
- Berkat kemenangan di Misano, San Marino akhir pekan lalu, Andrea Dovizioso kembali peringkat kedua pada klasemen pembalap MotoGP dengan 154 poin. Menurutnya, ini hasil yang sangat positif, namun ia menyadari gelar dunia bukan lagi target realistis.
Usai menjadi runner up tahun lalu, Dovizioso justru kesulitan menjalani paruh pertama musim ini meski sempat memenangi balapan di Qatar. Ia bahkan sempat terhitung tiga kali gagal finis. Meski begitu, ia kembali tampil garang di paruh kedua musim.
Usai rehat musim panas, Dovizioso langsung menggebrak dengan kemenangannya di Brno, Ceko dan finis ketiga di Red Bull Ring, Austria. Setelah balapan di Silverstone, Inggris dibatalkan akibat cuaca buruk, Dovizioso kembali perkasa di Misano.
Misano Sukses Besar Ducati

Dovizioso menyatakan bahwa kemenangannya di Misano sangatlah berarti. Selain ini pertama kalinya ia menang di sirkuit tersebut, ini juga kemenangan pertama Ducati di Misano sejak 2007, serta menandai bahwa Ducati sukses menyapu bersih seluruh Seri Italia musim ini.
Kemenangan di Misano adalah sukses besar bagi Ducati. Ini semua berkat kerja keras, sebagian dari saya dan sebagian lagi dari semua orang yang bekerja dengan saya di tim kami. Kami mampu menjalani balapan dengan jalan pikiran dan ide yang tepat, ungkapnya kepada AS.
Tak Lagi Pikirkan Gelar
Meski naik ke peringkat kedua di klasemen pembalap, Dovizioso mengaku sudah tak lagi membidik gelar dunia pembalap, mengingat ia sudah tertinggal 67 poin dari Marc Marquez dengan enam seri tersisa. Kini, ia hanya ingin fokus membantu Ducati mengalahkan Honda di klasemen konstruktor pabrikan dan tim.
Kami harus meraih kemenangan sebanyak mungkin, karena kami sangat dekat dengan gelar dunia pabrikan dan tim. Tapi soal gelar dunia pembalap, situasinya lebih sulit karena Marc kompetitif di segala kondisi dan mampu membawa Honda mencapai limit dengan mudah. Jadi gelar dunia merupakan target yang sangat sulit bagi kami. Saat menjalani balapan seperti di Misano, saya tak lagi memikirkan gelar, saya hanya ingin menang, ujarnya.
Saat ini, Ducati berada di peringkat kedua pada klasemen pabrikan dengan 233 poin, tertinggal 23 poin dari Honda. Sementara di klasemen tim, Ducati Corse juga berada di peringkat kedua dengan koleksi 284 poin, hanya tertinggal 13 poin dari Repsol Honda.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 April 2026 11:16Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 22 April 2026 17:48 -
Liga Inggris 22 April 2026 17:36 -
Bola Indonesia 22 April 2026 17:35 -
Bola Indonesia 22 April 2026 17:32 -
Liga Inggris 22 April 2026 17:23 -
Liga Inggris 22 April 2026 17:08
HIGHLIGHT
- 9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Mele...
- 5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Ma...
- Beban Finansial Menggunung! 6 Kontrak Terburuk Man...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563234/original/075044000_1776851119-Persis_Solo_vs_Bhayangkara_FC.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506518/original/000454300_1771470864-WhatsApp_Image_2026-02-19_at_10.12.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563151/original/015398300_1776848815-d31552b2-ccbe-44e0-9b3e-6741b552ed09.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5097733/original/080924200_1737101764-b7ca8f33-51db-44de-9286-cb9d453ea223.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558094/original/034365100_1776406046-sapu1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513266/original/057747700_1772008140-WhatsApp_Image_2026-02-25_at_15.17.01.jpeg)

