
Bola.net - Ketika ban depan dan belakang lunak dianggap sebagai opsi terbaik di Sirkuit Losail, keempat pembalap KTM secara mengejutkan 'berjudi' dengan memakai ban depan medium dalam balapan MotoGP Doha, Minggu (4/4/2021). Rider Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder, mengaku kepada Autosport bahwa dirinya sempat ketakutan.
Michelin diketahui membawa tiga jenis ban depan ke Losail, yakni keras, medium, dan lunak. Ban mediumnya asimetris, bagian kiri dengan komponen lebih lunak, dan yang kanan lebih keras, mengingat ada enam tikungan kiri dan 10 tikungan ke kanan. Ketika pabrikan lain yakin ban lunak paling ideal, KTM malah kesulitan dengan ban ini.
Dalam MotoGP Qatar sepekan sebelumnya, para rider KTM juga pakai ban lunak seperti para rival. Namun, hasilnya amburadul dan semua terlempar dari 12 besar. Menurut mereka, ban lunak ini terlalu lunak, sementara ban keras juga tak memberikan grip yang baik dalam sesi malam hari, padahal mereka harus melakukan time attack.
Lunak dan Keras Bikin Lamban, Medium Bikin Tak Nyaman

Binder pun sepakat dengan opini para rivalnya bahwa ban depan medium asimetris ini tak memberikan rasa nyaman berkendara. Apalagi ia sempat menjajal ban ini dalam uji coba pramusim dan mengoleksi tiga kecelakaan tanpa peringatan apa pun. Alhasil, rider Afrika Selatan ini takut saat KTM minta semua ridernya pakai ban itu di Seri Doha.
"Saya sangat takut kembali pakai ban depan medium, mengingat saya tiga kali kecelakaan pakai ban itu (dalam uji coba), dan semua kecelakaan itu terjadi ketika saya tak mengiranya. Ban ini benar-benar tak bersahabat dengan saya, jadi agak kacau. Namun, kami tak punya pilihan," ungkap juara dunia Moto3 2016 ini.
"Ban lunak bukan opsi. Bahkan di kualifikasi, mustahil melakukan dua time attack dengan ban depan yang sama, karena bagian kanannya sudah drop saat saya coba ngotot dengan yang baru. Jadi, kami tahu betul soal ini meski tak suka yang medium. Kami harus pakai ini murni karena kami takkan bisa finis jika tak memakainya," lanjut Binder.
Binder Harus Ubah Gaya Balap, Dasbor Oliveira Mati
View this post on Instagram
Dalam balapan ini, Binder pun start dari posisi 18, namun sukses finis kedelapan. Ia pun langsung banjir pujian karena mampu meraih hasil baik dengan ban yang tak ideal. "Saya harus super hati-hati saat berpindah arah, dan saya nyaris wajib mengerem dengan halus dan posisi tegak," ungkap kakak rider Moto3 Darryn Binder ini.
"Saya tak bisa mengerem dengan kondisi yang sangat miring. Jika melakukannya, ban saya bisa terkunci, dan ini bikin tak nyaman. Jadi, saya harus sedikit mengubah gaya balap, terutama saat masuk ke tikungan kanan. Namun, sekalinya saya dapat cara yang ideal, saya bisa ngotot melaju ke depan," tutupnya.
Sang tandem, Miguel Oliveira, start dari posisi 12 dan mampu melakukan start dengan baik, dan sempat naik ke posisi 5. Namun, dalam beberapa lap dasbor motor RC16 miliknya mati total hingga berkendara tanpa informasi apa pun. Alhasil, ia rider Portugal ini hanya mampu finis ke-15.
Sumber: Autosport
Video: Serunya Balapan MotoGP Doha 2021, Fabio Quartararo Jadi Pemenang
Baca Juga:
- Jack Miller-Iker Lecuona Lancar Jalani Operasi Arm Pump, Berharap Bugar di Portimao
- Kocak Tapi Bahaya, Enea Bastianini Kelilipan Rambut Sendiri di Balapan MotoGP Doha
- Pedro Acosta, Fans Berat Kevin Schwantz yang Menangi Moto3 Doha Usai Start dari Pitlane
- Tak Cuma Jack Miller, Iker Lecuona Juga Operasi Lengan Sebelum MotoGP Portimao
- Aleix Espargaro: Saya Tak Butuh Tandem Tangguh untuk Cari Motivasi
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 7 Juni 2026 22:42Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
Otomotif 7 Juni 2026 22:42Klasemen Pembalap Formula 1 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
otomotif 7 Juni 2026 22:42Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
-
otomotif 7 Juni 2026 22:42Klasemen Pembalap Formula 1 2026
SOROT
-
Liputan6 8 Juni 2026 09:33Prabowo Tunjuk Ketum Partai Buruh Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus
-
Liputan6 8 Juni 2026 05:36Fakta Baru Perilaku Koruptor di Indonesia, Makin Mengkhawatirkan
-
Liputan6 7 Juni 2026 19:39Orang Tua Siswi Sekolah Rakyat Menangis di Hadapan Prabowo
-
Liputan6 7 Juni 2026 17:00Cita-Cita Siswa Sekolah Rakyat Ingin jadi Menteri Pendidikan
-
Liputan6 7 Juni 2026 15:22Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4411433/original/029651100_1682935761-IMG20230501112847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7763718/original/042993600_1780573631-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7997408/original/031230300_1780835969-IMG-20260607-WA0121.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7995288/original/048154000_1780833479-IMG-20260607-WA0119.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7988291/original/010365700_1780826023-Siswa_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7980310/original/037480300_1780817497-Prabowo_Pidato_Tabanan.jpeg)

