
Hal ini diakibatkan senggolan dua rider mereka yang nyaris menapaki podium, Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso di tikungan terakhir Sirkuit Termas de Rio Hondo, di mana Iannone terjatuh dan menyeret Dovizioso ke gravel. Iannone gagal finis, sementara Dovizioso harus mendorong motor ke garis finis demi posisi ke-13.
"Memangnya apa yang bisa saya katakan? Harusnya ini bisa jadi hari besar. Setelah dua kemenangan Chaz di WorldSBK dan kemenangan Tati di Superstock Aragon, mestinya finis kedua dan ketiga di MotoGP bisa melengkapi kesuksesan kami. Sayangnya apa yang terjadi sangatlah berbeda dari harapan," ujar Dall'Igna kepada GPOne.
Chaz Davies dan Tati Mercado (c) WorldSBK
Mantan Direktur Teknis Aprilia Racing ini pun yakin seharusnya Iannone tak berusaha ngotot ingin mengalahkan Dovizioso. Dall'Igna menegaskan bahwa The Maniac Joe harus bersikap lebih dewasa dan tak egois, dan disarankan juga memikirkan kepentingan tim.
"Andrea takkan bisa melalui tikungan itu, ia terlalu cepat. Andai ia tidak jatuh, lalu mengangkat motornya, ia tetap akan membuat Dovi jatuh juga. Seharusnya ia tidak nekat menyalip Dovi. Saya paham ia ingin menang, tapi ia juga harus memikirkan tim dan semua orang di markas yang bekerja siang-malam untuknya," tambahnya.
Dall'Igna pun mengaku timnya harus berusaha keras melupakan akhir pekan yang muram ini demi fokus pada MotoGP Austin, Texas, akhir pekan nanti. "Finis kedua dan ketiga bisa kami anggap sebagai kemenangan. Untungnya, Austin akan digelar akhir pekan ini juga," tutupnya. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 20:10Krisis Kesehatan di Gaza Makin Parah, Ribuan Nyawa Terancam
-
Liputan6 5 Juni 2026 20:07Melihat Langsung Koleksi Kendaraan Mewah Silmy Karim yang Disita KPK
-
Liputan6 5 Juni 2026 19:45Purbaya Mau Terbang ke China Promosikan Panda Bond
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5630310/original/067752200_1778227999-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4253683/original/066694100_1670473907-edb2e216-5c29-419e-b564-85e68ad4c8b0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7843095/original/001355300_1780664869-IMG_2213.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7772002/original/018659100_1780583504-20260604BL_OT_Timnas_Indonesia_Jelang_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539267/original/091129700_1774595159-IMG-20260327-WA0004.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7839442/original/067088600_1780660765-IMG_2097.jpeg)
