Arai Agaska Jalani Debut di WorldSPB 2026, Yamaha Indonesia Targetkan Tembus 5 Besar

Arai Agaska Jalani Debut di WorldSPB 2026, Yamaha Indonesia Targetkan Tembus 5 Besar
Runner up R3 BLU CRU World Cup 2025, Arai Agaska (c) Yamaha Racing

Bola.net - Yamaha Indonesia dan Yamaha Racing Indonesia senang melihat binaannya, Arai Agaska, akan menjalani debut di kejuaraan WorldSPB pada 2026. Mereka pun berharap pembalap muda asal Mataram, Lombok, ini bisa menembus peringkat lima besar di klasemen akhir.

Seperti yang diketahui, Arai menjadi buah bibir di kancah balap internasional setelah ia menggebrak dengan performa mentereng di ajang R3 BLU CRU World Cup 2025, yang merupakan salah satu program 'SBK Roadway'.

Mengendarai Yamaha R3, Arai meraih empat podium, termasuk satu kemenangan besar yang ia raih di Race 1 Seri Hungaria di Sirkuit Balaton Park. Pembalap berusia 17 tahun ini pun mengakhiri musim R3 BLU CRU World Cup 2025 sebagai runner up.

1 dari 2 halaman

Siapkan Program Terstruktur demi Bantu Arai Agaska

Siapkan Program Terstruktur demi Bantu Arai Agaska

Pembalap Indonesia di R3 BLU CRU World Cup 2025, Arai Agaska (c) Yamaha Indonesia

Musim depan, Arai akan menjalani debut di kelas WorldSPB, yang merupakan salah satu kelas pendukung WorldSBK. WorldSPB resmi menggantikan kelas WorldSSP300 pada 2026, di mana Arai harus berganti motor dari Yamaha R3 ke Yamaha R7.

"Soal target untuk Arai, kami mulai dengan target ideal. Saya rasa itu lima besar mungkin ya. Jadi, kami secara bertahap bisa sampai ke lima besar," ujar Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, dalam Yamaha Cup Race di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Minggu (30/11/2025).

"Dari hampir 24 peserta, itu memang semuanya punya pengalaman di balapan sport. Memang semuanya merupakan experienced riders dan umurnya senior, cukup senior dibandingkan yang lain. Jadi, kita akan mengejar mereka semua dengan program yang terstruktur sampai Arai mencapai lima besar," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Tenaga Mesin Bertambah, Pembalap Harus Adaptasi

Dengan perubahan regulasi mesin ini, WorldSPB 2026 juga bisa menjadi kans emas Arai dan rekan setimnya di ProGP NitiRacing, Felix Putra Mulya, meraih hasil baik. Sebab, semua pembalap harus beradaptasi dengan perubahan tenaga mesin dari 50 ke 90 tenaga kuda.

"Bukan hanya Arai dan Felix yang harus adaptasi. Seluruh pembalap juga akan punya adaptasi berbeda. Mulai dari mental, fisik, setup... Itu akan berbeda semuanya. Makanya kita akan mematok target secara bertahap, terus naik sampai di poin tertentu untuk bisa lebih baik lagi tahun berikutnya," tutup Wahyu.

WorldSPB 2026 diramaikan 18 tim dan 33 pembalap Mereka juga menjalani 9 seri dan 18 balapan sepanjang musim 2026, yang dimulai dari Seri Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, pada 27-29 Maret 2026.