Ducati Sebut Marc Marquez 'Superhero', Tapi Ragu Bisa Balik Balapan di MotoGP Italia 2026

Ducati Sebut Marc Marquez 'Superhero', Tapi Ragu Bisa Balik Balapan di MotoGP Italia 2026
Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Bola.net - Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, tak yakin Marc Marquez bisa balapan dalam MotoGP Italia di Mugello, 29-31 Mei 2026. Ia menyebut Ducati takkan memaksa Marquez untuk kembali sesegera mungkin.

Marquez mengalami highside di Sprint GP Le Mans, Prancis, Sabtu (9/5/2026). Insiden ini memicu patah tulang metatarsal kelima kaki kanan. Namun, Marquez menyebut insiden itu dipicu kendala saraf bahu kanan.

Kendala saraf ini dipicu sekrup yang patah di bahunya, yang ditanamkan usai dislokasi parsial di MotoGP Malaysia 2019. Sekrup itu patah akibat tertabrak Marco Bezzecchi di MotoGP Indonesia pada Oktober 2025 lalu.

Masih Harus Pantau Kondisi Fisik Marc Marquez

Masih Harus Pantau Kondisi Fisik Marc Marquez

Marc Marquez dan Davide Tardozzi (c) Ducati Corse

Pada Minggu (10/5/2026), Marquez pun menjalani dua operasi sekaligus, yakni di bahu dan kaki kanan. Alhasil, ia pun harus absen di GP Catalunya, 15-17 Mei 2026, dan berharap bisa kembali beraksi di Mugello.

Meski begitu, lewat Sky Sport Italia, Kamis (14/5/2025), Tardozzi belum bisa mengonfirmasi harapan Marquez. "Operasinya berjalan dengan baik, terutama operasi bahu, selain operasi kaki," ungkap pria Italia ini.

"Kami harus sedikit menunggu demi memahami secara pasti potensi fisiknya dalam waktu dekat. Tujuannya kembali secepat mungkin, tapi kami belum tahu kapan. Kami belum bisa bilang apakahia akan ada di Mugello," lanjutnya.

Sebut Marc Marquez Superhero dan Pembalap Super

Dalam wawancaranya dengan MotoGP.com, Tardozzi juga menyatakan rasa kagum Ducati pada Marquez, yang masih mampu memenangi dua Sprint awal musim ini dalam keadaan cedera saraf bahu.

"Setelah tahu apa yang terjadi dan tahu apa yang dikatakan dokter kepada kami, saya rasa Marc sekali lagi menunjukkan bahwa dia adalah seorang superhero dan pembalap super," tutur Tardozzi.

"Dia melakukan sesuatu yang luar biasa karena, dengan kondisi tubuhnya, saya rasa tidak ada orang lain yang mampu melakukan apa yang dia lakukan," pungkas mantan pembalap WorldSBK.

Sumber: Sky Sport Italia, MotoGP