Belum Juga Tanda Tangan, Marc Marquez Diisukan Hanya Mau Kontrak Satu Tahun dari Ducati

Belum Juga Tanda Tangan, Marc Marquez Diisukan Hanya Mau Kontrak Satu Tahun dari Ducati
Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Bola.net - Marc Marquez dikabarkan menginginkan kontrak '1+1' ketimbang kontrak dua musim langsung dengan Ducati Lenovo Team di MotoGP pada 2027. Hal inilah yang dirumorkan menjadi alasan mengapa Marquez tak segera tanda tangan kontrak baru.

Sebagai juara dunia bertahan, Marquez menjadi rider yang paling disorot dalam masa silly season alias 'bursa transfer' pembalap MotoGP untuk 2027. Ducati sendiri menyatakan perpanjangan kontrak Marquez diprioritaskan ketimbang kontrak baru Pecco Bagnaia.

Namun, negosiasi mereka tidaklah semudah yang dibayangkan banyak pihak. Lewat siniar The Race pada Selasa (3/2/2026), jurnalis MotoGP Simon Patterson menyatakan bahwa sang sembilan kali juara dunia hanya mau menandatangani kontrak '1+1' dengan Ducati.

Kontrak '1+'1 Sudah Umum di MotoGP

Kontrak '1+'1 Sudah Umum di MotoGP

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Kontrak '1+1' sendiri cukup umum dimiliki para rider MotoGP. Kontrak ini berarti berdurasi satu musim, dengan opsi lanjutan untuk musim berikutnya. Dipakai atau tidaknya opsi tersebut tergantung isi klausul dalam kontrak sang pembalap.

Namun, dalam kasus Marquez, kontrak '1+1' ini tampaknya merupakan cara sang sembilan kali juara dunia untuk tetap bertahan di Ducati pada 2027 sebelum menimbang-nimbang semua pilihan untuk musim 2028.

"Saya tak tahu dari mana datangnya, tetapi rumor ini sudah beredar. Tampaknya penundaan (tanda tangan) ini akibat keinginan Marc mendapatkan kontrak setahun, plus satu tahun tambahan, dan itu bukanlah kontrak dua tahun," ujar Patterson.

Marc Marquez Tak Tutup Kemungkinan Pensiun

Ada pun tiga kemungkinan yang akan dilakukan Marquez pada 2028, yakni menggunakan opsi untuk lanjut balapan dengan Ducati Lenovo Team atau pindah ke tim lain, yang diduga adalah Honda HRC Castrol, dan bisa jadi justru memutuskan gantung helm.

Marquez sendiri tak menutup peluang pensiun, mengingat ia dirundung berbagai cedera sepanjang kariernya. Namun, ia menegaskan hal itu takkan terjadi pada 2027. "Saya rasa itu (pensiun) takkan terjadi dalam waktu dekat," ujarnya via La Sexta.

"Hal terberat bagi atlet adalah tahu kapan dan bagaimana caranya pensiun. Entah apakah karier kami lebih panjang atau tidak. Jika renjana saya masih ada dan selama tubuh saya masih kuat, (maka bakal tetap balapan). Namun, saya tahu saya akan pensiun lebih cepat akibat tubuh dan pikiran saya," lanjut Marquez.

Sumber: The Race MotoGP Podcast, La Sexta