
Bola.net - - Musim 2018 merupakan musim perdana Alberto Puig sebagai manajer tim Repsol Honda. Meski begitu, ia langsung sukses membawa tim ini merebut gelar 'Triple Crown' di MotoGP, yakni gelar dunia pebalap, gelar dunia tim dan gelar dunia konstruktor sekaligus. Puig pun mengaku puas atas hasil ini, namun tak terlalu terkejut.
Puig, yang merupakan eks manajer Dani Pedrosa, mengaku bahwa segala kesuksesan Honda tahun ini tak terlepas dari kerja keras dari para rider dan anggota tim, disertai motor RC213V yang mumpuni, bukan semata-mata berkat kepemimpinannya.
"Saya senang, karena menurut saya, kesuksesan ini selalu disebabkan kombinasi beberapa faktor, seperti pebalap, motor dan tim. Tapi kami juga tahu bahwa pada Marc kami punya rider yang sangat spesial, yang selalu mampu membalikkan situasi saat kondisinya tak terlalu baik," ujarnya kepada Speedweek.
Diuntungkan Kesalahan Rival
Di lain sisi, Puig tak memungkiri bahwa prestasi ini juga diraih berkat kesalahan-kesalahan dari para kompetitor, yakni beberapa kecelakaan yang dialami Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo (Ducati Corse), serta kurang kompetitifnya performa Yamaha dan para ridernya.
"Kami jelas mampu membuat motor kami lebih baik dari tahun lalu, kami menjalani balapan-balapan yang hebat. Kami juga mampu mengambil untung dari kesalahan-kesalahan pihak lain, jika dilihat dari segi poin. Meski begitu, secara umum, ini semua berkat dukungan Honda, mereka punya tim yang hebat dan saya sangat senang atas hal ini," lanjutnya.
Senang Dapatkan Lorenzo

Kepada Speedweek, Puig juga menyampaikan rasa senangnya mendapatkan Lorenzo untuk musim 2019, mengingat pihaknya ditinggalkan Dani Pedrosa yang pensiun. Bersama Marquez, Lorenzo pun diyakini akan membuat Repsol Honda lebih kuat lagi.
"Kami sejatinya tak tahu mengapa ia ingin pergi (dari Ducati). Tapi saat kami dengar ia 'tersedia', kami coba menggaetnya. Kami tak bertanya mengapa ia ingin pergi, tapi kami ambil saja dia," pungkas pria Spanyol yang juga eks rider GP250 dan GP500 ini.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Januari 2026 18:54Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:30 -
Liga Italia 21 Januari 2026 22:20 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:13 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 21:18 -
Liga Champions 21 Januari 2026 21:07 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 20:56
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480060/original/010927300_1769014700-sabrang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480059/original/087062900_1769014044-IMG_5539.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480047/original/083448500_1769011227-141553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478933/original/079657200_1768961772-Ketua_KNKT__Soerjanto_Tjahjono.jpg)

