 40 Cabang Olahraga, 67 disiplin, dan 463 kegiatan. Sekitar 10.000 atlet akan berkompetisi dari 45 negara.