
Bola.net - Andrea Dovizioso naik pitam saat digosipkan memilih hengkang dari Ducati karena permintaan gaji selangit darinya tak dituruti. Tiga kali runner up MotoGP ini juga mengaku geram mendengar bisik-bisik orang dalam yang menyebutnya kurang berkomitmen dan berdedikasi dalam memperebutkan gelar dunia selama delapan tahun membela Tim Merah.
Sebelum perpisahannya dengan Ducati terkuak diakibatkan cekcok dengan General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, Dovizioso memang dikabarkan meminta gaji tinggi. Namun, sang manajer pribadi, Simone Battistella, membantah isu ini, dan Dovizioso justru mengaku bahwa sejak awal 2020 ia bersedia gajinya yang sebesar 6 juta euro dipotong seiring adanya pandemi Covid-19.
Dalam wawancaranya dengan La Gazzetta dello Sport seperti yang dikutip Speedweek pada Sabtu (9/1/2021), Dovizioso bahkan menyatakan: boro-boro ada permintaan kenaikan gaji, tawaran perpanjangan kontrak saja sama sekali tak datang dari Ducati. Alhasil, ia pun tak segan-segan menyatakan bahwa spekulasi yang selama ini beredar hanyalah omong kosong belaka.
Tak Ada Tawaran, Tak Ada Negosiasi
"Pada 2020, ada yang ragu soal motivasi saya. Kini kita tahu itu tak benar. Orang juga bilang saya menginginkan nilai gaji segini dan Ducati hanya bisa menyediakan segitu. Semuanya bohong. Justru tak pernah ada tawaran, tak pernah ada negosiasi. Toh kami tak pernah menolak tawaran rendah. Tapi ada konfirmasi bahwa bagi Gigi, segalanya memang sudah berakhir sejak 2019," ujar 'Dovi'.
Rider Italia ini memang diketahui sangat mengeluhkan performa menikung Desmosedici yang buruk dibanding pabrikan lain. Ia mengklaim keluhan ini sudah ia ajukan sejak pertama kali membela Ducati. Namun, uniknya, Ducati benar-benar bungkam dan keluhannya sama sekali tak digubris sampai ia memilih hengkang.
Menurut Dovizioso, sikap ini sangat berkebalikan dengan Yamaha, meski pabrikan Jepang itu juga sedang kesulitan. Yamaha sendiri masih punya niatan baik dengan cara meminta maaf secara publik kepada para ridernya pada 2018 lalu, saat merasa bersalah karena tak bisa menyediakan motor mumpuni untuk bertarung di papan atas dan memperebutkan gelar dunia.
Sindir Orang Dalam Ducati
"Pabrikan lain menggelar jumpa pers demi meminta maaf kepada para pembalapnya, namun Ducati tak pernah melakukannya. Justru seorang rider Ducati lah terus-terusan berada dalam tekanan. Selama segalanya baik-baik saja, maka semuanya oke juga. Tapi sekalinya Anda melakukan kesalahan... Boom! Bencana. Merasa santai adalah sebuah tantangan," ungkap Dovizioso.
Dovizioso juga tak ragu menyindir orang-orang Ducati yang ia klaim kerap menyebutnya tak berdedikasi, meski sukses membawa mereka bangkit dari keterpurukan dan meraih tiga runner up. "Saya selalu ingat hasil-hasil baik kami. 2017, 2018, dan 2019 adalah tahun yang spektakuler. Kata 'DesmoDovi' tidak klise. Saya mengerahkan segalanya, karena saya sangat percaya pada proyek ini," tuturnya.
"Ini kontras dengan opini beberapa orang di Ducati, yang selalu berpikir saya tak cukup berusaha keras. Siapa pun yang berpikir seperti ini perspektifnya sungguh sempit dan melihat dinamika yang salah. Jika mereka pikir saya kurang berkomitmen dan berdedikasi, mereka salah besar, dan mereka lebih baik cari pekerjaan lain," pungkasnya.
Sumber: La Gazzetta dello Sport, Speedweek
Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia
Baca Juga:
- Amarah Andrea Dovizioso Meluap: Gigi Dall'Igna Biang Kerok Perpisahan dengan Ducati
- Ducati Tetap Junjung Pecco Bagnaia Meski Belum Konsisten di Papan Atas
- 'Miguel Oliveira Sudah Siap Berebut Gelar MotoGP Bareng KTM'
- Paling Senior di KTM, Danilo Petrucci Tetap Ingin Belajar dari Para Junior
- Pramac Racing: Masih Debutan, Jangan Sampai Jorge Martin Tertekan
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:50Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:40Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:06Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 30 Oktober 2026 22:58Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:57Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
-
Piala Dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:07Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
BERITA LAINNYA
-
otomotif 30 Oktober 2026 16:50Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
-
otomotif 30 Oktober 2026 16:40Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
-
otomotif 30 Oktober 2026 16:06Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
-
Liputan6 30 Oktober 2026 19:47KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Sita Dokumen dan Uang
MOST VIEWED
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Ducati Berpeluang 'Team Order' di MotoGP Malaysia 2026, Marc Marquez Kirim Sinyal Tentang Alex Marquez
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Siap Ambil Risiko, Sebut Jorge Martin Bakal Tampil Cepat
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
