
Bola.net - Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, mengaku mengalami dua jenis perubahan dalam hidupnya sejak menjadi juara dunia MotoGP 2020. Yang pertama, ia jadi lebih sering dikenal orang ketika berada di jalanan. Yang kedua, ia justru dapat banyak haters, terutama di media sosial. Hal ini ia sampaikan via El Mundo, Minggu (27/6/2021).
Usai merebut tujuh podium, termasuk satu kemenangan, dan menjadi rider paling konsisten sepanjang 2020, Mir pun menjadi pembalap Spanyol keempat dalam sejarah yang mampu menjuarai kelas para raja. Ia pun senang bisa mengharumkan nama bangsanya, namun uniknya ia justru banjir hujatan dari negaranya sendiri.
Mir mengamati hal ini lewat media sosial, di mana ia kerap membaca pesan dari para pendukungnya. Namun, sejak menjuarai MotoGP, kolom komentar di media sosialnya kini juga diserbu haters. Peristiwa ini pun cukup ironis, mengingat para rider MotoGP belakangan sangat vokal melawan perundungan siber (cyber-bullying).
Pernah Disumpahi Takkan Dapat Sukses Lebih Besar

Uniknya, Mir jarang mendapatkan hujatan dari negara lain. "Di Spanyol, saya merasa punya banyak haters. Saya tak dapat komentar negatif sebanyak itu dari negara-negara lain. Saya masuk ke media sosial dan saya membaca komentar semacam, 'Kau takkan meraih lebih banyak dalam hidupmu'," kisahnya.
Peristiwa ini membuat pembalap 23 tahun itu bertanya-tanya apakah dirinya pernah berbuat kesalahan atau menyakiti hati para warganet yang membencinya. Padahal, Mir merasa sudah berupaya bersikap ramah dan selalu menghindari isu-isu politik Spanyol yang tentunya sensitif bagi para warga negaranya.
"Apa sejatinya yang sudah saya lakukan pada mereka? Saya datang dari bawah, saya tak pernah cari masalah dengan siapa pun, saya juga tak pernah membahas hal-hal politik atau isu-isu kontroversial, namun semua orang menghujam saya dari berbagai sisi," ungkap pembalap yang juga juara dunia Moto3 2017 ini.
Sadar Harusnya Tak Sering Baca Komentar Orang
Belakangan, Jack Miller (Ducati Lenovo Team) memutuskan mundur dari media sosial, dan akun-akunnya kini ditangani oleh timnya di Australia, usai diserbu komentar negatif akibat tabrakan dengan Mir di Qatar. Maverick Vinales juga mundur dari Twitter usai berdebat dengan netizen akibat kabar hoax.
Marc Marquez juga mengaku sudah tak lagi sering menangani media sosialnya sendiri sejak berselisih dengan Valentino Rossi. Mir pun menyadari dirinya seharusnya mencontoh para rivalnya ini agar tak sakit hati melihat komentar negatif, namun ia juga mengakui kadang ingin berinteraksi dengan para pendukung sejatinya.
"Saya tahu tak seharusnya baca komentar, namun saya ingin lihat apa yang ditulis orang kepada saya. Banyak pesan positif, tapi ada beberapa yang bikin mikir. Apa yang sebenarnya terjadi pada mereka? Banyak orang sembunyi di belakang akun mereka untuk meluapkan amarah dalam diri mereka, dan tak sadar ada manusia yang membaca tulisan mereka," pungkas Mir.
Sumber: El Mundo
Video: Angka Covid-19 Meningkat, Australia Batalkan MotoGP dan Formula 1
Baca Juga:
- Garrett Gerloff Mustahil Ikut MotoGP Styria, Petronas Rayu Cal Crutchlow
- Aleix Espargaro Jengkel Rider-Rider Moto2 Tolak Gabung Aprilia
- KTM Sinyalir Ogah Jadikan Danilo Petrucci Test Rider di MotoGP 2022
- Setelah MotoGP, Giliran Formula 1 Batalkan Seri Australia 2021
- Resmi Batalkan Seri Australia, MotoGP 2021 Balapan Lagi di Portimao
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 22:03Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 22:10Prabowo Sebut Koalisi Pemerintah Senapas, Yakin PDIP Akan Bersama
-
Liputan6 23 Juli 2026 21:37Prabowo Guyon Pengakuan Dosa di Harlah PKB
-
Liputan6 23 Juli 2026 21:15IFG Pangkas 12 Entitas, Bos Danantara Soroti Misinvestment
-
Liputan6 23 Juli 2026 20:30Basarnas: Korban KM Nurul Salsa Jadi 76, Ada Penumpang Batal Berangkat
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305984/original/092121400_1784820529-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_19.46.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305972/original/066888600_1784815774-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_20.52.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305976/original/078346800_1784817430-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_21.30.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305961/original/021053100_1784813706-Foto_Ilustrasi_-_Gedung_IFG__Dok._IFG_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305959/original/066248100_1784813469-906809.jpg)
