
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro, boleh jadi finis keempat dan meraih poin solid di MotoGP Sachsenring, Jerman, Minggu (19/6/2022). Namun, lewat GPOne, ia menyebut hasil ini sama sekali tak positif, karena ia mengalami vibrasi pada ban depan kerasnya sepanjang akhir pekan dan tak teratasi dalam balapan.
Start keempat, Espargaro sempat naik satu posisi pada lap pembuka. Namun, ia tersalip Johann Zarco pada Lap 2. Ia pun kembali ke posisi ketiga pada Lap 4 setelah Pecco Bagnaia terjatuh di tikungan pertama. Ia mampu mempertahankan posisi itu begitu lama, meski sempat dapat ancaman dari sang tandem, Maverick Vinales.
Vinales pun gagal finis pada Lap 19 akibat kendala rear ride height device, dan Espargaro giliran terancam oleh Jack Miller. Pada Lap 28, Espargaro harus menyerah kepada rider Ducati Lenovo Team itu. Ia juga sempat dikejar oleh Luca Marini dalam dua lap terakhir, namun bisa mempertahankan posisi keempat sampai finis.
Seperti Augusto Fernandez di Moto2

"Ini bukan balapan yang positif. Saya dapat vibrasi ban depan. Saya sempat berpikir mustahil menjalani balapan sampai akhir dengan motor yang bergetar. Sungguh sayang, karena ini sangat aneh, dan ban depan saya terus-terusan vibrasi sepanjang akhir pekan. Saya ngotot, mengerahkan segalanya, dan akhirnya cuma finis keempat," ujar Espargaro.
Rider berusia 32 tahun ini pun menyatakan bahwa pada sesi latihan, ia juga memakai ban depan keras seperti dalam balapan dan tampil cukup baik. Namun, nyatanya ia sama sekali tak bisa melaju cepat dengan ban tersebut. Ia bahkan menyatakan kendala ini membuat ritmenya lamban seolah-olah sedang naik motor Moto2.
"Pada Jumat, saya pakai ban keras, dan sensasi yang saya baik meski di Sektor 3, sektor terkuat saya, saya terus-terusan kesulitan. Saya berkendara dengan ritme 1 menit 22 detik tinggi, dan saya merasa berkendara seperti Augusto Fernandez di Moto2. Saya coba mengendalikannya, namun saya cemas. Untungnya, saya bisa finis," ungkapnya.
Masih Ada 10 Seri Tersisa

Mengingat Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) memenangi balapan ini, maka ketertinggalan Espargaro darinya di klasemen jadi melebar. 'El Diablo' kini mengoleksi 172 poin, sementara Espargaro berada di peringkat kedua dengan margin 34 poin. Meski begitu, Espargaro tak terlalu cemas.
Menurut pembalap Spanyol ini, apa pun masih bisa terjadi dalam perebutan gelar dunia karena masih ada 10 seri tersisa. "Tiga puluh poin tak ada apa-apanya. Jika Fabio jatuh di Assen dan saya menang, saya kembali tepat di belakangnya. Masalahnya, Fabio sangat cepat setiap hari Minggu," tuturnya.
"Namun, musim masih panjang, banyak balapan tersisa, dan kita lihat pada masa lalu bahwa Fabio melakukan kesalahan pada paruh kedua musim. Namun, saya kecewa soal balapan ini, karena tanpa masalah ban, saya punya ritme yang mirip dengan Johann Zarco," pungkas bapak dua anak ini.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Jadwal Lengkap MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, 24-26 Juni 2022
- Jadwal Siaran Langsung MotoGP Assen, Belanda, di Trans7 dan MNC Sports, 24-26 Juni 2022
- Pecco Bagnaia: Fabio Quartararo Rider Terhebat yang Pernah Ada di MotoGP
- Joan Mir: Jadi Tandem Marc Marquez Tak Mudah, Tantangan Besar
- Kandas Akibat Kendala Teknis, Maverick Vinales Girang Soal Kemajuan di Sachsenring
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 14 Juli 2026 16:30Diincar MU, AS Roma Buka Peluang Jual Manu Kone
-
Liga Inggris 14 Juli 2026 16:00Xabi Alonso Pastikan Enzo Fernandez Tetap Bertahan di Chelsea
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juli 2026 10:22Sedikit Hiburan buat Kylian Mbappe dan Didier Deschamps
-
Piala Dunia 15 Juli 2026 08:46Rating Pemain Spanyol saat Kalahkan Prancis: Dominan di Semua Lini
-
Piala Dunia 15 Juli 2026 08:18Andai Finalnya Spanyol vs Argentina
BERITA LAINNYA
-
otomotif 7 Juli 2026 19:017 Pembalap Yamaha Borong IMI Awards 2026
SOROT
-
Liputan6 15 Juli 2026 10:41Pelarian 2 Residivis Curanmor Berakhir, Akui Beraksi di 20 Lokasi
-
Liputan6 15 Juli 2026 10:29KPK Siap Bantu Kejagung Buka Akses Data LHKPN Febrie Adriansyah
-
Liputan6 15 Juli 2026 09:45Kronologi Ojol Dibunuh saat Pergoki Pencuri Ambil Kunci Motor
-
Liputan6 15 Juli 2026 09:41DPRD Minta Pemprov DKI Siapkan Regulasi Baru Pajak Parkir dan Hiburan
-
Liputan6 15 Juli 2026 09:32Inggris vs Argentina, Terkadang Licik Diperlukan untuk Menang
-
Liputan6 15 Juli 2026 08:38Momen Asosiasi Mitra BGN Ancam Segel Dapur MBG di DPR
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297303/original/044334900_1784086897-6d3df44a-3c71-4fd4-9661-4212c652f446.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292892/original/019035300_1783663723-jam7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296543/original/055229800_1784017117-53eb447f-c148-45b9-a530-ff5f2ccf3760.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570603/original/083042700_1777532233-DPRD.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497048/original/066823900_1770614759-WhatsApp_Image_2026-02-09_at_11.26.50.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297112/original/059170600_1784079495-WhatsApp_Image_2026-07-15_at_08.35.48.jpeg)
