
Bola.net - Pembalap Barni Spark Racing Team WorldSBK yang juga eks rider MotoGP, Danilo Petrucci, menyatakan Marc Marquez takkan diteriaki fans mana pun, termasuk fans Italia, andai balapan di WorldSBK. Menurutnya, fans WorldSBK lebih fokus menghargai pembalap dibandingkan dengan fans MotoGP.
Sejak berselisih dengan Valentino Rossi di Sepang, Malaysia, pada 2015, Marquez memang menjelma menjadi musuh publik Italia. Ia tidak disambut hangat setiap kali berlaga di Sirkuit Mugello dan Misano, dan bahkan kerap diteriaki penonton ketika naik podium dan menang.
Marquez sendiri tak pernah mempedulikan teriakan-teriakan ini, dan bahkan kerap memberikan ciuman jauh setiap bertemu para pembencinya. Peristiwa ini terulang di Misano dua pekan lalu. Ketika Marquez dipanggil untuk naik podium, tifosi segera meneriakinya dan Marquez memberi mereka ciuman jauh.
Cuma Terjadi di Italia, Tak Pernah Terjadi di Negara Lain

Lewat MOW Magazine, Selasa (17/9/2024), Petrucci mengaku heran melihat kelakuan buruk fans Italia ini. Pasalnya, ia tak melihat kelakuan macam ini di negara-negara lain. Ia pun menghargai gestur Pecco Bagnaia, yang juga berada di podium bersama Marquez, meminta penonton untuk berhenti meneriaki Marquez.
"Ini hanya terjadi di Italia. Di tempat lain, fans tidak meneriaki para rider. Tidak pernah. Saya pun mengapresiasi gestur Pecco, dan saya harap ini kejadian terakhir. Mereka pikir bisa mengintimidasi Marc dengan teriakan. Mereka tak paham bahwa mereka justru memberinya tambahan energi. Mereka membuatnya melaju lebih cepat dengan cara meneriakinya," ujar Petrucci.
Usai 10 tahun berlaga di MotoGP, Petrucci pun menyatakan bahwa para penggemar WorldSBK punya kelakuan yang lebih baik daripada penggemar MotoGP. Menurutnya, fans WorldSBK benar-benar merupakan orang-orang pencinta motor, sehingga mereka menghargai segala usaha dan talenta para pembalap yang mengendarainya.
Fans WorldSBK Fokus Dukung Motor, Takkan Sibuk Benci Pembalap
"Yang mengikuti superbike adalah orang-orang yang sungguh antusias soal motor. Di semua kejuaraan motor produksi massal, protagonisnya adalah motor. Para rider lebih dari sekadar karakter. Saya tak berusaha beropini kontroversial. MotoGP telah menjadi dunia saya begitu lama, jadi mengapa saya harus menciptakan kontroversi?" tutur 'Petrux'.
Atas alasan inilah rider Italia berusia 34 tahun ini yakin bahwa Marquez takkan diteriaki jika berlaga di WorldSBK, dan justru bakal lebih diapresiasi. Ia yakin, para penggemar WorldSBK tetap akan menjagokan pembalap-pembalap tertentu, tetapi juga tak akan ada pembalap yang benar-benar dibenci oleh mereka.
"Tidak, mereka takkan meneriakinya. Saya sudah bilang, fans superbike terbuat dari hal-hal yang berbeda, meski ajang ini tetap kejuaraan dunia dan statistik masih penting. Jika Marc datang dan balapan di superbike, bisa saja dia akan dapat beberapa teriakan juga, tapi saya rasa justru tidak akan," tutup Petrucci.
Sumber: MOW Magazine
Baca Juga:
- Sebut Kelakuan Fans Italia Buruk, Danilo Petrucci Pernah Minta Maaf ke Marc Marquez Karena Malu
- Bantuan Hosting Fee Berdatangan, ITDC Pastikan MotoGP Mandalika 2024 Tetap Digelar
- Daftar Rookie MotoGP 2025: Ada 3 Rider, Siapa yang Bakal Jadi Debutan Terbaik?
- Daftar Pembalap Moto3 dan Moto2 2025: Lulus dari Rookies Cup, Valentin Perrone Gabung KTM Tech 3
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 21 Juli 2026 20:00Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 19:00Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 18:183 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 21 Juli 2026 20:00Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 19:40Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:22Satgas PRR Minta Pemda Gerak Cepat Siapkan Lahan Hunian Tetap
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:15Kemendagri Ungkap Kunci Percepatan Eliminasi TBC
-
Liputan6 21 Juli 2026 20:06Staf Pemkot Parepare Minta Maaf Usai Insiden Flare Nobar Piala Dunia
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:52Prajurit TNI Dibunuh di Tangerang, Empat Pelaku Ditangkap
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:43Pesan Megawati untuk Anak Muda
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:38Prabowo Beri Tenggat Sebulan, BGN Siap Bongkar Ulang Penerima MBG
MOST VIEWED
Yamaha Racing Indonesia Kuasai Latihan Perdana R3 BLU CRU Asia Pacific 2026: Abid Tercepat, Ditempel Sabian
Aktor Thailand Ing Asavanund Ramaikan Persaingan di Yamaha Sunder Race 2026, Turun pada Kelas R3 BLU CRU Asia-Pacific
Reynaldi Junior Wakili Indonesia di Podium Hari Pertama R3 Blu Cru Asia Pasific 2026
Bukan Juara, tetapi Paling Diburu! Ing Asavanund Jadi Magnet Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303527/original/059828600_1784640130-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_19.53.39.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303520/original/002158000_1784639756-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_19.53.37.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303503/original/008658600_1784639183-897503.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303499/original/027949900_1784638381-TKP_Prajurit_TNI_Dibunuh_di_Tangerang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303488/original/013324200_1784637812-IMG_9431.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303483/original/026947400_1784637516-IMG_3166.jpeg)

