
Bola.net - Pembalap LCR Honda Castrol, Alex Marquez, meyakini bahwa kembalinya Marc Marquez akan sangat penting untuk menilai potensi sesungguhnya dari motor RC213V. Hal ini ia katakan kepada MotoGP.com, Selasa (27/4/2021), mengingat Marc selama ini dikenal sebagai rider yang paling mampu menjinakkan motor tersebut.
Hingga kini, belum ada rider Honda selain Marc yang mampu menang sejak Cal Crutchlow di Argentina pada 2018. Saat Marc tampil dominan pada 2019, yakni dengan 12 kemenangan dan enam kali finis kedua, juga tak ada rider Honda lain yang menang. Pada 2020, Honda bahkan paceklik kemenangan untuk pertama kali sejak 1981.
Musim lalu, Alex sukses jadi satu-satunya rider Honda yang naik podium. Melihat belum ada rider Honda yang benar-benar punya kans meraih kemenangan, Alex yakin Marc akan jadi referensi utama untuk menilai performa RCV sesungguhnya. Ia pun bersyukur kini Marc sudah kembali balapan usai sembilan bulan cedera lengan.
Bisa Lihat Apa yang Harus Diperbaiki

"Kembalinya Marc sangat penting. Dia yang paling memahami motor kami dan bakal penting bagi Honda untuk dapat umpan baliknya, memahami apakah kami menuju arah yang tepat. Tapi juga bagus bisa ada rider lain di trek yang coba menemukan limit performa. Bakal menarik mengamati rider lain, apakah kami punya margin atau di mana kami bisa mencari kemajuan," ujar Alex.
Usai menjalani paruh kedua musim 2020 dengan baik, rider berusia 25 tahun ini uniknya justru kesulitan dalam tiga seri pertama musim ini. Ia gagal finis di Seri Qatar dan Doha, dan hanya finis kedelapan di Seri Portimao. Meski begitu, ia menyatakan bahwa timnya sudah punya gagasan yang baik soal apa saja hal yang harus diperbaiki.
"Sensasi saya di atas motor ini sebenarnya baik, tidak buruk. Saya cepat dan kompetitif dalam kedua balapan. Anda pasti berharap dapat poin saat memulai musim dan itu adalah situasi ideal bagi tim, pembalap, dan semua orang. Namun, dalam situasi berat seperti ini, kami harus mengambil semua sisi positifnya," tuturnya.
Masih Harus Perbaiki Performa Kualifikasi

"Kami tak tertinggal jauh, tak tertinggal 1,5 detik per lap, jadi tak semuanya negatif. Ada banyak hal positif, dan situasi ini akan membuat kami makin kuat di masa depan. Musim ini sangat panjang dan apa pun bisa terjadi," lanjut juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini.
Alex juga mengakui performa lap tunggal masih jadi PR baginya dan tim. Ia sangat ingin memperbaiki hal ini agar sesi kualifikasinya juga berjalan lebih baik. "Kami harus cari kemajuan khususnya di kualifikasi. Ketika kami start ke-13, 14, atau 15 di kelas ini, di mana semuanya sangat ketat dan krusial, kami harus lebih baik lagi," tuturnya.
"Memang benar kami mengalami kemajuan besar dibanding tahun lalu dan kami tak jauh tertinggal, terutama di Qatar. Dari sesi Q2 (Kualifikasi 2), semuanya jadi sangat penting dan kami harus ada di depan demi menjalani lap-lap pertama dengan baik," pungkas pembalap berjuluk 'El Pistolas' ini.
Sumber: MotoGP
Video: Ketika Valentino Rossi dan Lewis Hamilton Tukar Kendaraan Balap
Baca Juga:
- Kenal Baik Jerez, Pol Espargaro Tekad Perbaiki Performa Kualifikasi
- Tak Boleh Latihan Motor, Marc Marquez Makin Tak Sabar Balapan di Jerez
- Valentino Rossi Optimistis Jelang MotoGP Jerez, Franco Morbidelli Bidik Podium
- Jorge Lorenzo Jengkel Franco Morbidelli Dianaktirikan Yamaha, Sarankan Pindah Tim
- 'Seorang Juara Takkan Bahagia Jika Performanya Seperti Valentino Rossi Sekarang'
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 7 Maret 2026 08:26Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
LATEST UPDATE
-
Bulu Tangkis 7 Maret 2026 11:30 -
Bulu Tangkis 7 Maret 2026 11:12 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 10:32 -
Tim Nasional 7 Maret 2026 10:01 -
Otomotif 7 Maret 2026 10:00 -
Tim Nasional 7 Maret 2026 09:57
MOST VIEWED
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Hasil FP2 Formula 1 GP Australia 2026: Oscar Piastri Tercepat di Rumah Sendiri, Ungguli Kimi Antonelli
- Cedera Bahu Jadi Penghalang, Marc Marquez Minta Ducati Sabar Tunggu Kontrak MotoGP 2027
- MotoGP Akui Grand Prix Qatar 2026 Belum Pasti Digelar Akibat Konflik Timur Tengah
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5173831/original/051249100_1742885112-WhatsApp_Image_2025-03-25_at_13.06.23.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5502683/original/001374000_1771019458-Chelsea_PialaFA.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507722/original/041308700_1771540940-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
