FOLLOW US:


Cal Crutchlow: Alex Marquez Lebih Masuk Akal dari Johann Zarco

21-11-2019 16:00

 | Anindhya Danartikanya

Cal Crutchlow: Alex Marquez Lebih Masuk Akal dari Johann Zarco
Pebalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow © LCR Honda

Bola.net - Pebalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow, meyakini bahwa menggaet Alex Marquez adalah keputusan yang paling masuk akal bagi Repsol Honda, ketimbang harus menggaet Johann Zarco ataupun dirinya sendiri. Hal ini disampaikan Crutchlow kepada Autosport.

Crutchlow, Zarco, dan Marquez, berada di barisan terdepan pada daftar kandidat Jorge Lorenzo yang memutuskan pensiun dari MotoGP akhir musim ini. Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, menyatakan Zarco dipertimbangkan serius, namun Crutchlow berkata sebaliknya.

"Setahu saya, Johann tak pernah dipertimbangkan. Ia hanya pengganti Taka (Nakagami), dan ia bekerja dengan baik. Ia juara dunia dan berkendara dengan baik. Usai Malaysia, jelas situasinya berubah karena Alex menjuarai Moto2, dan ia bekerja sangat baik," ujarnya.

1 dari 2

Jadi Tandem Marc Marquez Itu Sulit

Setelah Lorenzo mengumumkan keputusan pensiun, Crutchlow pun yakin solusi termudah bagi Honda adalah menggaetnya atau Marquez. Meski begitu, rider Inggris ini yakin rider berusia 23 tahun itulah yang lebih logis dipilih, karena merupakan dua kali juara dunia dan lebih muda.

"Kemudian, Jorge pensiun. Jadi yang paling mudah adalah meletakkan saya atau Alex di sana. Tapi lebih masuk akal jika Alex yang pergi ke sana, bagi bagi HRC maupun tim saya. Apakah saya kecewa? Tidak, karena jadi tandem Marc sangatlah sulit bagi siapa pun," ungkapnya.

Sesuai kontrak, Crutchlow akan bertahan di LCR Honda, dan akan tetap terikat langsung dengan Honda Racing Corporation (HRC), yang berarti juga tetap terlibat langsung dalam pengembangan motor RC213V. Menurutnya, tak ada perbedaan besar antara membela Repsol maupun LCR Honda.

2 dari 2

Peran di HRC Tetap Penting

"Saya akan tetap bekerja dengan baik andai pindah ke Repsol Honda, tapi saya tak pernah minta pindah ke sana. Saya senang dengan tim saya. Saya rasa Lucio (Cecchinello) bekerja dengan fantastis, dan saya punya semua yang saya butuhkan untuk menang," kisahnya.

"Peran saya juga tetap penting. Seperti yang saya bilang, saya rasa bakal sulit bagi Jorge untuk langsung cepat (dengan Honda), jadi peran saya musim ini tetap penting. Saya masih rider Honda terbaik kedua, masih bisa naik podium, dan akan tetap begitu tahun depan," pungkasnya.

Dalam uji coba pascamusim MotoGP Valencia, Spanyol, 19-20 November, Crutchlow mengakhiri sesi di posisi keempat pada daftar kombinasi catatan waktu. Ia akan kembali turun lintasan di uji coba Jerez, Spanyol, 25-26 November nanti.