
Bola.net - - Pasca insiden pit lane MotoGP Ceko yang melibatkan dirinya dan rider Suzuki Ecstar, Andrea Iannone pada hari Minggu (6/8), pembalap Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro ingin Race Direction dan Safety Commission menggodok ulang aturan balapan flag-to-flag di masa depan. Hal ini ia sampaikan kepada Crash.net.
Pada akhir Lap 3, Espargaro masuk ke pit untuk mengganti motor berkat lintasan yang mengering. Sayang, saat ia hendak kembali ke lintasan, Iannone datang dari belakang dan nyaris menabraknya. Iannone terjatuh usai berusaha mengerem demi menghindari kontak dengan Espargaro.
Espargaro pun dihukum mundur tiga posisi pada Lap ke 15, usai Aprilia dinyatakan melakukan 'unsafe release' pada Espargaro dan membahayakan Iannone dan para mekaniknya. Rider Spanyol ini mengakui insiden tersebut murni kesalahannya dan Aprilia, dan yakin aturan 'bike swap' harus segera diubah.
"Mengubah aturan tidaklah mudah, tapi jujur saja, contohnya, jika saya masuk pit lima detik sebelum Andrea, apakah saya harus menunggunya lewat dan melaju di belakangnya? Saya paham ini semua soal safety, tapi kami harus mencari aturan lain yang lebih aman," ujarnya.
Menurut Espargaro, hal ini sudah sering dibicarakan dalam rapat Safety Commission. "Dani Pedrosa contohnya, ia sudah mengajukan beberapa hal, karena ia juga yakin, bodoh bila kami harus memberi keuntungan kepada rider di belakang dengan menunggu mereka lewat," ungkap Espargaro.
Kakak Pol Espargaro ini pun yakin solusi yang lebih baik adalah mengadaptasi sistem WorldSBK, di mana waktu minimum pit stop ditentukan oleh Race Direction: siapapun yang selesai lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan justru mendapat hukuman.
"Jadi Anda bisa santai, bisa melihat ke belakang sebelum pergi. Semua orang harus menghabiskan waktu yang sama di pit lane, jika tidak, Anda dihukum. Menurut saya, ini aturan yang sangat baik. Jika tidak, maka kami harus cari aturan lain, karena situasi sekarang sangatlah berbahaya. Kami memang punya baju balap dan helm, tapi jika motor menabrak mekanik, bisa jadi bencana," tuturnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 16:54Roy Suryo: Putusan Dokter Tifa Harus Berlaku Juga Untuk Kasus Saya
-
Liputan6 23 Juli 2026 16:48Purbaya Segera Bahas Efisiensi Anggaran MBG Bersama Sudaryono
-
Liputan6 23 Juli 2026 16:18RSPI Disiapkan Jadi Penyangga Layanan Kesehatan di Jakarta Utara
-
Liputan6 23 Juli 2026 16:05Putra Ferdy Sambo Dilantik Jadi Perwira Remaja Polri di Istana
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305715/original/010463900_1784800497-IMG_2284.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471362/original/043762100_1768284436-Mantan_Wakapolri_Komjen_Pol__Purn__Oegroseno.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305661/original/080822500_1784799660-Oegroseno.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305602/original/012733200_1784798325-IMG_2522.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305551/original/019290800_1784797519-IMG-20260723-WA0017.jpg)
